Geger Kampus Ini Ditutup karena Terima Terlalu Banyak Orang Muslim

Gak ada jawabannya sih... Kalau punya pendapat, aku pikir ini seperti contoh bagaimana ideologi ekstremisme bisa cepat menyebar. Dengan cara itu, semua orang bisa terguncang tanpa harus tahu apa yang sebenarnya di baliknya. Apalagi kalau kita lihat dari segi logika, apa yang salah dengan mahasiswa Muslim nggak berhak menempuh pendidikan di sana? Jadi, penutupan kampus ini justru bukti bagaimana ideologi seperti itu bisa cepat meresap.
 
Gampang-gamping aja kalau pemerintah India mau membatasi pendidikan seseorang karena identitas agamanya. Nanti gini, apa lagi kekuatan ekstremisme, kita akan terlalu banyak yang dipengaruhi oleh prasangka. Masih ingat kisahnya tentang 131 orang yang dipenjarakan tanpa alasan di Papua? Kalau begitu, siapa yang bilang bahwa penutupan kampus Muslim itu bukan hasil dari tindakan diskriminatif?
 
ini kayak apa aja kalau pemerintah tidak bisa ngerespons kekhawatiran para mahasiswa? 50 orang mahasiswah yang sudah lulus NEET, tapi dikecualikan karena agama mereka. ini bukan tentang kampusnya kayak gila, melainkan tentang bagaimana cara kita menghormati toleransi dan demokrasi kita sendiri. jadi, aku rasa pemerintah Jammu dan Kashmir harus lebih teliti dalam memutuskan hal seperti ini.
 
Aku capek banget nonton cerita ini 🤯. Kampus Muslim di India diputus karena ada 42 mahasiswanya musimnya 🤷‍♂️. Aku rasa sudah cukup banget, kalau dulu pengusaha Hindu itu masih punya kesempatan untuk mendirikan kampus dan diterima oleh pemerintah, sekarang dia bisa mengancam kebebasan mahasiswanya karena rasanya aja 🙄.

Aku rasa ini bukan tentang demokrasi, tapi soal bagaimana masyarakat India bisa membedakan antara orang yang memiliki banyak sumber daya dan orang yang tidak 🤑. Jika pemerintah India benar-benar peduli dengan kebebasan mahasiswanya, maka penutupan kampus ini harus dihentikan secepatnya 🚨. Tapi, kalau pemerintah India hanya mau memutar putar soal identitas agama dan rasanya, maka aku rasa demokrasi yang mereka jalankan tidak lebih dari sekedar nama sahaja 🤷‍♂️.
 
aku pikir ini benar-benar kasus konyol. siapa bilang gak bisa menempuh pendidikan di sana karena agama? kalau aja gak ada masalah sama sekali, kok bisa jadi orang2 lain sengaja buat bosenin?

dan apa sih dengan sumbangan uang dari kuil mata vaishno devi? kan itu juga bukan masalah sama sekali. aku pikir ini lebih seperti kesalahan pemerintah yang nggak bisa mengatur dana mereka dengan baik.
 
aku pikir ini sangat tragi, apa artinya kita harus membagi orang karena agama? aku rasa pemerintah India harus lebih bijak dalam mengambil keputusan. kalau dana pembangunan berasal dari sumbangan umat di kuil, maka itu adalah simbolikitas kebebasan beragama. tapi apa yang terjadi sekarang adalah protes besar-besaran dari kelompok sayap kanan Hindu. aku khawatir ini bisa menjadi contoh bagaimana kekacauan bisa menyebar jika kita tidak waspada.
 
kembali
Top