Gempa bumi pada Senin (1/2/2026) mencuat di wilayah Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat. Gempa ini berkekuatan 4,2 M dan tercatat pada kedalaman 10 km. Menurut BMKG, gempa tersebut berlalu dengan lembut.
Selanjutnya, BMKG melaporkan gempa susulan berkekuatan 3,9 M yang terjadi beberapa menit setelahnya. Gempa ini juga terjadi di Pulau Saringi. Namun, dampak dari kedua gempa tersebut belum diketahui.
BMKG mengingatkan bahwa informasi tentang gempa akan berubah seiring dengan kelengkapan data. Mereka juga menyatakan bahwa kecepatan pengolahan data diutamakan, sehingga hasilnya belum stabil dan bisa berubah lagi.
Hal ini menimbulkan ketakutan masyarakat di Pulau Saringi yang harus siap menghadapi gempa-gempa susulan. Mereka dianjurkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang tentang kegiatan gempa.
Selanjutnya, BMKG melaporkan gempa susulan berkekuatan 3,9 M yang terjadi beberapa menit setelahnya. Gempa ini juga terjadi di Pulau Saringi. Namun, dampak dari kedua gempa tersebut belum diketahui.
BMKG mengingatkan bahwa informasi tentang gempa akan berubah seiring dengan kelengkapan data. Mereka juga menyatakan bahwa kecepatan pengolahan data diutamakan, sehingga hasilnya belum stabil dan bisa berubah lagi.
Hal ini menimbulkan ketakutan masyarakat di Pulau Saringi yang harus siap menghadapi gempa-gempa susulan. Mereka dianjurkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang tentang kegiatan gempa.