FTSE Russell tunda review saham RI, IHSG diproyeksikan koreksi

FTSE Russell menunda review indeks RI sampai 2026, membuat pelaku pasar mengalami tekanan psikologis. Meskipun teknis penundaan ini, tetapi menurut pengamat pasar Republik Investor, Hendra Wardana, itu dapat mendorong pelaku pasar untuk mengambil sikap "wait and see" di tengah minimnya katalis positif baru dari global.

Tidak ada perubahan komposisi indeks sampai penentuan free float minimum serta penyelesaian mekanisme pasar selama masa transisi kebijakan. Namun, struktur indeks FTSE Indonesia akan tetap bersifat statis hingga adanya evaluasi lanjutan.

Tidak ada perubahan klasifikasi emiten dari large cap, mid cap, maupun small cap sampai keputusan ini berakhir. Juga tidak ada penambahan saham baru atau penghapusan saham akibat evaluasi indeks. Ke depan, pelaku pasar akan tertuju pada perkembangan reformasi pasar modal Indonesia menjelang review kuartalan FTSE berikutnya pada Juni 2026.

Strategi yang lebih rasional bagi investor adalah tetap selektif, memanfaatkan koreksi di area support untuk akumulasi saham berfundamental kuat.
 
ini sih masalahnya ya... FTSE Russell menunda review indeks RI sampai 2026, itu bermakna investor harus sabar-sabarin nih... siapa yang mau menunggu sampai 2026? tapi kalau kita nggak sabar, saham akhirnya jatuh. aku pikir investor juga harus fokus pada reformasi pasar modal Indonesia, ya mungkin itu yang sebenarnya penting, tapi apa salahnya kita dulu manfaatkan koreksi di area support, bukannya menunggu sampai 2026? πŸ€”πŸ’Έ
 
ini krisis pasarnya 🀯, mungkin karena pasar nggak terlalu nyaman dengan kemungkinan indeks RI di bawah 100 πŸ“‰. tapi yang penting adalah investor tetap jujur diri sendiri, kalau memang sahamnya kuat maka jangan terlalu khawatir sama penundaan ini πŸ˜‚. tapi sih benar strategi tunggu dan lihat aja di masa depan, karena pasar ini nggak terlalu stabil πŸ’Έ.
 
gak jelas sih... kalau mau tunda review indeks RI sampai 2026 itu apa kegunaannya? katalis positif baru global minimal gini? investor Indonesia udah bosan dengan performa pasar modal kita juga πŸ€”. kalau strategi yang lebih rasional bagaimana ya? jadi cari support di area koreksi itu berarti cari kesempatan untuk "beruntung" pasaran πŸ˜…. tapi gimana sih kalau pasar modal Indonesia udah terbentuk jadi sistem yang stabil dan terorganisir? πŸ€·β€β™‚οΈ. saya rasa ini masih ada peluang besar bagi investor Indonesia menikmati kembali kenaikan saham di masa depan πŸ’Έ.
 
Kalau siapa tahu, penundaan review indeks RI ini benar-benar membuat pelaku pasar pusing 🀯. Tapi, saya pikir kalau kita harus menunggu sampai tahun 2026, itu berarti kita bisa menikmati koreksi di area support dan memperbaiki portfolio kita sebelumnya. Investor yang rajin dan selektif pasti akan mendapatkan keuntungan dari situasi ini πŸ’Έ. Saya berharap regulator juga tidak lupa untuk menyelesaikan mekanisme pasar yang tidak jelas ini, biar investor bisa lebih percaya diri dalam berinvestasi 🀞
 
Maaf bro, penundaan review indeks RI sampai 2026 gak masalah, tapi ayo jangan lupa kalau pasar ini seperti permainan yang tidak ada aturan, mana kita punya strategi apa sih? Yang penting adalah kita harus terus berinvestasi dan menunggu momen tepat untuk membeli atau menjual sahamnya. Karena kalau gak tahu kapan indeks akan naik atau turun, ayo jangan biarkan rasa takut psikologis membuat keputusan yang salah 😊
 
Aku pikir ini salah pertimbangan ya... kalau mau menunda review indeks, aku rasa harus ada klarifikasi dulu siapa nanti yang bertanggung jawabnya dan bagaimana caranya nanti review itu dilakukan... kan kalau mau menunda, aku bayangin kepanikan di pasar ini, apalagi kalau investor udah memiliki rencana untuk beli atau jual saham... aku pikir ini harus ada penjelasan lebih lanjut dulu sih... πŸ€”
 
FTSE Russell benar-benar menunda review indeks RI sampai 2026, ini membuat pasar Indonesia mengalami tekanan psikologis 😬. Mungkin ada baiknya kita fokus pada perkembangan reformasi pasar modal Indonesia nanti, biar bisa menikmati katalis positif baru dari global 🀞. Strategi investasi yang lebih bijak adalah selektif aja, manfaatkan koreksi di area support untuk akumulasi saham berfundamental kuat πŸ’Έ.
 
Aku pikir ini salah strategi sih, jika mau menunda review indeks RI, gak ada artinya deh, karna pasar udah terlalu terbiasa dengan indeks itu. πŸ€” Jadi, investor harus tetap berhati-hati dan jangan asal membeli saham hanya karena penundaan ini. Kalau mau dihormat, toh makin cepat review indeks RI dilakukan aja, biar investor tidak merasa bingung. πŸ’Έ
 
heyo brokk, kalo nanti indeks RI menunggu sampai 2026, itu bikin siapa aja penasaran kok? kalau nggak ada perubahan komposisi emiten, tapi masih harus tunggu apa lagi ya? aku rasa kalau investor harus jadi lebih selektif, cari saham yang berfundamental kuat dan di area support, jadi koreksi pun tidak akan terlalu parah. kalau mau main risiko, pastikan kamu udah mempersiapkan diri dengan strategi yang benar, brokk! πŸ€”πŸ“ˆ
 
Makasih, tapi apa kira-kira mereka nggak ada rencana yang sebenarnya? Mereka bilang review indeks RI sampai 2026, tapi aku pikir mungkin ada sesuatu yang tersembunyi di balik itu. Apakah mereka benar-benar tidak ingin menambahkan saham baru ke dalam indeks? Atau mungkin ini sengaja untuk membuat investor makin khawatir dan jadi lebih selektif, sehingga investor yang benar-benar kuat bisa saja berhasil. πŸ€”
 
maaf ya, aku rasa ini salah satu contoh bagaimana FTSE Russell bisa bikin investor Indonesia jadi semakin kaget nih... aku pikir mereka bisa segera menentukan free float minimum dan mekanisme pasar yang lebih baik nih, bukan menunda-undanya lagi sampai tahun 2026! tapi sih, aku juga paham kalau mereka ingin mengambil sikap "wait and see" di tengah minimnya katalis positif baru dari global. tapi, apa sih strategi investor yang lebih baik lagi? aku pikir harus lebih agresif nih, bukan menunggu koreksi di area support. dan aku rasa reformasi pasar modal Indonesia masih perlu dilakukan segera, jangan menunda-undanya lagi sampai tahun 2026! πŸ’ΈπŸ˜¬
 
Gue rasa kalau ini gede banget! FTSE Russell menunda review indeks RI sampai 2026... gak ada apa-apa, tapi gue merasa terganggu ya πŸ˜…. Pasaran gue sedang main kecil-kecilan dengan saham-saham lokal, jadi penundaan ini bikin gue cemas banget. Kalau gak ada katalis baru dari global, gue rasa pasarnya akan menjadi lebih berantakan... 🀯. Gue harus selalu waspada dan bereksperimen dengan saham-saham yang gue miliki... πŸ’Έ.
 
Aku pikir ini giliran banget nungguin hasil review indeks RI sampai 2026. Pelaku pasar seperti aku udah panik dan tekanan psikologis kayaknya. Tapi, aku rasa strategi "wait and see" itu kaya ide. Aku akan menungguin apa yang terjadi di pasar dan saham-sahamu yang aku pegang. Tapi, aku juga tidak sabar banget untuk melihat apa hasil reformasi pasar modal Indonesia nanti!
 
aku lagi baca news ini, tapi aku masih gak paham apa arti sama-sama menunda review indeks RI sampai 2026 πŸ€”. aku pikir itu sama saja seperti ketinggalan waktu deh! πŸ˜… kayaknya harus ada rencana apa lagi? dan apa itu "wait and see" itu? aku ga paham bagaimana cara kerjanya πŸ€·β€β™‚οΈ. mungkin aku butuh baca artikel lain nih...
 
Gue paham siapa yang mengambil keputusan ini πŸ˜’. Mending jangan menunda aja kalau ada perubahan bisa bikin indeks RI lebih kompetitif dengan global, tapi kini gue rasanya sama sekali tidak ada yang diubah πŸ€”. Bisa saja mau penundaan ini bikin investor kehilangan harapan, siapa nanti yang kena tekanan psikologis? πŸ€‘. Gue pikir strategi "wait and see" itu tidak jadi pilihan yang baik, tapi apapun aja gue suka banget πŸ™„.
 
Aku pikir ini buka peluang bagi investor yang sabar, tapi tidak bisa menunggu terlalu lama lagi πŸ€”. Penundaan review indeks RI sampai 2026 itu membuat aku merasa sedikit kecewa. Apalagi kalau investor harus mengambil sikap "wait and see" di tengah minimnya katalis positif baru dari global 🌎. Tapi, aku paham bahwa strategi ini bisa mendorong pelaku pasar untuk lebih selektif dalam investasi mereka πŸ’‘.

Aku pikir yang perlu dilakukan adalah memanfaatkan koreksi di area support untuk akumulasi saham berfundamental kuat πŸ“ˆ. Tidak perlu menunggu indeks RI berubah, tapi bisa kita fokus pada analisis fundamental dari emiten individu πŸ“Š. Dengan strategi ini, aku yakin investor bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di masa depan πŸ’ͺ.
 
Kalau gini aja kira-kira bisa menenangkan hati para investor, tapi lalu gak ada yang tahu apa-apa nanti kan? Makin sulit cari informasi tentang pasar modal Indonesia dulu sebelum bulan Juni 2026. Belom terpikir bagaimana aksi kita di pasar itu. Kita harus lebih bijak dan sabar, jangan langsung menyerah hanya karena gak ada perubahan ini. Kita harus tetap selektif saat memilih saham mana yang mau diperoleh ya.
 
Sampah deh, ini penundaan indeks lagi πŸ˜’. Membuat aku capek juga sih. Kalau gini, bagaimana caranya kita bisa yakin dengan nilai saham? Kalau tidak ada perubahan komposisi indeks, maka ini seperti main taruhan. Aku berpikir strategi yang lebih baik adalah menunggu dan melihat bagaimana katalis positif baru dari global sebelum membuat keputusan investasi πŸ€”.
 
Ini gini, apa lagi yang bisa dibicarakan? FTSE Russell jadi nggak peduli dengan review indeks RI sampai 2026, pas mau tekanan psikologis pada pelaku pasar. Mereka ingin kita tunggu dan lihat apa-apa, walaupun ada minimnya katalis positif baru dari global. Wah, strategi yang bijak sih untuk investor, cari saham dengan fundamental kuat banget, biarkan koreksi di area support, jadi bisa akumulasi. Tapi, aku rasa ini kayak kalau kita jangan sabar, mau tunggu sampai 2026...
 
kembali
Top