Efektif Maret, OJK Wajibkan Asuransi Kesehatan Punya Tim Medis

Perusahaan asuransi kesehatan di Indonesia harus punya tim medis dan lembaga pengawas medis yang profesional untuk menjual produk asuransi kesehatan. Hal ini dibawa oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dalam surat edaran baru pada bulan Maret lalu.

Menurut Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Iwan Pasila, perusahaan asuransi harus punya 3 kapabilitas yaitu: kemampuan digital untuk terhubung dengan rumah sakit dan mempermudah layanan nonmedis; tim medis internal untuk menganalisis data dan memberikan feedback ke rumah sakit; serta lembaga pengawas medis yang profesional, disebut Medical Advisory Board (MAB).

Tanpa itu, perusahaan asuransi tidak boleh berjualan. OJK ingin mengendalikan biaya kesehatan di Indonesia yang sangat tinggi. Menurut Iwan, total biaya kesehatan Indonesia adalah sekitar Rp640 triliun pada 2024.

OJK juga mendorong koordinasi lebih erat dengan ekosistem kesehatan luas, termasuk kerja sama digital dengan rumah sakit untuk menerapkan metode split billing dan meningkatkan kepesertaan aktif masyarakat.
 
ini bukan tentang pemerintah tapi tentang bagaimana OJK ingin mengontrol biaya kesehatan di Indonesia yang terus naik πŸ€”. kalau perusahaan asuransi punya tim medis dan lembaga pengawas medis yang profesional, mungkin bisa membuat paket asuransi yang lebih kompetitif dan membantu pemerintah mengendalikan biaya kesehatan. tapi apa sih yang terjadi sekarang? banyak perusahaan asuransi yang belum memiliki tim medis dan lembaga pengawas medis yang profesional 🚨. OJK harus bisa membuat regulasi yang efektif untuk mengontrol ini 😐.
 
PERUSAHAAN ASURANSI KESIHATAN DI INDONESIA HARUS BAWA TIM MEDIS YANG PROFESIONAL UNTUK MENJUAL PRODUK ASURANSI KESIHATAN!! OJK SEBANYAKNYA BERAT BAHAGIA BISA MENJAWABNYA. BIAYA KESIHATAN INDONESIA TERUS TINGGI, MAKA KITA PERLU MERIMA CARA UNTUK MENURUNKANNYA. SIFAT NYATA OJK YANG INGIN MENGENDALIKAN BIAYA KESIHATAN DI INDONESIA. SAYANGNYA, LEBAR-LEBAR PROSES SESEBUT UNTUK MENJADI KASUSNYA. PERUSAHAAN ASURANSI KESIHATAN HARUS PUNYA TIM MEDIS YANG BAIK, LEMBAGA PENGAWAS MEDIS YANG PROFESIONAL, DAN KAPABILITAS DIGITAL YANG JADU. JIKA NUTUP, BIAYA KESIHATAN INDONESIA AKAN TINGGI! πŸ’ΈπŸ₯
 
Kolom ini jadi makin luas kan? Mau bikin produk asuransi yang benar-benar membantu masyarakat, perlu punya tim medis yang siap untuk menganalisis data dan memberikan feedback ke rumah sakit. Jangan buat sembaran aja, harus ada kontribusi positif ya! πŸ‘
 
[Image of a person holding a puzzle piece with a hospital background]

Rp640 triliun biaya kesehatan Indonesia, belum tentu bisa diatasi dengan asuransi yang hanya ada 3 kapabilitas!

[ GIF of a doctor trying to solve a math problem ]

MAB (Medical Advisory Board) harus ada, tapi biaya operasionalnya berapa?!
 
Lupa lagi kalau OJK udah banteras surat edaran yang bikin perusahaan asuransi harus punya tim medis internal yang profesional, bukannya ada yang salah dengan asuransi kesehatan di Indonesia? Saya pikir itu bagus banget nih! Kalau ada lembaga pengawas medis yang profesional, maka biaya kesehatan tidak akan melibatkan perusahaan asuransi lagi πŸ™. Semoga OJK bisa mendorong perusahaan asuransi untuk menggunakan teknologi digital dengan lebih baik sehingga biaya kesehatan bisa menurun. Saya berharap ini bisa membuat rumah sakit danasyarakat bisa berkolaborasi dengan lebih baik πŸ’‘.
 
Gue pikir ini wajib banget! Perusahaan asuransi kesehatan di Indonesia harus punya tim medis profesional, bukan cuma sekedar orang yang ngomong-ngomong. Mereka harus bisa memberikan feedback yang akurat ke rumah sakit, seperti apakah pasien itu benar-benar membutuhkan rawat inap atau tidak. Ini penting banget untuk mengendalikan biaya kesehatan di Indonesia yang sangat tinggi. Biaya kesehatan kita sekitar Rp640 triliun pada 2024, itu wajib berubah! πŸ€¦β€β™‚οΈπŸ’Έ
 
aku berasumsi siapa pun yang jual asuransi kesehatan di Indonesia harus punya tim medis profesional apa lagi biar nanti biaya kesehatan di Indonesia tidak terus naik 🀯πŸ₯! kalau gak ada, aku rasa semua orang akan langsung ke rumah sakit dan bayar apa aja bisa πŸ€‘. itu sangat parah. kalau mau jaga kontrol biaya, harus punya tim medis yang siap membantu customer 🀝!
 
Gue pikir ini penting banget ya! πŸ€” Perusahaan asuransi harus punya tim medis yang profesional, bukan hanya orang yang terbiasa dengan komputer aja. Mereka harus bisa berkomunikasi dengan dokter dan rumah sakit, sehingga mereka bisa memberikan jasa yang lebih baik.

Gue suka konsep Medical Advisory Board (MAB) ini. Artinya, ada lembaga pengawas medis yang profesional yang bisa memantau kinerja perusahaan asuransi dan memberikan saran agar mereka bisa meningkatkan kualitas layanan. πŸ“Š

Tapi, gue ragu sama biaya yang harus dibayar oleh konsumen. Rp 640 triliun itu sangat berat! πŸ’Έ Gue harap OJK bisa membuat aturan yang lebih adil dan tidak membuat konsumen terlalu beban.
 
Gak bisa dipungut, biaya kesehatan di Indonesia terus naik. Mereka butuh koordinasi lebih erat antara pemerintah dan perusahaan asuransi. Jangan sabar-sabar aja jadi konsumen, kita harus aktif juga! Kita nggak bisa terjebak dalam biaya kesehatan yang mahal ini. Kalau punya ide, kita harus berbagi! πŸ€”πŸ’‘
 
Tapi sih, OJK ini nanti nggak bisa mengendalikan biaya kesehatan di Indonesia kalau perusahaan asuransi yang jual produknya tidak punya tim medis profesional. Mereka harusnya sudah punya lembaga pengawas medis yang profesional kayak MAB ya. Tapi, OJK juga ingin mengendalikan biaya kesehatan yang sangat tinggi di Indonesia, total sekitar Rp640 triliun 2024 aja. Makanya, perlu koordinasi dengan ekosistem kesehatan luas, termasuk kerja sama digital dengan rumah sakit. Kalau OJK tidak bisa mengendalikan biaya kesehatan yang tinggi, maka kita juga harus mempertanyakan strategi Jokowi ini tentang asuransi kesehatan, apakah benar-benar dapat meningkatkan akses kesehatan masyarakat? 😊
 
Gue pikir ini kalau OJK memang benar banget. Kalau mereka punya tim medis yang profesional, lembaga pengawas medis MAB, itu artinya mereka serius ingin mengendalikan biaya kesehatan di Indonesia yang begitu tinggi. Gue sendiri sudah banyak pernah berurusan dengan asuransi kesehatan, dan gue sadipun paham bagaimana pentingnya memiliki tim medis yang baik untuk menganalisis data dan memberikan feedback ke rumah sakit.

Gue juga rasa ini penting banget, karena total biaya kesehatan di Indonesia sudah sekitar Rp640 triliun pada 2024! Kalau kita dapat mengendalikan biaya tersebut dengan lebih baik, maka itu artinya kita dapat menikmati kehidupan yang lebih seimbang dan tentu saja lebih nyaman. Tapi, gue rasa ini harus dilakukan secara serius dan tidak hanya berbicara-bicara aja, karena biaya kesehatan sangat penting banget! πŸ˜ŠπŸ‘
 
Kalau mau tahu benar2 apa yang bisa dilakukan oleh perusahaan asuransi kesehatan, harus punya tim medis yang profesional sih 😊. Jadi ga usah dipercaya kalau asuransi itu nggak punya tim medis yang baik. OJK kayaknya ingin ngebantu biaya kesehatan di Indonesia yang terus naik πŸš€. Jika mau bekerja sama dengan rumah sakit dan lembaga pengawas medis, mungkin bisa ngereseki cara untuk menurunkan biaya kesehatan yang sangat tinggi ya πŸ’Έ.
 
Kalau gini, biaya kesehatan Indonesia itu benar-benar makin mahal 🀯! OJK pasti mau kontrol biaya kesehatan kita ya? Membuat perusahaan asuransi kesehatan harus punya tim medis dan lembaga pengawas medis yang profesional, itu ide yang bagus banget! 🀝 Saya rasa ini bisa membuat perusahaan asuransi lebih jujur dan transparan dengan konsumen. Akan lebih mudah ngecekin siapa-siapa yang terkena manfaat dari asuransi kesehatan kita, kalau ada masalah ya mereka pasti akan di waspadai oleh MAB πŸ•΅οΈβ€β™‚οΈ.
 
Saya pikir itu baik-baik saja. Kita harus ingat, biaya kesehatan bukan hanya tentang uang, tapi juga tentang kemampuan kita untuk merawat diri sendiri dan orang lain. Maka dari itu, perlu ada sistem yang baik agar tidak banyak orang yang tidak bisa berhemat dengan asuransi kesehatan... πŸ€”

Saya tahu ada banyak perusahaan asuransi yang bilang mereka sudah punya tim medis dan lembaga pengawas medis, tapi saya masih ragu-ragu. Bagaimana kalau mereka bukan benar-benar profesional? Bagaimana kalau mereka hanya ingin menguntungkan diri sendiri? Maka dari itu, OJK harus sangat teliti dalam memantau dan mengawasi perusahaan asuransi yang menjual produk ini... πŸ’―

Saya juga senang bahwa OJK mendorong koordinasi dengan ekosistem kesehatan luas. Ini menunjukkan bahwa mereka already think about long-term, bukan hanya tentang short-term keuntungan... 🌈
 
omg gak percaya kalau perusahaan asuransi di Indonesia harus punya tim medis & lembaga pengawas medis yang profesional untuk menjual produk asuransi kesehatan! itu makasih banget OJK sudah memberikan edaran baru ini. sepertinya mereka ingin mengendalikan biaya kesehatan di Indonesia yang super tinggi ya, seperti Rp640 triliun pada 2024. tapi aku khawatir gak bisa dipercaya kalau perusahaan asuransi akan benar-benar punya tim medis yang profesional dan bukannya cuma sekedar logo aja.
 
Gue pikir OJK gak bisa salah. Biaya kesehatan di Indonesia ini makin tinggi banget! Gue rasa ada 1 hal penting, yaitu perusahaan asuransi harus punya tim medis yang profesional, jadi mereka bisa memberikan layanan yang lebih baik untuk pelanggan. Dan gue juga pikir MAB itu ide yang bagus, sehingga perusahaan asuransi bisa berkoordinasi dengan baik dengan rumah sakit dan memastikan bahwa data pelanggan mereka benar-benar ada di rumah sakit. Gue senang sekali OJK ingin mengendalikan biaya kesehatan di Indonesia! Semoga dengan demikian, biaya kesehatan di Indonesia bisa turun aja 😊
 
kembali
Top