Warga Cilegon Banten mengalami sesak nafas setelah diduga terjadi kebocoran gas kimia dari komplek pabrik PT Vopak Indonesia. Asap berwarna oranye yang berhembus keluar tempat tersebut membuat masyarakat Cilegon merasa tidak nyaman.
Menurut Wali Kota Cilegon, Robinsar, ia mengklaim sudah meminta PT Vopak untuk mendata kondisi dan kesehatan warga di sekitar lokasi pabrik karena khawatir tentang kondisi warganya. "Didata masyarakat saya yang terdampak dan jadi evaluasi ke depan," katanya.
Robinsar juga telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon untuk datang ke lokasi, memeriksa kadar kimia dan pengaruhnya terhadap kesehatan warga. Besok Tim LH akan turun untuk memastikan keselamatan warga serta mengatasi masalah tersebut.
Masyarakat setempat merasa sangat khawatir tentang kondisi warganya dan menuntut PT Vopak untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut.
Menurut Wali Kota Cilegon, Robinsar, ia mengklaim sudah meminta PT Vopak untuk mendata kondisi dan kesehatan warga di sekitar lokasi pabrik karena khawatir tentang kondisi warganya. "Didata masyarakat saya yang terdampak dan jadi evaluasi ke depan," katanya.
Robinsar juga telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon untuk datang ke lokasi, memeriksa kadar kimia dan pengaruhnya terhadap kesehatan warga. Besok Tim LH akan turun untuk memastikan keselamatan warga serta mengatasi masalah tersebut.
Masyarakat setempat merasa sangat khawatir tentang kondisi warganya dan menuntut PT Vopak untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut.