Ekonomi digital Indonesia pada 2030 diperkirakan akan mencapai nilai Rp5,8 triliun, tergantung pada pertumbuhan pesat yang diramukan dalam lima tahun terakhir. Dicky Kartikoyono, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran dan Asisten Gubernur Bank Indonesia (BI), memprediksi ini sebagai hasil dari peningkatan fondasi ekonomi digital hingga mencapai Rp1,6 triliun.
Berdasarkan data, proyeksi positif ini didorong oleh beberapa faktor. Pertama, bonus demografi dengan dominasi Generasi Z dan Alpha yang telah melek digital. Kedua, penetrasi internet yang terus meluas, serta ketiga kemampuan inovasi dan teknologi dalam negeri.
Untuk mendorong realisasi proyeksi tersebut, Bank Indonesia berkomitmen memperkuat tiga pilar. Pertama, membangun infrastruktur sistem pembayaran yang tangguh. Kedua, menciptakan ekosistem ekonomi digital yang terpercaya dan inovatif. Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaulat melalui digitalisasi.
Dicky juga menyoroti pentingnya kemampuan dalam negeri sebagai faktor penentu dalam mencapai proyeksi positif ini. "Potensinya ada di kemampuan dalam negeri kita, tentunya kita lihat teknologi dan kemampuan dari inovasi, pengguna internet kita yang terus bertumbuh, dan tentunya bonus demografi," paparnya.
Berdasarkan data, proyeksi positif ini didorong oleh beberapa faktor. Pertama, bonus demografi dengan dominasi Generasi Z dan Alpha yang telah melek digital. Kedua, penetrasi internet yang terus meluas, serta ketiga kemampuan inovasi dan teknologi dalam negeri.
Untuk mendorong realisasi proyeksi tersebut, Bank Indonesia berkomitmen memperkuat tiga pilar. Pertama, membangun infrastruktur sistem pembayaran yang tangguh. Kedua, menciptakan ekosistem ekonomi digital yang terpercaya dan inovatif. Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaulat melalui digitalisasi.
Dicky juga menyoroti pentingnya kemampuan dalam negeri sebagai faktor penentu dalam mencapai proyeksi positif ini. "Potensinya ada di kemampuan dalam negeri kita, tentunya kita lihat teknologi dan kemampuan dari inovasi, pengguna internet kita yang terus bertumbuh, dan tentunya bonus demografi," paparnya.