Direktur Sekolah Dasar kemudian mengklaim tidak tahu siapa yang memutuskan harga Chromebook, meskipun pada tahap awal disebutkan bahwa rekan Fiona menyebut harga awal Rp3 juta. Di pengadilan, Direktur Sekolah Dasar tersebut bertanya kepada Fiona tentang pengumuman harga di kemudian hari dan menanyakan apakah hasil survei tidak dimasukkan dalam presentasi. Jawabannya adalah hanya bagian "backup" saja yang termasuk dalam presentasi. Namun ketika bertanya tentang siapa yang memutuskan harga tersebut, Fiona mengatakan tidak tahu karena itu bukan kompetensi dirinya sebagai staf khusus Nadiem Makarim.