Selasa (27/1/2026) siang hari, gempa mengguncang Yogyakarta dan sekitarnya dengan kekuatan 4,5 skala Mag. Informasi BMKG menyebutkan gempa ini berpusat di Bantul, DIY, dengan kedalaman 11 kilometer dan lokasi 15 km timur laut Bantul. Pukul 13.15 WIB, gempa tersebut membuat banyak orang berhamburan keluar dari tempat kerja.
Salah satu karyawan swasta yang tinggal di daerah Kalasan, Sleman, DIY, menyatakan bahwa gempa sangat terasa dan membuat anak-anaknya berhamburan keluar. "Anak-anak kantor pada berhamburan keluar, gempanya kencang," ujar Saputri.
Gempa ini merupakan yang kedua dirasakan di Yogyakarta dalam sehari. Sebelumnya, gempa yang berpusat di Pacitan pada Selasa pagi pukul 08.20 juga dirasakan di Jogja dengan skala MMI II. Informasi ini masih belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
BMKG memperbarui data kekuatan gempa menjadi M4,5. Pusat gempa berada di 16 kilometer timur Bantul, DIY, dengan kedalaman 11 kilometer. Gempa ini dirasakan dalam skala III di Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Pacitan, Solo, Trenggalek, Purworejo, dan Wonogiri.
Salah satu karyawan swasta yang tinggal di daerah Kalasan, Sleman, DIY, menyatakan bahwa gempa sangat terasa dan membuat anak-anaknya berhamburan keluar. "Anak-anak kantor pada berhamburan keluar, gempanya kencang," ujar Saputri.
Gempa ini merupakan yang kedua dirasakan di Yogyakarta dalam sehari. Sebelumnya, gempa yang berpusat di Pacitan pada Selasa pagi pukul 08.20 juga dirasakan di Jogja dengan skala MMI II. Informasi ini masih belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
BMKG memperbarui data kekuatan gempa menjadi M4,5. Pusat gempa berada di 16 kilometer timur Bantul, DIY, dengan kedalaman 11 kilometer. Gempa ini dirasakan dalam skala III di Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Pacitan, Solo, Trenggalek, Purworejo, dan Wonogiri.