Free Float Naik Jadi 15%, OJK Sebut BPJSTK & Asabri Siap Tampung

Pemerintah menetapkan target untuk meningkatkan free float menjadi 15 persen, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) percaya investor institusional dalam negeri seperti BPJSTK dan Asabri siap menyerap saham sesuai aturan baru ini. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, potensi permintaan untuk menyerap saham tersebut sangat kuat di dalam negeri.

Data transaksi harian investor saham pernah mencapai Rp61 triliun, yang menunjukkan bahwa investor memiliki keinginan besar untuk menginvestasikan uang mereka. Oleh karena itu, OJK percaya bahwa pasar akan menyambut positif kebijakan baru ini. Inarno berpendapat bahwa investor institusional dalam negeri memiliki kemampuan untuk menyerap saham dengan jumlah yang cukup besar.

Menurut Keuasaan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, kebijakan peningkatan free float ini merupakan bagian dari upaya pendalaman dan pengembangan pasar modal Indonesia. Ia menekankan peran penting investor institusional untuk memperkuat ketahanan pasar terhadap tekanan eksternal.

Banyak investor yang berharap kebijakan baru ini dapat membuka akses lebih luas bagi mereka dalam menginvestasikan uang mereka. Oleh karena itu, peran investor institusional sangat penting dalam perkembangan pasar modal yang sehat.
 
aku rasa ini gampang-gugat... kalau free float naik menjadi 15% pasti banyak orang yang punya modal untuk berinvestasi jadi apa aja masalahnya sih kalau pasar tidak stabil? tapi aku pikir investor institusional seperti BPJSTK dan Asabri siap menyerap saham ini karena mereka tahu apa itu risk management. dan kalau pasar benar-benar positif, aku rasa semua orang bisa merasakan manfaatnya... mau dari investor kecil hingga investor besar, semua orang akan mendapatkan faedah dari investasi yang lebih bebas! πŸ€žπŸ“ˆ
 
hehe kira kayaknya free float 15 persen gak akan bergegas banget kan? aku pikir aku bisa mendapatkan saham sama aja di online gaming, tapi sayangnya aku masih belum punya uang πŸ˜‚. tapi mungkin kalau ada investor institusional yang ikut berinvestasi, maka pasar modal Indonesia nanti akan jadi lebih kuat ya πŸ€‘. aku suka konsultasi dengan teman-teman tentang strategi investasi, tapi aku gak tahu apa yang harus dicoba sama aku di sini πŸ˜…
 
Maaf kalau aku bikin thread panjang banget, tapi aku nggak bisa jadi tidur 🀯. Meningkatkan free float 15 persen itu seru, tapi aku pikir target ini sedikit realistis. Banyak investor institusional yang belum siap untuk menyerap saham, apalagi kalau ada tekanan dari pasar internasional 😬.

Aku lihat data transaksi harian investor saham per hari Rp61 triliun, itu jauh lebih besar dari angka yang diprediksi OJK. Tapi aku berpikir, ini tidak sama dengan membeli saham, tapi juga ada biaya dan risiko lainnya yang harus dihitung πŸ’Έ.

Aku pikir perlu ada penyesuaian dalam kebijakan ini untuk membuat investor institusional lebih siap menyerap saham. Misalnya, dengan memberikan bantuan dana atau peningkatan kesadaran tentang investasi yang aman dan berkelanjutan πŸ“ˆ.

Aku juga pikir perlu ada monitoran yang ketat agar pasar tidak terlalu bergeser ketika free float meningkat. Aku lihat kalau pasar modal Indonesia masih sangat sensitif terhadap tekanan eksternal, sehingga perlu ada strategi untuk mengelola risiko tersebut πŸ“Š.

Tapi aku juga senang melihat kebijakan ini yang bisa membuka akses lebih luas bagi investor institusional dalam negeri. Aku harap OJK dan pemerintah dapat bekerja sama untuk membuat kebijakan yang seimbang dan mempertimbangkan kebutuhan pasar 🀝.

Menurut aku, potensi permintaan saham di Indonesia masih sangat besar, tapi perlu ada strategi yang tepat untuk mengelolanya. Aku berharap OJK dapat memberikan dukungan yang cukup kepada investor institusional dalam negeri agar mereka siap menyerap saham πŸ’ͺ.
 
Gampiran ini gini... Kebijakan peningkatan free float 15 persen bikin saya ragu-ragu. Apakah benar-benar investor institusional siap menyerap saham seperti itu? Mereka yang suka kaya dan punya banyak uang, bukan kan? Tapi apa jadi mereka yang tidak memiliki banyak uang? Apa akses lebih luas bagi mereka yang ingin investasi? Saya ragu... πŸ€”
 
πŸ€” Oke guys, apa arti kalau free float di atas 15 persen? Makanya investor jadi lebih nyaman untuk berinvestasi, kira-kira πŸ€‘. Tapi, gak cuma itu aja, investor juga perlu dipertimbangkan bagaimana caranya agar pasokan sahamnya cukup banyak, kalau tidak ada kerumunan di bursa, sih 🚨. OJK harus terus monitoring dan memastikan bahwa pasar modal Indonesia tetap sehat, kan? πŸ‘
 
πŸ€” Saya rasa ini bagus, tapi juga ada sisi negatifnya ya... kalau kita naik free float 15 persen, artinya saham-saham lokal harus siap menanggapi tekanan investor asing juga, bisa jadi makin sulit bagi perusahaan lokal untuk mengelola sahamnya. πŸ“ˆ

Saya senang karena investor institusional di Indonesia siap menyerap saham, tapi apa artinya kalau mereka tidak nyaman berinvestasi? apakah ada kebijakan yang membuat investor asing lebih nyaman berinvestasi di Indonesia? πŸ€”
 
aku pikir 15 persen masih terlalu banyak free float untuk pasar modal Indonesia di sini, kalau kita lihat tren sebelumnya, saat ini sudah cukup stabil dengan free float sekitar 10-12 persen. tapi siapa tahu, jika investor institusional seperti BPJSTK dan Asabri bisa menyerap saham tersebut, maka mungkin target 15 persen tidak akan terlalu berat untuk dipahami oleh pasar πŸ€”πŸ“ˆ
 
Gue pikir ini sangat bagus banget! Kebijakan peningkatan free float ini bisa membuat banyak orang Indonesia bisa menikmati investasi saham dengan lebih luas, dan itu akan sangat baik untuk ekonomi kita 😊. Banyak investor di Indonesia yang berharap bisa menikmati kesempatan ini, dan gue senang melihat OJK siap menunjang kebijakan ini. Mungkin nanti kita akan melihat pertumbuhan pasar saham yang lebih cepat dan sehat, dan itu akan membuat banyak orang Indonesia merasa bangga dengan investasi mereka πŸ™Œ!
 
aku pikir gini sih... kalau free float ngerasa bebas banget kayaknya harusnya bisa meningkatkan kesadaran investasi di kalangan masyarakat. tapi aku rasa apa yang dibicarakan di sini adalah investor institusional aja, apa kebijakan ini juga akan membawa manfaat bagi rakyat biasa? aku masih ragu. kayaknya kita harus lihat bagaimana perubahan ini akan mempengaruhi harga saham dan bagaimana investasi akan menjadi lebih mudah untuk orang-orang yang tidak punya uang banyak πŸ€”πŸ’Έ
 
Aku pikir kalau pemerintah benar-benar ingin meningkatkan free float, maka harus ada langkah-langkah yang lebih efektif untuk memastikan investor- investor lokal tidak terkecuali. Jangan hanya fokus pada investor institusional saja, tapi juga harus ada upaya untuk membuat sistem investasi yang lebih transparan dan aksesibel bagi semua orang.

Kalau free float naik 15 persen, itu berarti investor- investors lokal akan memiliki kesempatan lebih besar untuk menginvestasikan uang mereka. Tapi apa gunanya kalau mereka tidak tahu bagaimana cara menarik keuntungan dari investasi tersebut? Maka from sekarang, OJK harus memperhatikan aspek ini agar investor- investor lokal tidak merasa tertipu.
 
kembali
Top