Saham Bank Besar AS Rontok, JP Morgan Tertekan Setelah Trump Bikin Pembatasan Suku Bunga Kartu Kredit
Presiden Amerika Serikat Donald Trump merilis pernyataan yang membuat saham sektor perbankan dan jasa keuangan di bursa Amerika Serikat terjepit pada perdagangan Senin, 12 Januari 2026. Pernyataan tersebut adalah usulannya mengenai pembatasan suku bunga kartu kredit maksimal 10 persen selama satu tahun.
Trump berjanji bahwa pembatasan tersebut akan mulai berlaku pada 20 Januari 2026 dan akan dijalankan oleh bank yang tidak mematuhi pembatasan tersebut. Namun, kebijakan ini masih memerlukan persetujuan dari Kongres AS.
Penurunan paling parah dialami bank-bank yang sangat bergantung pada bisnis kartu kredit, seperti saham Capital One yang turun 6 persen dan saham Synchrony Financial anjlok lebih dari 7 persen. Sedangkan bank dengan model bisnis yang lebih terdiversifikasi seperti JPMorgan Chase hanya melemah sekitar 4 persen.
Sementara itu, saham pemroses pembayaran seperti Visa tergelincir 2 persen dan Mastercard menyusut 9,2 persen. Isu ini memicu kekhawatiran dari pengamat yang berpendapat bahwa rencana Trump dapat membuat bank 'mengerem' penyaluran kredit sehingga banyak konsumen kehilangan akses pembiayaan.
Pembatasan suku bunga kartu kredit sejatinya bukan hal baru dan pernah diajukan sebelumnya. Namun, rencana Trump berpotensi membuat sistem keuangan AS menjadi tidak stabil jika dilakukan dengan tidak hati-hati.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump merilis pernyataan yang membuat saham sektor perbankan dan jasa keuangan di bursa Amerika Serikat terjepit pada perdagangan Senin, 12 Januari 2026. Pernyataan tersebut adalah usulannya mengenai pembatasan suku bunga kartu kredit maksimal 10 persen selama satu tahun.
Trump berjanji bahwa pembatasan tersebut akan mulai berlaku pada 20 Januari 2026 dan akan dijalankan oleh bank yang tidak mematuhi pembatasan tersebut. Namun, kebijakan ini masih memerlukan persetujuan dari Kongres AS.
Penurunan paling parah dialami bank-bank yang sangat bergantung pada bisnis kartu kredit, seperti saham Capital One yang turun 6 persen dan saham Synchrony Financial anjlok lebih dari 7 persen. Sedangkan bank dengan model bisnis yang lebih terdiversifikasi seperti JPMorgan Chase hanya melemah sekitar 4 persen.
Sementara itu, saham pemroses pembayaran seperti Visa tergelincir 2 persen dan Mastercard menyusut 9,2 persen. Isu ini memicu kekhawatiran dari pengamat yang berpendapat bahwa rencana Trump dapat membuat bank 'mengerem' penyaluran kredit sehingga banyak konsumen kehilangan akses pembiayaan.
Pembatasan suku bunga kartu kredit sejatinya bukan hal baru dan pernah diajukan sebelumnya. Namun, rencana Trump berpotensi membuat sistem keuangan AS menjadi tidak stabil jika dilakukan dengan tidak hati-hati.