Pemutusannya tegas, tambang Galian C ilegal di Serang ditutup permanen usai tewaskan dua anak. Operasional tambang yang tidak memiliki izin resmi dan telah membahayakan keselamatan warga pun dinyatakan dibawah pengawasan ketat. Budi Rustandi, Wali Kota Serang, mengatakan bahwa langkah ini diambil setelah insiden nahas pada malam sebelumnya.
"Keberadaan tambang liar ini tidak memberikan kontribusi positif, justru merusak lingkungan dan membahayakan nyawa masyarakat," ujarnya. Aktivitas tambang yang telah beroperasi selama bertahun-tahun di atas lahan perorangan dinilai telah menyebabkan kerusakan parah tanpa memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kini, untuk memastikan tidak ada aktivitas pertambangan kembali, Pemkot Serang melalui Satpol PP dan instansi terkait akan menempatkan petugas guna melakukan pengawasan melekat di lokasi tersebut. Kedua korban yang diketahui bernama Adam (8) dan Fattah (7) ditemukan meninggal dunia pada Senin (26/1/2026) dini hari, di dalam kubangan air bekas Galian C setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
"Keberadaan tambang liar ini tidak memberikan kontribusi positif, justru merusak lingkungan dan membahayakan nyawa masyarakat," ujarnya. Aktivitas tambang yang telah beroperasi selama bertahun-tahun di atas lahan perorangan dinilai telah menyebabkan kerusakan parah tanpa memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kini, untuk memastikan tidak ada aktivitas pertambangan kembali, Pemkot Serang melalui Satpol PP dan instansi terkait akan menempatkan petugas guna melakukan pengawasan melekat di lokasi tersebut. Kedua korban yang diketahui bernama Adam (8) dan Fattah (7) ditemukan meninggal dunia pada Senin (26/1/2026) dini hari, di dalam kubangan air bekas Galian C setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.