Fakta-Fakta Kasus Love Scamming di Sleman DIY dan Modusnya

Polisi Yogyakarta, Polres Sleman, tiba-tiba menangkap enam tersangka kasus love scamming di kantor PT Altair Trans Service. Kasus ini melibatkan penipuan korban asing dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.

Dalam modus kasus ini, para admin perusahaan menggunakan akun palsu di aplikasi kencan daring WOW dan berpura-pura sebagai perempuan untuk menyesuaikan dengan negara asal korban. Mereka kemudian melakukan bujuk rayu agar pengguna aplikasi bersedia membeli koin atau top-up guna mengirim gift yang tersedia di dalam aplikasi.

Setelah penggunaan koin, para admin ini mengirimkan konten secara bertahap berupa foto dan video bermuatan pornografi. Untuk mengakses foto dan video tersebut, user atau korban harus mengirimkan koin dengan besaran tertentu.

Dalam operasionalnya, mereka bekerja dalam tiga shift dan di targetkan mengumpulkan sedikitnya dua juta koin per bulan. Dengan demikian, praktik ini telah menghasilkan Rp 10 miliar per bulan.
 
Wahhhh... itu kasus love scamming yang seru banget! Mereka bisa mendapatkan uang puluhan juta dari korban asing, tapi gampang saja korban ngerasa terpoles dan kecewa banget. Saya pikir ini salah pilihan, tapi saya juga senang lihat polisi Yogyakarta ngadain operasi tangan pertama ini 🙌. Mungkin bisa mencegah lebih banyak orang jatuh ke kasus seperti ini. Saya harap korban asing yang terkena bisa pulih dengan cepat, tapi juga harus waspada banget saat beraktivitas online 🚨. Tapi, saya rasa ada satu hal lagi yang menyenangkan, yaitu polisi bisa menceritakan kasus ini dan memberikan informasi yang jelas tentang cara melindungi diri dari kasus seperti ini 📝. Saya harap banyak orang Indonesia bisa belajar dari kasus ini dan waspada lebih baik saat beraktivitas online! 😊
 
Aku pikir ini gampang banget untuk korban, mereka dikabulin bahwa itu ada orang yang suka dengannya dan mau berkomunikasi. Tapi ternyata itu adalah penipuan. Kaya serius, bagaimana kalau aku terjebak dalam situasi seperti itu? Aku pasti rasanya sangat lelah dan kesal. Saya rasa perlu diwaspadai oleh kita semua agar tidak jatuh menjadi korban kasus ini 😒.
 
oh noooo 💔, kasus love scamming di Indonesia terus bertahan ya 😓. kalau begitu siapa yang bisa percaya bahwa mereka itu manusia yang jujur? semua orang hanya bermaksud untuk membuat korban tersesat dan kaya 🤑. ini malah bikin rasa tidak aman saat browsing aplikasi online kita ya 🤔. polres Sleman harus lebih banyak berhati-hati dalam pengawasan kasus-kasus ini, jangan biarkan penipu-penipu seperti ini terus bereksploitasi 👮‍♂️.
 
Saya rasa kasus love scamming ini makin seru banget! Mereka bisa menipu korban dari negara-negara lain dengan cara yang super cermat, bahkan foto dan video pornografi yang dikirimkan adalah palsu aja, tapi korban sudah terlalu terjebak. Saya rasa polisi Yogyakarta bisa diapresiasi karena akhirnya mereka menangkap para admin perusahaan ini, tapi saya masih ragu-ragu apakah mereka tidak hanya mengambil keuntungan dari kasus ini aja? Mereka bisa mendapatkan Rp 10 miliar per bulan, itu berarti banyak korban yang terjebak dalam praktik ini. Saya harap para korban bisa segera keluar dari kesulitan ini dan tidak pernah kembali ke praktek yang sama lagi 😊
 
ini gampang banget aja! yang terus-terusan ngeliatin korban asing di wow itu haram sekali 🤯. siapa nih yang mau terjebak dalam kekecewaan dan kewalahan karena dia/ia salah pilih teman di wow? dan apa lagi kalau mereka setangguh nyari koin aja, kayaknya gini aja, "tunggu dulu, aku kaya bisa ngirim foto pornografi sih?" 🤦‍♀️.

kenapa harus ada orang yang merusak nama baik korban asing? dan kenapa mereka nggak mau bekerja di perusahaan yang sesuai dengan minatnya? rasanya kayaknya perusahaan ini hanya ingin sekedar mencari uang, tanpa peduli dengan kehormatan korban 🤑.
 
Aku pikir ini masih banyak yang nggak sadar kalau ada orang-orang yang bilangin bujuk rayu di aplikasi kencan. Aku bayangkan kalau aku punya sahabat asing dan dia bilangin aku harus bayar biaya untuk bisa berkomunikasi, aku akan ragu-ragu juga! Tapi, aku rasa ini sudah terlalu jauh, kalau aku bayar biaya aja buat ngobrol dengan sahabat asing? Aku pikir ada yang bilangin ini adalah bentuk pelecehan online, tapi aku juga rasa kalau ada cara lain untuk mengatasi masalah ini. Mungkin kita perlu lebih banyak pendidikan tentang online safety dan bagaimana cara melindungi diri dari peretas atau penipu.
 
kembali
Top