Gegara Anak Buah, Purbaya Kena Sindir Prabowo saat Retret

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan tentang permasalahan penghindaran pajak dan under invoicing yang masih berlanjut hingga saat ini. Ia menyinggung soal tersebut dengan menyebut "kita akan dikibulin terus oleh (pegawai) Pajak dan Bea Cukai". Hal itu membuat Menteri Keuangan, Yudhi Sadewa, tersindir.

"Karena Presiden bilang 'dung' kan ke sini," kata Yudhi sembari menepuk dada. Dia mengaku telah menemukan 10 perusahaan sawit yang melakukan under invoicing terhadap sekitar 50 persen volume ekspor mereka. Sementara itu, ia juga menemukan adanya perusahaan baja asal Cina yang beroperasi secara ilegal di Indonesia.

Yudhi menyatakan bahwa Presiden Prabowo hanya mengetahui gambaran besar terkait praktik under invoicing dan penghindaran pajak ini. Meski begitu, sebagai Bendahara Negara, Yudhi merasa bahwa menuntaskan masalah-masalah di dua Direktorat di bawah Kementerian Keuangan itu menjadi tanggungjawabnya.

Dia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah under invoicing dan penghindaran pajak dalam 6 bulan ke depan. Yudhi mengatakan bahwa jika hal tersebut terus berlanjut, ia akan "sikat perusahaannya" tanpa peduli.
 
😬 Mau yakin aja bukannya bikin perusahaan mau membayar pajak dulu? 🤔 Sering gini aja, pemerintah bilang ada masalah tapi di mana sumbernya? 🤑 Lalu bukannya kita harus nongol ngawur siapa yang terlibat dengan under invoicing dan penghindaran pajak? 🕵️‍♂️ Aku rasa kita harus lebih teliti, gak cuma cuma duduk diam. #TanggungJawabPemerintah #BayarPajakDulu
 
Haha, nggak sabar aja sama Presiden Prabowo kan? Siapa yang bilang "dung" bisa langsung bikin Menteri Keuangan tersindir ? 🤣 Nah, siapa tahu itu gampang-gampang bikin "sikat perusahaan"nya Yudhi. Kalau jadi demikian, mungkin aja dia bisa nggak lupa ngerjain pekerjaannya sama-sama 😂. Tapi serius aja, under invoicing dan penghindaran pajak itu jangan dihiraukan ya? 🙅‍♂️
 
Presiden Prabowo Subianto memang benar-benar menyinggung soal penghindaran pajak dan under invoicing yang masih berlanjut hingga saat ini. Tapi, sepertinya Menteri Keuangan Yudhi Sadewa tidak sabar-sabar mencari gantungan. Dia harus menyelesaikan masalah itu, tapi nanti dia akan "sikat perusahaannya" tanpa peduli... kayaknya bikin kabur sih. Saya rasa Presiden Prabowo Subianto benar-benar ingin memperbaiki hal ini, tapi Menteri Keuangan harus fokus dan tidak terburu-buru. 🙄
 
Gue rasa aja kementerian keuangan ini nggak serius sama sekali. Menteri keuangan gitu kalau sih kayaknya harus buktikan dulu bahwa dia tidak salah, tapi Yudhi Sadewa ini cuma bilang-bilangkan saja. Apalagi dia yang lagi nyangka-nyangka aja tentang perusahaan-perusahaan sawit dan baja asal Cina yang ilegal. Gue rasa kalau Presiden Prabowo yang harus dikejar di sini, tapi siapa sih yang akan bertanggung jawab?
 
Gue rasa kalau Prabowo lagi ngomong soal under invoicing dan penghindaran pajak itu. Kalau gue lihat, banyak perusahaan yang kaya-kaya itu masih bisa melakukannya. Yudhi Sadewa malah ngomong aja di depan umum, tapi sebenarnya siapa yang tahu keberadaan mereka? Gue rasa kalau Yudhi harus lebih jujur, bukan hanya ngomong-ngomong seperti itu 😒. Dan gue curiga, apa yang Yudhi cari selain uang? Siapa yang mau banter dengan Prabowo sih? 🤣
 
Gue rasa nih, kalau Presiden Prabowo mau ngasuh isu ini, tapi dia cuma nggabung-nggabung aja bareng wadah yang sama kayak gue. Kalo Pajak dan Bea Cukai itu yang terus memaksa perusahaan-perusahaan kecil, itulah solusinya juga. Gue rasa Yudhi Sabewa cuma ngasuh isu ini tapi jangan terlalu serius aja. Dia kayaknya udah banyak yang tahu tentang under invoicing dan penghindaran pajak, tapi kalo dia mau ngambil tanggung jawab, itu bisa jadi solusi untuk masalah ini.
 
gabungin dia dengan cara yang sopan ya, kalau pake katanya sih "saya rasa kita harus bisa menebus kebenaran di sini" 😊. tapi apa yang terjadi sih, kenapa saja penghindaran pajak masih terus berlanjut? itu buat konsumen kita yang harus kewalahan dan nggak ada perlindungan, kan? 🤦‍♂️ jadi kita harap bisa menemukan solusi yang tepat dan cepat untuk mengatasinya, supaya semua orang bisa nyaman dan aman dalam bertransaksi.
 
PERNAKAHAN PRABOWO SUBIANTO TENTU WAJAH NYATA... TAPI SUDAH SANGAT BINGUNG KENAPA PAPARAN INILAH SELAMA ini. APAKAH ITU KARENA KEKURANGAN PENEGAKAN HUKUM? APAKAH KEBANYAAN PERUSAHAAN SUDAH BELAJAR CERITA ITU FROM THE SCHOOL OF HARD KNOCKS? YA, MENTERI KEUANGAN YUDHI SADEWA AKAN PILIH YANG DIPIKIRNYA... TAPI SUDAH WASSALAM NYANYI PRABOWO SUBIANTO.
 
aku rasa prabowo kudu cari informasi yang lebih spesifik dari yg bikin masalah ini, tapi gini aja dia bilang 'dung' dan setelah itu ada yudhi yang langsung buktikan apa-apa. aku rasa ini kalau diulangi lagi, mungkin bisa solusi yang lebih baik untuk semua pihak. sih aku capek ya sama nggaknya terus berlanjut seperti ini
 
Gue pikir kalau ini ada jawaban dari soal penindakan terhadap perusahaan-perusahaan yang melakukan under invoicing dan penghindaran pajak. Gue senang melihat Menteri Keuangan Yudhi Sadewa yang berani menyerang Presiden Prabowo tentang masalah tersebut. Ini bukti bahwa beliau benar-benar ingin menyelesaikan masalah ini.

Gue rasa kalau ini bisa menjadi awal dari perubahan besar dalam sistem pajak dan keuangan di Indonesia. Jika Yudhi dapat menyelesaikan masalah ini dalam waktu 6 bulan, itu akan sangat positif bagi kita semua 🤞💪.
 
Kalo jadi presiden gini yang kayaknya harus bisa ngeliatin masalah2 yang sapa sibuk dia aja. Mau bilang Presiden bilang 'dung' aja sih, tapi gini aja nih, sebenarnya dia bilang kesal ya. Tapi apa salahnya sih kalau Menteri Keuangan kayaknya ngomong aja? Yudhi Sadewa kayaknya udah bisa ngarangkap banyak hal ya, tapi malah dinyindirin sih. Gua pikir yang penting aja kalau masalah diresolkan, gak peduli siapa yang bilang 'dung' aja.
 
kembali
Top