Menurut tim SAR, dari total manifes penerbangan sebanyak 10 orang, hingga Selasa (20/1), mereka baru menemukan dan mengevakuasi dua jasad korban yang terkait dengan kecelakaan pesawat ATR di Gunung Bulusaraung.
Proses evakuasi ini dilakukan oleh tim SAR yang terdiri dari anggota TNI-AD, Polri, dan BNN. Mereka bekerja sama untuk mencari dan menyelamatkan korban yang terjebak di dalam gunung tersebut.
Tim SAR telah melakukan upaya penyelamatan sejak pagi ini dan berhasil menemukan dua jasad korban yang terkait dengan kecelakaan pesawat ATR. Dua jasad tersebut kemudian didamparkan dari tempat kejadian dan dibawa ke tempat penyimpanan sementara.
Kecelakaan pesawat ATR ini masih dalam proses penyelidikan, namun diperkirakan bahwa pesawat tersebut menderita kerusakan parah saat terdampar di gunung. Hasil investigasi akan dilakukan oleh tim penyelidik dari Kementerian Perhubungan dan Badan NAS JATMIK.
Dalam pernyataannya, Wakil Kepala Tim SAR, Bripka S. Irawan SP., menutupkan bahwa proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR di Gunung Bulusaraung masih berjalan dan tim SAR akan terus bekerja sama untuk mencari korban yang lain.
Proses evakuasi ini dilakukan oleh tim SAR yang terdiri dari anggota TNI-AD, Polri, dan BNN. Mereka bekerja sama untuk mencari dan menyelamatkan korban yang terjebak di dalam gunung tersebut.
Tim SAR telah melakukan upaya penyelamatan sejak pagi ini dan berhasil menemukan dua jasad korban yang terkait dengan kecelakaan pesawat ATR. Dua jasad tersebut kemudian didamparkan dari tempat kejadian dan dibawa ke tempat penyimpanan sementara.
Kecelakaan pesawat ATR ini masih dalam proses penyelidikan, namun diperkirakan bahwa pesawat tersebut menderita kerusakan parah saat terdampar di gunung. Hasil investigasi akan dilakukan oleh tim penyelidik dari Kementerian Perhubungan dan Badan NAS JATMIK.
Dalam pernyataannya, Wakil Kepala Tim SAR, Bripka S. Irawan SP., menutupkan bahwa proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR di Gunung Bulusaraung masih berjalan dan tim SAR akan terus bekerja sama untuk mencari korban yang lain.