Fungsi Tugas dan Wewenang Dewan HAM PBB

Sidharto Reza Suryodipuro, Duta Besar Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), telah ditunjuk sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB. Penunjukan ini menandai kepercayaan dunia internasional terhadap diplomasi Indonesia di bidang hak asasi manusia.

Lebih jauh, dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu), sidang pertama Dewan HAM PBB akan diadakan pada 8 Januari 2026. Sidharto Reza Suryodipuro akan menjalankan amanah tersebut selama satu tahun ke depan.

Tidak kalah pentingnya, fungsi dan tugas utama Dewan adalah memperkuat promosi dan perlindungan hak asasi manusia di seluruh dunia. Pada saat ini, Dewan terdiri dari 47 negara anggota yang dipilih oleh Majelis Umum PBB.

Salah satu tugas penting Dewan HAM PBB adalah menjamin perlindungan hak asasi manusia untuk semua individu, tanpa memandang ras, agama, jenis kelamin, kewarganegaraan, atau latar belakang lainnya.

Dewan juga bertugas merumuskan dan menyampaikan rekomendasi kebijakan di lingkungan PBB terkait hak asasi manusia. Selain itu, Dewan menekankan perannya dalam memperkuat pemenuhan hak atas pembangunan.

Selanjutnya, Dewan HAM PBB memiliki sejumlah fungsi dan tugas lain yang meliputi memberikan dukungan teknis bagi negara-negara yang menghadapi tantangan HAM; mengoordinasikan program pendidikan dan penyebaran informasi terkait hak asasi manusia; mendorong pencegahan dan penanganan pelanggaran HAM berkelanjutan, serta membangun dialog dan komunikasi konstruktif dengan negara anggota.

Dalam menjalankan perannya sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Sidharto Reza Suryodipuro bertugas memimpin jalannya seluruh agenda Dewan; mengusulkan figur ahli independen untuk mekanisme pemantauan; menjamin objektivitas dalam pembentukan badan investigasi; dan menjalankan administrasi kelembagaan serta komunikasi resmi.
 
Wah, mantap sekali aja si Sidharto Reza Suryodipuro jadi Presiden Dewan HAM PBB! Ini artinya Indonesia lagi-lagi menunjukkan kemampuan dalam diplomasi internasional, especially di bidang hak asasi manusia. Saya senang banget juga karena ini bisa menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk meningkatkan pengaruh di dunia internasional. 🙌🏼👥
 
Gue jujur, sidang pertama Dewan HAM PBB di 8 Januari 2026 aja sambut gue dengan bangga 🙌. Sidharto Reza Suryodipuro sebagai Presiden Dewan itu benar-benar orang yang tepat untuk mengantar Indonesia ke ajang internasional dalam hal hak asasi manusia. Ingat waktu 90-an, kami juga mempertahankan peringatan Hari Internasional Hak Asasi Manusia, tapi sekarang jadi bagian dari Dewan HAM PBB, ini lebih mantap 🙏. Semoga Sidharto Reza Suryodipuro bisa membawa Indonesia maju dalam hal promosi dan perlindungan hak asasi manusia di seluruh dunia 💪.
 
Sudah waktunya Indonesia jadi penggerak di dunia internasional, siapa tau aja bisa membuat rautan baru dagang. Sidharto Reza Suryodipuro pasti punya strategi yang nggak kita ketahui sama sekali. Kita harus selamat-samanya dulu, nggak usah khawatir sama apa yang dia lakukan di sana 🤔
 
Gue penasaran siapa sidharto reza suryodipuro ini? dia gak ada catatan di google apa kabar dulu 😕. kayaknya dia dipercaya dunia internasional karena bisa menjadi duta besar indo di pbb, sekarang dia gak cuma duta tapi presiden dewan ham pbb 🤯. tapi siapa tahu dia gak bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik 🤔. kalo ga salah ada negara anggota lain di dewan ham pbb yang udah terkenal sama isu-isu hama, seperti malaysia atau filipina? 🤷‍♂️
 
Gue rasa penunjukan Sidharto Reza Suryodipuro sebagai Presiden Dewan HAM PBB ini bukan mainan siapa tahu nanti Indonesia bisa jadi menjadi contoh bagi dunia dalam mengelola hak asasi manusia. Gue ingat saat-saat kecil aku punya pacar yang lagi kirim kabur, dan aku harus mencari orang lain untuk didampingi. Mungkin saja Sidharto Reza Suryodipuro bisa bantu banyak orang seperti aku 🤞

Tapi gue juga senang lihat perubahan ini, karena sebelumnya Indonesia belum pernah memiliki diplomat yang begitu berpengaruh dalam hal-hal ini. Jadi, aku harap gusin gusit Sidharto Reza Suryodipuro bisa menjadikan peran Indonesia lebih baik lagi di dunia internasional 🙏

Dan aku rasa salah satu tantangan utamanya adalah bagaimana caranya mereka bisa mempromosikan hak asasi manusia di kalangan masyarakat, karena kalau tidak ada kesadaran dari masyarakat sendiri, maka perubahan ini hanyalah sekedar ngerompon 🤔
 
Gue paham kalau sidharto reza suryodipuro itu gak main-main banget buat Indonesia di dunia internasional. Kalo dia bisa jadi presiden dewan ham, itu berarti dunia percaya Indonesia gak main-main juga di bidang hak asasi manusia 🤩. Gue senang banget kalau Indonesia bisa jadi contoh bagi negara-negara lain tentang cara menjaga hak asasi manusia. Kalo dulu Indonesia masih kurang jelas, sekarang kita sudah punya orang yang profesional untuk mengurus itu, yaitu sidharto reza suryodipuro 🙌. Gue percaya dia bisa membuat perbedaan besar di bidang ini.
 
Gue pikir gak bakalan adu2 dengan dunia internasional, kayaknya Indonesia punya diplomat yang keren! Sidharto Reza Suryodipuro jadi Presiden Dewan HAM PBB, itu artinya Indonesia dipercaya oleh dunia barat. Makanya kalau Indonesia mau dianggap sebagai pemain utama dalam isu hak asasi manusia, gue percaya siapa tau mereka punya solusi yang benar-benar keren 😊.

Gue suka juga kalau PBB memilih diplomat Indonesia untuk jadi Presiden Dewan HAM. Kalau sih dianggap sebagai representasi Indonesia di tingkat internasional, itu artinya kita harus punya diplomat yang bisa berkomunikasi dengan baik dan benar-benar bisa mewakili kepentingan Indonesia 🤝.

Gue rasa kalau PBB ini punya peran yang sangat penting dalam mempromosikan hak asasi manusia di seluruh dunia. Kalau kita tidak punya diplomat yang keren seperti Sidharto Reza Suryodipuro, mungkin kita akan jadi orang yang diabaikan 😔. Jadi, gue harap gak ada yang salah dengan diplomat Indonesia ini, karena kalau tidak siapa tahu mereka bisa membawa perubahan positif bagi hak asasi manusia di dunia 🌎
 
Gue pikir ini masalah, siapa yang bilang Indonesia bisa jadi pemandu dunia tentang hak asasi manusia? Suryodipuro itu bagus kok, tapi gue rasa Indonesia perlu fokus pada masalah di tanah air dulu. Kalau punya kecerdasan dan kemampuan untuk membantu dunia, kenapa tidak bisa sama-sama mengajarkan dan melindungi hak-hak rakyat Indonesia sendiri? Gue khawatir Suryodipuro itu mungkin terlalu fokus pada masalah di luar negeri, padahal Indonesia memiliki banyak masalah yang belum terpecahkan...
 
kembali
Top