FOTO: Demo Ojol di Patung Kuda, Massa Desak Revisi Potongan Aplikasi

Masyarakat Indonesia kembali menuntut revisi kebijakan aplikasi ojol (ojek online) yang banyak digunakan di Indonesia. Massa penumpang memprotes potongan komisi aplikasi yang saat ini berkisar antara 20 hingga 40 persen, yang mereka anggap tidak adil dan membuat pihak pengguna kehilangan uang mereka.

Pemotivasi utama penuntutan ini adalah untuk mengurangi potongan komisi aplikasi yang sangat tinggi. Penumpang berpendapat bahwa potongan ini berlebihan dan tidak perlu, sehingga meminta pemerintah untuk menetapkan kembali aturan yang ada sebelumnya.

"Kita ingin kebijakan yang adil dan transparan," kata salah satu penuntut. "Kita tidak ingin terus kehilangan uang kita karena potongan komisi aplikasi yang sangat tinggi."

Pemerintah telah diperkenalkan beberapa kemudian untuk mengatasi isu ini, tetapi masih banyak yang merasa belum terpenuhi. Masyarakat akan terus menuntut agar pemerintah dapat menetapkan kembali kebijakan aplikasi ojol sehingga lebih adil bagi pengguna.
 
Aku pikir gak usaha kalau pemerintah jadi begitu lama banget ngambil keputusan. Kalau udh ada isu, kenapa nanti gak bisa diatasi dulu? Sekarang udh ada banyak yang keluh dan keroncongan, tapi apa gak ada solusi lain? Aku rasa lebih baik kalau mereka buat komisi aplikasi yang lebih wajar, gak perlu terlalu tinggi lagi. Lalu pengguna tidak akan kehilangan uangnya.
 
Saya rasa masyarakat Indonesia benar-benar perlu diingat bahwa uang mereka tidak sembarangan, apalagi kalau itu dari orang lain yang jelas-jelas sudah melakukan kerja keras untuk menghasilkannya 😐. Kenapa mereka harus memprotes potongan komisi aplikasi? Mungkin karena mereka merasa tidak adil dan ingin kebijakan yang transparan. Saya rasa pemerintah harus menyesuaikan kembali aturan ini, agar tidak ada lagi kerugian bagi pengguna.
 
Aku pikir birokrasi kayak gini bikin rakyat ngeluh, tapi kalau pemerintah mau berubah dan membuat aturan yang adil itu semua akan beres. Aku setuju dengan penumpang ojol, 20-40 persen potongan komisi terlalu banyak, sih. Kalau aku sambil naik taksi atau bus, aku pun tidak ingin terpaku nungguin birokrat kayak gini. Jangan lupa, orang rakyat adalah korban dari kebijakan-kebijakan ini.
 
Aku rasa kalau kita harus mulai membicarakan tentang kemudahan perjalanan di Indonesia, ya? Kita harus fokus pada bagaimana membuat ojol menjadi lebih baik, bukan hanya memprotes potongan komisi aja. Apalagi sekarang sudah ada banyak aplikasi yang bisa menghubungkan kita dengan ojol yang aman dan nyaman. Jadi, aku pikir kita harus mencari solusi yang tepat dan tidak hanya menuntut pemerintah untuk kembali menetapkan kebijakan lama. Kita harus menjadi orang yang lebih positif dan berpikir tentang bagaimana membuat perubahan yang positif di Indonesia, bukan hanya mengeluh aja 😊
 
Aku pikir kalau pemerintah harus lebih teliti dalam menentukan potongan komisi aplikasi, nggak boleh terlalu memihak pada pengguna atau ojek online. Karena ojek online itu yang memberi kontribusi banyak untuk masyarakat, misalnya membantu orang-orang di daerah pedesaan bisa bekerja sebagai pengemudi.

Aku juga pikir kalau bisa menetapkan komisi yang lebih stabil, nggak perlu terlalu naik turun, sehingga pengguna tidak kehilangan uang mereka. Dan aku yakin pemerintah harus membuat komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat, jadi kita semua tahu apa yang sedang terjadi dan bagaimana cara mengatasinya.

Aku juga penasaran kenapa pemerintah tidak membuat undang-undang yang jelas tentang komisi aplikasi, sehingga kita bisa lihat kalau sudah ada aturan yang benar atau salah. Kita butuh kebijakan yang transparan dan adil, nggak hanya untuk pengguna, tapi juga untuk ojek online yang banyak bekerja keras.
 
Gue pikir kalau komisi aplikasi 20-40 persen sudah cukup banyak banget lah! Gue rasa kalau setidaknya harus diurangi lagi, mungkin jadi 10-20 persen saja. Kalau gak, gue khawatir banyak pengguna akan kehilangan uang mereka. Gue juga pikir gue harus mencari cara untuk menghemat uang sendiri, jadi kalau ada potongan komisi aplikasi, gue tidak terlalu terkejut. Tapi, kalau bisa dibilang adil dan transparan, maka itu sudah bagus lah!
 
Gue pikir gue cinta banget sama Ojek Online ini! Kenapa ada potongan komisi yang tinggi sih? Gue punya temen yang kerja di Ojek Online, dia bilang kalau mereka harus bayar komisi itu berdasarkan penumpang yang masuk, dan kalau gak ada komisi, gue kira mereka gak akan bisa terus beroprasi. Gue pikir potongan komisi itu adalah bagian dari biaya yang harus ditebus oleh pengguna, ya? Nah, kalau giliran pemerintah nanti, dia harus punya jawaban apa? 🤔 Gue senang lihat massa yang konsisten dalam menuntut perubahan, karena sih itu penting banget! 😊
 
kembali
Top