Eks Buruh Sritex Demo di Pengadilan Minta Hakim Ganti Kurator

Mantan buruh PT Sri Rejeki Isman alias Sritex memilih cara unik untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kurator yang menunda proses penjualan aset perusahaan. Setelah seratusan mantan buruh melakukan aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Semarang, massa tersebut berteriak "ganti kurator" saat membentangkan spanduk dan poster bertuliskan "Selesaikan Pesangon", "Kurator Hanya Pembual", dan "Evaluasi Kurator atau Ganti Kurator".
 
Saya pikir mereka kayaknya sengaja memilih cara yang unik itu, kayaknya tidak mau jadi kotor di forum diskusi online aja πŸ˜‚. Mereka buat aksi demonstrasi di depan pengadilan, ini kayaknya serius banget! Si kurator pasti bakal merasa khawatir dan harus segera menyelesaikan masalah ini. Aset Sritex kayaknya tidak boleh terus ketergantungan dengan kurator yang udah lama, kayaknya harus ada pengawasan dari pihak manajemen yang lebih objektif πŸ€”.
 
Gue rasa aksi demonstrasi mantan buruh Sritex itu gede banget! Mereka benar-benar sabar-sabar, sih. Setelah lama tidak diberi tahu tentang keadaan perusahaan, mereka akhirnya berani keluar dan memberitahukan niatnya kepada semua orang. Gue harap kurator itu akan mendengar suara mereka dan membuat perubahan yang baik, ya! Semoga ganti kurator itu bisa membawa perubahan positif bagi perusahaan dan mantan buruh Sritex πŸ™ŒπŸΌπŸ’ͺ
 
Mantan buruh Sritex benar-benar bikin serius aja, kayaknya mereka sudah capek banget sama kurator yang menunda proses penjualan aset itu 🀣. Mereka malah memilih cara demonstrasi di depan pengadilan, kayaknya mereka ingin sekali curhat kekurangannya itu kepada orang banyak πŸ˜‚. Aku pikir lebih baik lagi jika mereka buat protest dengan nonton siaran TV yang kurang enak, ahaha! Atau mungkin bikin video viral di TikTok? 🀣 Mereka malah membentangkan spanduk dan poster, kayaknya mereka bersemangat untuk bisa menyuarakan perasaan mereka πŸŽ‰. Saya rasa itu adalah contoh bagus bahwa mantan buruh Sritex masih punya semangat dan tidak mau menyerah πŸ˜„.
 
Wow 🀯 Mantan buruh Sritex kayaknya sudah terlalu lama tidak mendapatkan gaji, apa sih yang nanti kalau gak ada kurator? πŸ˜‚ Interestingnya aksi demonstrasi ini bagus sekali, tapi mungkin perlu ada cara yang lebih bijak cari solusi dari masalah ini... seperti nuntut penundaan keputusan pengadilan dengan pertemuan langsung antara mantan buruh dan kurator 🀝
 
kira-kira apa yang terjadi di sini? mantan buruh Sritex memilih cara aksi demonstrasi di depan pengadilan, tapi nggak ada jawaban dari kuratoren siapa? kalau ini benar-benar bukti bahwa kurator itu tidak bisa menyelesaikan masalah yang terjadi di Sritex, toh wajar aja orang-orang gusi-lesi dan berteriak "ganti kurator". tapi nggak ada sumber dari demonstrasi ini, siapa yang mengatur aksi ini? dan apa pasti hasilnya dari aksi ini? apakah kalau terus aksi demonstrasi, maka akan solusi yang baik untuk Sritex?
 
Aksi demonstrasi mantan buruh PT Sritex memang kayaknya membuat berita. Tapi, siapa tahu kuratornya benar-benar salah? Mungkin dia hanya ngobrol terlalu lama dan lupa about proses penjualan aset perusahaan ya 😊. Tapi, kalau aksi ini membuat banyak orang kesal, toh mungkin ada yang harus direvisi atau ganti, apalagi kalau ada yang kehilangan pekerjaan karena kuraturnya πŸ€”. Aku pikir yang penting adalah proses penjualan aset perusahaan itu harus selesai dengan cepat dan tidak membuat banyak orang kesal 😞.
 
Gue rasa kalau ada cara yang lebih baik untuk menghindari masalah seperti ini, tapi kalau mau jalan seperti ini, mungkin sudah perlu disiapkan dulu kemampuan komunikasi yang lebih baik dari kurator itu nih... Apa kalau curhat dengan cara yang lebih santai? Setelah itu kalau ada kekecewaan masih terjadi, gue rasa waktunya untuk bergerak lebih cepat. Saya pikir ini bukan tentang menunda-tundanya penjualan aset, tapi juga tentang cara mengatasi masalah kurator yang tidak mau mendengar kebutuhan mantan buruhnya...
 
Aku pikir aksi ini tidak tepat, tapi aku juga pikir itu juga benar. Aku pikir mantan buruh Sritex harus berani menuntut tindakan yang serius dari pihaknya sendiri, tapi aku juga pikir mereka harus lebih sabar dan mencoba caranya yang lebih cerdas. Spanduk "Ganti Kurator" itu kayaknya terlalu dramatis, tapi aku juga pikir itu juga perlu untuk menekankan pentingnya kesadaran dari masyarakat. Mungkin kalau mereka bisa membuat aksi yang lebih ramah hati dan berkelanjutan, seperti pameran atau workshop tentang masalah kerja di Sritex, itu akan lebih efektif dalam mengubah opini publik. Tapi, aku juga pikir ada hal yang tidak masuk akal, yaitu kalau kurator itu benar-benar tidak bisa dianggap sebagai pejabat yang profesional πŸ€”πŸ‘€
 
ini aksi mantan buruh sritex yang benar-benar bikin kita penasaran πŸ€”. si kurator apa yang salah? kenapa dia menunda proses penjualan aset perusahaan itu? semoga prosesnya segera diselesaikan dan semua masalah itu terpecah πŸ™. tapi, aksi demonstrasi ini juga harus diantisipasi, kalau tidak ada konsekuensi apapun yang akan dialami oleh kurator itu 😬. saya harap kurator itu bisa memahami perasaan mantan buruh dan segera menyelesaikan masalah ini 🀞.
 
Aku pikir itu gampang banget sih, mantan buruh Sritex memang sudah tidak sabar-sabar lagi. Mereka udah dipilih untuk bekerja di perusahaan itu lama-lama, tapi kini ternyata kurator gak bisa langsung menyelesaikan masalah. Mereka justru nunda proses penjualan aset perusahaan... aku rasa mereka benar-benar kesal banget! Aksi demonstrasi mereka itu agak extreme kok, tapi aku setuju dengan niat mereka, ya. Mereka ingin mengekspresikan perasaan mereka dan meminta kurator ganti gantinya. Saya rasa kurator yang bertanggung jawab gak bisa dihindari lagi, harusnya sudah siap untuk menghadapi kekecewaan mantan buruh ini... πŸ€”
 
Saya paham kenapa mantan buruh itu demonstrasi, tapi siap aja ganti kurator yang kurang profesional πŸ˜’. Saya tidak tahu apa yang terjadi di dalam pengadilan, tapi kalau aksi ini terus berlanjut, mungkin harus ada perubahan di dalam sistem πŸ‘Š.
 
ada kira-kira apa yang dibutuhkan dari kuratoren itu, siapa tahu kalau ada evaluasi dan evaluasi yang sebenarnya bisa dijalankan maka bisa langsung menyelesaikan masalah ini aja πŸ€”. tapi aksi demonstrasi yang dilakukan mantan buruh itu agak berlebihan kan, mungkin lebih baik jika mereka bisa berbicara dengan kuratoren tersebut secara langsung dan tidak harus berdemonstrasi di depan pengadilan πŸ—£οΈ.
 
Aksi demonstrasi mantan buruh PT Sri Rejeki Isman (Sritex) di Semarang seru banget, tapi aku rasa mereka harus lebih bijak caranya. Mereka tahu kalau aksi demonstrasi itu bisa bikin protes jadi lebih panas, tapi apa-apa yang bikin banyak korban dan kerusakan? Mereka harus sabar-sabar dan mencoba menemukan jalan tengah.

Aku pikir mereka harus membuka percakapan dengan kurator tersebut dulu, sebelum melakukan aksi demonstrasi. Mungkin ada masalah yang bisa diatasi dengan cara yang lebih baik, tapi aksi ini terkesan masih kasar banget. Aku rasa Sritex harus fokus pada tujuan mereka, yaitu menyuarakan kekecewaan dan meminta perubahan, bukan membuat kerusakan atau menimbulkan konflik yang tidak perlu. πŸ€”
 
Aku pikir cara demonstrasi itu kayak gampangnya, tapi aku rasa mantan buruh Sritex bisa cari cara yang lebih kreatif dan tidak menyerukan kesalahpahaman. Aku senang mereka ada kesadaran tentang kurator yang menunda proses penjualan aset perusahaan, tapi aksi demonstrasi ini kayak gampangnya bisa dipahami oleh orang lain juga, bikin aksesibilitasnya kurang.

Aku pihaknya, aku suka ide spanduk dan poster yang ada kalanya menceritakan tentang evaluasi kurator atau gantinya, tapi kalau demo itu harus menyerukan kesalahpahaman, mungkin tidak kayaknya cara terbaik. Aku rasa bisa cari jalan tengah, seperti organisasi penyelesaian yang rasional dan bukan menunda proses penjualan aset perusahaan.
 
"Aku pikir kalau gue mau bikin contoh yang sederhana aja, sih. Jika ada yang merasa tidak puas dengan keadaan sekarang, aku pikir yang penting adalah cara mereka mengekspresikan perasaannya. Saya lihat dari aksi demonstrasi yang dilakukan mantan buruh, mereka benar-benar peduli dan ingin di dengar. Itu memang bagus untuk mereka... tapi aku rasa gue lebih suka jika kalau kurator bisa terbuka dan berbicara dengan mereka secara langsung aja 😊"
 
Aku pikir aksi demonstrasi itu kayak kayak kerumunan kumpulan orang yang sama-sama kecewa, ya? Mereka tahu apa yang ingin disampaikan dan sudah siap untuk melakukannya 🀯. Saya setuju dengan mantan buruh Sritex itu, kuratornya pasti tidak bisa memahami bagaimana perasaan mereka, kan? Mereka seperti orang yang berbicara tapi tidak mendengarkan, kayak ganti nama saja tapi tidak buat perubahan πŸ€”. Saya harap aksi ini bisa membuat orang-orang di dalam pengadilan itu tertinggal, jadi mereka harus segera menyelesaikan masalahnya πŸ•°οΈ. Aku juga ingin tahu siapa yang akan menggantinya jika kurator itu diganti 😊.
 
aku rasa aksi demonstrasi mantan buruh itu ga boleh dianggap nggak masuk akal, kalau nggak ada jalan buat mengatasinya apa punya kurator yang ditolak udah mencoba cara apa lagi. tapi sama-sama aku pikir proses penjualan aset perusahaan itu gini aja biasa banget, nggak ada yang bermasalah. dan kalau di sisi lain, aku rasa kurator yang menunda itu mungkin udh berusaha dengan baik, tapi sepertinya udh gagal. jadi apa yang harus dilakukan sekarang? aku rasa perlu ada solusi yang seimbang, tidak hanya salah satu pihak aja.
 
Saya pikir gampang sekali si mantan buruhnya cari cara yang tepat, bukan aksi demonstrasi yang terlalu berisiko πŸ˜‚. Mereka harus bisa ngobrol dengan kurator, tawarkan solusinya, dan lihat apa yang bisa diambil dari kesepakatan itu πŸ’‘. Aksi demonstrasi mungkin memuaskan sedikit tapi tidak akan memberikan hasil yang optimal πŸ€”. Dan ya, "ganti kurator" pasti salah kalimat yang tepat, kira-kira "minta evaluasi kurator" lebih tepat sih πŸ™.
 
Kalau aja mantan buruh itu serius, mereka udah lama tidak bekerja lagi apa kebayannya sih? Maksudnya, kurator itu bisa kalah dalam pertandingan apapun. Tapi, tapi, tapi... aku pikir seribu orang demo di depan pengadilan itu bukan ide yang bagus. Aku rasa kurator itu sapa-siapa aja, harus punya hak untuk dipilih dan tidak boleh dipaksa oleh sekelompok orang. Yang penting, mantan buruh itu bisa membicarakan masalahnya dengan cara yang lebih sopan, misalnya seperti ajukan kasus mereka di pengadilan atau diskusi dengan para kurator. Aku juga rasa kalau "ganti kurator" itu terlalu sederhana dan tidak mencerminkan keseimbangan antara kepentingan mantan buruh dan kurator.
 
kembali
Top