Eks Menlu: Sumbangan Board of Peace Wujud RI Peduli Palestina

Hassan Wirajuda dan Alwi Shihab menyampaikan hasil pertemuan dengan Prabowo Subianto terkait keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace untuk Gaza. Mantan Menteri Luar Negeri tersebut mengatakan kontribusi Indonesia merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina. Meskipun rencana iuran belum diputuskan secara teknis, orientasinya diklaim untuk kepentingan kemanusiaan rakyat Palestina.

Menurut Hassan, sumbangan Indonesia wujud nyata dari kepedulian kita terhadap penderitaan rakyat Palestina. Dia menjelaskan bahwa keputusan bergabung dalam Board of Peace telah melalui proses konsultasi dengan negara-negara Islam atau negara berpenduduk mayoritas Islam.

Delapan negara ini menjadi kekuatan penyeimbang di dalam Board of Peace, termasuk keputusan-keputusan yang akan diambil oleh badan tersebut. Hassan juga menilai keterlibatan Indonesia dalam proses perdamaian di luar kerangka PBB bukan hal baru dalam sejarah diplomasi internasional maupun pengalaman Indonesia sendiri.

Sementara itu, mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab menyebut Presiden Prabowo menegaskan komitmen terhadap perjuangan Palestina tidak pernah berubah. Indonesia tetap berpegang pada solusi dua negara bagi Palestina dan dapat keluar dari Board of Peace jika prosesnya tidak sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia.

Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace jadi komitmen untuk membela Palestina dan menginginkan adil bagi Palestina.
 
aku pikir ini gak masuk akal banget, indonesia kalau ikut board peace untuk gaza, tapi apa hasilnya? kita hanya membantu Palestina tanpa ada konsekuensi apapun bagi kita sendiri... kenapa kamu kira kita bisa berbeda dari luar negeri? dan apa yang diharapkan kita sih?
 
Hmmm, apa yang aku pikir saat ini? 🤔 Pasti kalau Indonesia mau ikut2 di board peace itu, harus ada koneksi aja sama dengan konsumsi minuman teh, kamu tahu kan kalau teh berasal dari Asia Tenggara? 🍵 Malaysia, Thailand, dan Indonesia sendiri punya banyak produksi teh yang berkualitas. Jadi, kalau kita ikut2 di board peace itu, pasti ada kemungkinan adanya kerjasama dengan produsen teh yang beragam di Asia Tenggara aja 😊.
 
Gue rasa ini gampang banget bisa dipahami ya... kalau kita serius ingin bantu Palestina, tapi rasanya kita harus punya tujuan yang benar-benar jelas dulu. Gue takut kalau kita nanti malah jadi korban sendiri... kerenanya dari segi diplomasi, tapi kita tidak perlu asal-asalan aja, kan?

Gue juga rasa penting sekali kita pahami konteksnya, apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan "dua negara" itu. Jadi jangan cuma numpang tangan aja, tapi rasanya kita harus paham kebutuhan sejati Palestina dulu.

Dan gue rasa ini penting banget... kita tidak boleh kalah dari emosi, tapi harus bisa berpihak pada yang benar. Kita harus bisa melihat dari perspektif mereka sendiri, siapa tahu kemudian kita bisa menemukan solusi yang sejati. 😊
 
Maaf ya, aku pikir ini gampang banget. Jadi Indonesia mau bergabung dengn Board of Peace buat membantu Palestina? Nah kalau begitu kenapa ada yang bilang bahwa Indonesia mau donasikan uang duitnya ke Board of Peace? Aku penasaran kenapa Indonesia harus selalu masuk dalam masalah-masalah internasional, aja kan kita punya banyak masalah sendiri di dalam negeri. Dan kalau Indonesia mau membantu Palestina, gak perlu juga bergabung dengn Board of Peace dulu, aku pikir lebih baik jadi komitmen langsung dan tidak ada biaya-biayanya nih. 🤔
 
aku bingung sih kan, kenapa ada perlu board of peace lagi? sebelumnya kita sudah ada UNICEF dan lain-lain yang fokus pada perdamaian di gaza, lalu apa kegunaan board of peace? kayaknya juga ada isu tentang keterlibatan Indonesia dalam urusan internasional yang susah dipahami. tapi aku rasa baiknya kita fokus pada masalah di gaza dan tidak perlu banyak organisasi lagi... 🤔
 
kembali
Top