Duit Rp2.684 T Habis di iPhone dan HP Android, Paling Banyak Buat Ini

Saya pikir aku kayaknya harus serius, nggak? Aplikasiku di HP kalian, yaitu aplikasi musik, kian populer, tapi juga kian rumit. Saya lihat pengguna banyak mengeluhin masalah teknis, misalnya lagu yang tidak bisa diputar atau aplikasi yang crash banget! Saya pikir itu karena pengembang aplikasi tidak fokus cukup dengan kebutuhan pengguna.

Saya juga coba cek data Appfigures, dan lihat aja, banyak aplikasi yang kian populer tapi kualitasnya nggak stabil. Saya rasa itu karena perusahaan teknologi ingin lebih banyak uang, tapi mereka lupa tentang pengguna. Tapi, saya masih berharap perusahaan teknologi bisa belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut dan meningkatkan kualitas aplikasi mereka.

Saya pikir itu juga bisa menjadi kesempatan bagi perusahaan teknologi Indonesia untuk meningkatkan inovasi di industri ini. Jika kita bisa buat aplikasi yang lebih baik dan lebih stabil, saya rasa kita bisa mengalahkan kompetitor-kompetitor asing.
 
Ooii, aku rasa pengembang aplikasi harus fokus meningkatin kualitas aplikasinya, sampe tidak ada lagi masalah teknis yang bikin pengguna frustrasi 😩. Kalau bisa, mereka harus juga coba menyesuaikan strategi dengan pola belanja masyarakat, jadi mereka bisa mendapatkan pendapatan yang lebih stabil dan baik 🤑. Aku rasa itu sangat penting banget, terutama saat industri teknologi sedang mengalami ketidakpastian 🤔. Tapi aku juga senang melihat peningkatan belanja di Google Play, itu menunjukkan bahwa pengguna Android masih mau berinvestasi pada aplikasi yang berkualitas 👍.
 
Makasih bro, tapi aku pikir aplikasi mobile tidak boleh dipandang hanya dari segi uang ya... Pengembang harus fokus membuat kualitas app yang bagus dan tidak ada lag. Aku melihat banyak game online yang banget, tapi setelah diunduh, aku lagi sibuk dengan masalah teknisnya. Jadi, aku rasa strategi mereka harus lebih baik lagi dari itu...

Aku lihat peningkatan belanja di app store dan google play memang bukan kekecewaan, tapi perlu diperhatikan juga dampaknya terhadap pengguna. Aku harap pengembang bisa membuat aplikasi yang tidak hanya bagus, tapi juga stabil dan tidak ada lag.
 
Apa sih yang terjadi keuangan kita lagi... Dua triliun rupiah habis di aplikasi mobile, itu kayak banget... Mau dipikirin apakah ini benar-benar kebaikan bagi kita semua? Kita bisa beli apa aja dengan uang itu, kayaknya ada yang tidak masuk akal... Dan perusahaan teknologi yang kaya sekali itu, ternyata masih banyak kerugian mereka juga... Pengguna online ya gak sabar, tapi manufaktur yang sering membuat aplikasi ini jadi rusak... Kalau mau berinovasi di Google Play, sekarang belum tentu mudah...
 
Aku pikir hal ini cukup keren banget. Dua triliun rupiah dari aplikasi mobile itu bisa dijadikan sumber pendapatan yang stabil. Tapi, aku masih ragu-ragu tentang kualitas aplikasi yang ada di sana. Pengguna Android kayaknya kesulitan menggunakan aplikasi mereka karena sering terjadi masalah teknis. Aku harap pengembang aplikasi bisa fokus meningkatkan kualitas aplikasi dan memperbaiki masalah tersebut, nanti aplikasi mereka akan lebih populer dan bisa menarik lebih banyak belanja dari pengguna.
 
Aplikasih apps itu banget, ga kalah dengan mainan game semakin lama juga. Saya pikir itu bagus sekali kan? Kalau bisa naikin penjualan aplikasinya pasti bukti baik deh bagi pengembang app. Tapi, perlu dihatikan juga bahwa teknisnya agak kabur lagi, pengguna masih banyak yang mengeluhin masalah yang kayak gila. Perusahaan harus fokus aja untuk meningkatin kualitas aplikasinya, jadi tidak ada orang lagi mengeluhin itu.

Dan siapa tahu, kalau perusahaan teknologi bisa meningkatin inovasi di Google Play, pasti akan semakin lama pengguna Android juga makin banyak belanja di sana. Maka dari itu, perlu diperhatikan strategi aplikasinya agar bisa menyesuaian dengan pola belanja masyarakat.
 
kembali
Top