DVI Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500

Pengambilan sampel DNA keluarga korban pesawat ATR 42-500, diteruskan dari kabar berangkatnya tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri untuk mengambil sampel ante mortem. Dari beberapa sumber yang saya peroleh, tim tersebut tiba di kediaman pihak keluarga korban Deden Maulana pada pukul 16.11 WIB Minggu lalu.

Menurut informasi yang bocorkan dari kediaman pihak keluarga, pengambilan sampel tersebut dilakukan untuk keperluan proses identifikasi korban secara ilmiah. Sampel yang diambil adalah DNA pembanding dari ibu dan adik kandung Deden Maulana. Namun, tak ada satupun baik pihak anggota keluarga maupun tim DIV Mabes Polri yang ingin memberikan pernyataan terkait pengambilan sampel.

Selain itu, tim Disaster Victim Identification Polda Jawa Barat juga melakukan pengambilan data ante mortem terhadap korban bernama Esther Aprilita S, salah satu awak kabin yang ikut dalam penerbangan tersebut. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa pengambilan sampel DNA dilakukan bersama keluarga korban di kediamannya.

"Pengambilan data ante mortem dan sampel DNA pembanding merupakan bagian penting dalam proses identifikasi korban secara ilmiah," kata Kombes Hendra Rochmawan.
 
Pengambilan sampel DNA keluarga korban pesawat itu, apa lagi keberatan sih? Mereka harus tahu siapa yang terbang, siapa yang meninggal. Sampel DNA bukan rahasia, tapi kan penting juga buat identifikasi yang akurat. Saya pikir pihak keluarga korban pun tidak perlu khawatir, karena mereka sudah banyak memberikan bantuan kepada korban itu sebelumnya. Jadi, apa yang lagi dibutuhkan? Semua proses ini untuk kepentingan korban, bukan sih? 🤔
 
Saya pikir pengambilan DNA keluarga korban itu agak gini kok. Saya tahu itu untuk keperluan identifikasi, tapi apa artinya harus diambil sampel sama keluarga? Tapi kalau sampe sapa-siapa yang punya konflik dengan korban, mending jangan ngebawa kesan salah juga kan?
 
Pikiran saya jatuh ke kenyataan ini, benar-benar tidak perlu dipakai DNA dari keluarga korban, kan? Jadi mana yang pasti bahwa itu adalah DNA dari Deden Maulana itu sendiri. Pengambilan sampel DNA itu nggak jelas apa tujuannya, mau identifikasi korban atau gini. Dan kenapa harus meminta sampel DNA dari ibu dan adik kandungnya aja? Butuh bukti yang lebih pasti lagi sih.
 
Saya bingung kan sih apa yang ada di balik pengambilan DNA keluarga korban pesawat itu 🤔. Mereka tiba langsung ke rumah keluarga Deden Maulana, itu lumayan aja bisa diketahui siapa yang bertanggung jawab ya 😂. Dan sayangnya, tidak ada yang mau memberikan komentarnya tentang hal ini, kalau gini apa yang mereka rasa penting? 🤷‍♂️

Saya ingat saat saya masih kecil, ada kasus korban kecelakaan kereta api di Bandung, dan mereka langsung mengambil sampel DNA dari keluarga korban di rumahnya. Tapi sekarang ini, semakin sulit akses informasi, kan? 📊

Saya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dengan proses identifikasi korban itu, tapi saya harap tim DVI bisa menyelesaikannya cepat agar keluarga korban bisa mendapatkan kepastian. 💔
 
Uda udah lama banget, kan? Sampel DNA keluarga korban pesawat itu gini... Mau tahu apa sumbernya? Dulu aja kalau korban sudah ternyata menghilang, sampel DNA itu lagi-lagi harus diambil untuk identifikasi. Makanya kayaknya harus ada cara lain aja cari korban yang hilang ini, ya... Atau mungkin karena teknologi yang memang belum lengkap, jadi harus melibatkan cara-cara lain juga. Tapi wajar banget kalau korban itu masih kabur, kan?
 
Pokoknya, kalau mau ambil DNA orang tuanya untuk ngidentifikasi korban pesawat itu, muda-mudi punya haknya juga ikut ambil. Gak ada salahnya kan? Kalau mau biarkan korban berhenti di sini saja, masing-masing punya keberanian sendiri siapa tahu nanti bisa jadi korban itu ternyata bukan sama orang yang dipikirkan 😂
 
Saya rasa pengambilan sampel DNA keluarga korban ini kayaknya sangat penting untuk mempermudah proses identifikasi korban. Tapi, apa sih dengan kebijakan ini? Ternyata tim DVI sudah tiba di kediaman keluarga korban dan langsung ngambil sampel DNA, kayakanya kurang berkomunikasi dulu kan? Saya rasa baik pihak keluarga maupun tim DVI harus jujur tentang apa yang terjadi. Mungkin ada yang salah atau tidak sepenuhnya transparan dalam proses ini? 🤔👀
 
Sampel DNA keluarga korban, kayaknya sih penting untuk identifikasi... tapi apa sih keperluan buat nempel DNA sapaan aja? Apakah gini, mereka juga ingin tahu sih apakah korban itu punya keluarga yang bagus atau apa? 🤣 Biasanya sampe buat DNA pembanding kan dari pasien, gak ada keperluan lagi kayak ini. Dan kemarin malah ngero ngomong 'proses ilmiah' aja... kayaknya sih jadi bawa-bawa gini.
 
Maksudnya, pengambilan sampel DNA keluarga korban itu gak asal-asalan deh! Mereka butuh sampel DNA untuk identifikasi korban secara ilmiah, tapi gak ada yang memberitahu bagaimana cara sampel tersebut diambil... apa sih benar-benar prosesnya? Gak jelas juga, siapa yang mengambil sampel dan siapa yang memberikan sampel itu. Mungkin mereka butuh waktu beberapa hari untuk proses identifikasi ya...
 
Pengambilan DNA keluarga korban itu lumayan bising ya... Saya pikir ini bagus, kalau kita punya cara untuk identifikasi korban yang mati dengan lebih cepat, tentu akan memberikan hasil yang lebih akurat banget ⏰. Tapi, gak bisa disangkal lagi kalau keluarga korban pasti merasa nyaman aja, ngerasa ada yang diintervensi... Sampel DNA itu gak cuma untuk identifikasi aja, tapi juga untuk melihat apa ada hal lain yang terjadi sebelum korban mati... Saya harap ini bisa membantu, jadi keluarga korban tidak merasa penasaran dan bingung tentang apa yang terjadi kepadanya.
 
Hai, aku pikir pengambilan sampel DNA itu bukan mainan anak-anak aja, tapi kalau dibandingin dengan apa lagi, bisa jadi tidak ada salahnya... tapi, kemudian aku pikir, siapa tahu ada yang salah dengar cara tim DVI ini, mungkin harus dipertimbangkan lagi... tapi, kalau tidak ada masalah sama sekali, kenapa orang-orang harus terus kritis? aku pikir, mungkin sebaiknya kita tidak bicara tentang hal ini...
 
kembali
Top