Kepolisian Jakarta Selatan akhirnya menyatakan kejadian yang viral tentang kasus penganiayaan di Polsek Cilandak yang disebut adanya "rekayasa" Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebenarnya hanya adalah kesalahpahaman. Menurut Kombes Pol Budi Hermanto, penyidik dan penyelidik sudah telah melakukan penyelidikan tentang kasus tersebut dan tidak ada bukti yang menunjukkan adanya rekayasa.
Dalam beberapa hari terakhir, video viral yang mengungkapkan penyidik menggunakan kertas bekas untuk membuat berita acara interogasi di waktu yang sama menjadi viral. Namun, setelah penjelasan dari Kombes Pol Budi Hermanto, menyebutkan bahwa penyidik hanya memperbaiki dokumen yang sudah jadi dan tidak ada bukti bahwa kertas bekas itu digunakan untuk membuat berita acara palsu.
Budi juga memperlihatkan bahwa dokumen yang menjadi objek viral itu ada dan tidak ada nama "BAP" di dua sisi. Dia menjelaskan bahwa penyidik tersebut sudah disepakati oleh terlapor dan tidak ada rekayasa kasus narkoba, melainkan hanya kesalahpahaman.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri juga memberikan imbauan kepada seluruh jajaran untuk kembali mengingatkan bahwa ketentuan dasar didukung oleh anggaran dan tidak perlu menggunakan kertas yang sisa atau bekas.
Dalam beberapa hari terakhir, video viral yang mengungkapkan penyidik menggunakan kertas bekas untuk membuat berita acara interogasi di waktu yang sama menjadi viral. Namun, setelah penjelasan dari Kombes Pol Budi Hermanto, menyebutkan bahwa penyidik hanya memperbaiki dokumen yang sudah jadi dan tidak ada bukti bahwa kertas bekas itu digunakan untuk membuat berita acara palsu.
Budi juga memperlihatkan bahwa dokumen yang menjadi objek viral itu ada dan tidak ada nama "BAP" di dua sisi. Dia menjelaskan bahwa penyidik tersebut sudah disepakati oleh terlapor dan tidak ada rekayasa kasus narkoba, melainkan hanya kesalahpahaman.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri juga memberikan imbauan kepada seluruh jajaran untuk kembali mengingatkan bahwa ketentuan dasar didukung oleh anggaran dan tidak perlu menggunakan kertas yang sisa atau bekas.