Pada Selasa, 6 Januari 2026 lalu, seorang balita berusia tiga tahun yang tinggal di Rumah Kontrakan Rawa Bunga, Jatinegara menyabet akses ke balkon lantai dua dan jatuh ke tanah. Skenario tragedi itu menggelegar rasa syukur masyarakat dan membuat perhatian banyak orang.
Kronologi yang terjadi sekitar pukul 16:00 WIB, balita yang berinisial AC melakukan aksi spontan naik ke atas lantai dua. Pada saat melangkah menuju pintu balkon itu, beliau jatuh ke tanah dan mengalami luka di bagian dagunya.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh warga setempat dan memicu perhatian banyak orang. Ibu korban sempat terlibat pertengkaran dengan teman dekatnya, yang tinggal satu rumah dari tempat tinggal beliau. Skenario ini diduga menyebabkan balita itu mengambil kesempatan untuk melompat ke balkon dan jatuh.
Menurut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sri Yatmini, petugas langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari warga. Lokasi kejadian kemudian ditemukan di Jalan Swadaya IV Rawa Bunga, dan rumah tersebut dikunci oleh ibu korban.
Bertahun-tahun ini anak-anak itu diduga sering ditinggalkan sendirian, bahkan terkunci dari luar. Bahkan keadaan lingkungan yang tidak aman juga menambah risiko terjadinya kecelakaan seperti yang dialami AC.
Ibu korban sempat melakukan penjahitan pada luka di dagu anaknya dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Premier Jatinegara untuk proses perawatan yang lebih lanjut.
Kronologi yang terjadi sekitar pukul 16:00 WIB, balita yang berinisial AC melakukan aksi spontan naik ke atas lantai dua. Pada saat melangkah menuju pintu balkon itu, beliau jatuh ke tanah dan mengalami luka di bagian dagunya.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh warga setempat dan memicu perhatian banyak orang. Ibu korban sempat terlibat pertengkaran dengan teman dekatnya, yang tinggal satu rumah dari tempat tinggal beliau. Skenario ini diduga menyebabkan balita itu mengambil kesempatan untuk melompat ke balkon dan jatuh.
Menurut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sri Yatmini, petugas langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari warga. Lokasi kejadian kemudian ditemukan di Jalan Swadaya IV Rawa Bunga, dan rumah tersebut dikunci oleh ibu korban.
Bertahun-tahun ini anak-anak itu diduga sering ditinggalkan sendirian, bahkan terkunci dari luar. Bahkan keadaan lingkungan yang tidak aman juga menambah risiko terjadinya kecelakaan seperti yang dialami AC.
Ibu korban sempat melakukan penjahitan pada luka di dagu anaknya dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Premier Jatinegara untuk proses perawatan yang lebih lanjut.