Game Online, Media Sosial dan Deepfake: Bahaya Nyata yang Mengintai Anak

ada kapan orangtua kayaknya paham kalau anak-anak harus beradaptasi dulu sebelum diizinkan main game online? gampang banget mereka lupa, kan 🤷‍♂️. sementara itu, pemerintah jadi seperti pemburu yang selalu mengejar hal-hal yang salah, tapi kayaknya juga harus memikirkan tentang keamanan anak-anak dulu. IGRS ini bikin aku penasaran, bagaimana caranya sih kalau ada game yang ratingnya 18+ tapi anak-anak bisa akses dengar tidak? 🤔
 
Gue pikir kalau orangtua harus lebih teliti, bukan cuma memberi izin saja, tapi juga pastikan anaknya benar-benar siap untuk mengakses ruang digital 🤔. Nah, kemudian gue pikir cara yang paling baik adalah dengan membuat pola asuh yang jelas dan tidak protektif lagi 📚. Misalnya, buat jadwal online/offline yang jelas, dan pastikan anaknya sudah mengerti konsekuensi dari aksi online sebelum diizinkan untuk mengakses platform digital 💻. Dan gue juga setuju dengan pemerintah, kalau ada fitur atau platform yang memfasilitasi konten berbahaya, mereka harus diblokir secara tegas 🚫. Kita harus lebih waspada, bukan cuma protektif lagi 😊.
 
Aku pikir pemerintah gak salah banget dalam mengingatkan orangtua untuk mempersiapkan anak sebelum meluncurkan ke dunia digital 😊. Mereka harus lebih waspada banget, karena di dunia nyata mereka cenderung protektif tapi di dunia digital kurangnya eh 🤔. Aku harap platform digital nantinya akan menerapkan verifikasi usia yang ketat dan menghambat fitur-fitur yang memfasilitasi konten berbahaya seperti deepfake 😡. Saya juga senang melihat pemerintah menerbitkan Indonesia Game Rating System (IGRS) untuk mengklasifikasikan game berdasarkan usia dan risiko 🎮. Jangan sampai anak-anak kita terjebak di dunia digital yang tidak aman 😱.
 
Anak-anak nggak bisa diprediksi, tapi kita harus lebih waspada ketika mereka online 🤔. Orangtua cenderung protektif di dunia nyata, tapi apalagi ketika anaknya sudah ada internet, kan? Mereka siap dulu ya... 🙄. Kemkomdigi gue setuju dengan regulasi yang baru ini tentang verifikasi usia dan IGRS, tapi nggak enough banget. Kita harus lebih teliti lagi, karena AI dan deepfake bisa bikin konten jadi tidak lazim apa saja 😒. Memblokir fitur atau platform yang memfasilitasi konten berbahaya itu kayaknya sudah wajar, tapi kita juga harus edukasi anak-anak tentang online safety dari dulu aja 📚.
 
kembali
Top