Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mendeteksi gempa bumi dengan Magnitudo 7,1 yang terjadi di wilayah Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Pusat gempa ini berada di kedalaman 17 kilometer dari arah 52 kilometer sebelah tenggara Melonguane.
BMKG menyampaikan bahwa data ini masih dalam tahap awal dan dapat mengalami pembaruan seiring masuknya data yang lebih lengkap. Mereka juga menyatakan bahwa informasi ini utamanya adalah kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah.
Getaran gempa ini dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah, termasuk Tobelo, Kepulauan Sitaro, Ternate, Minahasa Utara, Bitung, hingga Morotai. Namun, BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Meskipun demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Hingga saat ini, belum ada keterangan tentang dampak kerusakan atau korban yang terjadi akibat gempa ini.
BMKG menyampaikan bahwa data ini masih dalam tahap awal dan dapat mengalami pembaruan seiring masuknya data yang lebih lengkap. Mereka juga menyatakan bahwa informasi ini utamanya adalah kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah.
Getaran gempa ini dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah, termasuk Tobelo, Kepulauan Sitaro, Ternate, Minahasa Utara, Bitung, hingga Morotai. Namun, BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Meskipun demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Hingga saat ini, belum ada keterangan tentang dampak kerusakan atau korban yang terjadi akibat gempa ini.