Dua perjalanan KA jalur utara masih dibatalkan imbas banjir Pekalongan

Pekalongan, Jawa Tengah, masih menjadi penghalang bagi dua perjalanan KA yang berkecepatan tinggi. Meski jalur rel sudah bisa dilewati setelah banjir surut, perjalanan KA Sembrani dan Argo Bromo Anggrek dari Surabaya ke Jakarta masih dibatalkan.

Pihak PT KAI (Persero) mengatakan bahwa petugas masih berupaya melakukan normalisasi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi untuk membuat perjalanan KA semakin normal. Namun, sayangnya, kecepatan maksimal KA masih dibatasi hanya 40 km/jam.

Jalur rel di Pantura Jawa Tengah terputus sejak Minggu lalu karena banjir yang melanda wilayah Pekalongan. Dengan demikian, semua perjalanan KA yang melintas di jalur tersebut akhirnya dipotong. Sayangnya, kecepatan KA masih di bawah normal, sehingga perjalanan menjadi sangat lambat.

Jika semua jalur rel sudah bisa dilewati, maka perjalanan KA akan semakin cepat dan nyaman bagi penumpang. Namun, terlebih dahulu harus ada kesiapan dari pihak PT KAI untuk memastikan keselamatan perjalanan KA menjadi prioritas utama dalam upaya pemulihan jalur yang terendam banjir.

Perjalanan KA di Pantura Jawa Tengah akan semakin berarus setelah semua jalur rel sudah bisa dilewati. Hanya ingin menunggu saatnya ini segera tiba, sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan cepat.
 
Saya rasa PT KAI harus mulai dari sini, serius banget sih... 40 km/jam? Ini seperti bermain main dengan waktu, nggak peduli apa kecepatan KA itu, penumpang masih di luar ruangan nunggu. Suhu panas ini, siapa yang mau menunggu 3 jam lagi untuk sampai Jakarta? Lalu, mengapa harus normalisasi jalur rel begitu lambat? Saya rasa jadwal perjalanan KA harusnya lebih realistis, nggak cuma harap-harapan.
 
ini seru banget gak, banjir lagi di Pekalongan πŸŒͺ️. sih udah lama kena banjir, tapi masih belum bisa diluruskan. itu bikin penumpang kesulitan, terutama yang dari Surabaya ke Jakarta. kalau semua jalur rel bisa dilewati, perjalanan KA akan lebih cepat dan nyaman. tapi sekarang udah 40 km/jam aja, masih jauh dari idealnya. harap PT KAI bisa segera memulihkan jalur rel yang terendam banjir. 🀞
 
Aku pikir PT KAI harus makin serius dalam pekerjaan normalisasi jalur rel di Pekalongan. Banjir surut itu gampang banget, tapi masih terjadi masalah. Apalagi dengan kecepatan KA hanya 40 km/jam, kayaknya penumpang sudah bosan banget. Aku rasa PT KAI harus fokus lebih pada keselamatan dan kenyamanan perjalanan KA. Mereka harus bikin sistem pengawasan yang lebih baik agar tidak terjadi kecelakaan lagi. Dan kalau semua jalur rel sudah bisa dilewati, maka kayaknya penumpang akan merasa puas. Tapi sampai sekarang, aku masih ragu-ragu tentang keselamatan perjalanan KA di Pantura Jawa Tengah πŸ€”πŸš‚
 
Kalo KA tidak bisa langsung ngelajui kecepatan tinggi di Pantura Jawa Tengah, kayak gini aja sambil-sambil nanti. Belom ada kesempatan sih, banjir surut itu bisa kembali terjadi nanti kan. PT KAI harus pake waktunya untuk normalisasi jalur rel, sampe semua jalan raya bisa dilewati dan penumpang tidak harus ngeluhin lagi kecepatan KA yang lambat.
 
Eh kira-kira nanti gak bisa naik ke Jakarta lagi sih? Sembrani dan Argo Bromo Anggrek pasti nggak mau jadi pilihan ya... Kali ini banjir di Pekalongan udah surut, tapi masih nggak bisa naik KA dengan cepat. Gimana caranya ya nanti bisa naik dengan 40 km/jam itu? Perlu waktu lagi banget untuk normalisasi jalur rel. Saya harap gak terlambat banget...
 
Gue bayangkan aja kalau semester akhir nanti gue harus jalan KA dari Surabaya ke Jakarta, tapi masih diantre sama banjir di Pekalongan... Gak bisa dipungut biaya sekolah sih! Seharusnya PT KAI punya prioritas untuk memperbaiki jalur rel itu dulu. Mau nanti semester akhir kita masuk sakit karena jalan KA yang kalah kecepatan dari yang benar... Wah, semoga suatu hari nanti semua jalur rel sudah selesai dan perjalanan KA di Pantura Jawa Tengah bisa berarus lebih cepat! πŸš‚πŸ’¨
 
Kalau mau benar-benar sembroni, aku penasaran apa yang bikin PT KAI harus begitu serius? Sejak dulu KA sudah ada di Indonesia, ayo jangan takut banjir lagi! Tapi kayaknya, aku nggak bosen ya. Kalau perjalanan KA lebih cepat dan nyaman, aku tidak sabar-sabaran menunggunya 😊. Yang penting adalah keselamatan, tapi gimana kalau kita bisa memiliki kecepatan yang lebih seru? 120 km/jam, itu nggak terlalu badut kan? πŸš‚πŸ’¨
 
Hmm, mau ngomong apa lagi kalau KA di Pekalongan masih gak bisa jalan dengan normal, sih. Pihak PT KAI sama-sama kalo udah banjir surut, jalur rel udah bisa dilewati, tapi kecepatannya masih dibatasi 40 km/jam? Lagi-lagi penumpang kena ditunggu-tenggelam kayak gitu 😐. Kalau mau nyaman dan cepat, harus ada prioritas keselamatan, yach πŸš‚πŸ’¨.
 
Pokoknya lama banget sih, 40 km/jam kayak apa? πŸ€¦β€β™‚οΈ Sembrani dan Argo Bromo Anggrek kayak tidak mau jadi KA nih πŸ˜’. Banjir surut punya efek yang serius, kalau semua jalur rel bisa dilewati aja perjalanan kayak lebih cepat deh πŸš‚. Tapi PT KAI still jalan aja, normalisasi jalur relnya kayak proses lama banget πŸ•°οΈ. Hanya sembari menunggu, kayak ni nanti perjalanan KA di Pantura Jawa Tengah bakal lebih asyik dan cepat deh 😎
 
Eh, gak keberanian nunggulin KA sembari jalan rel di Pekalongan masih kotor πŸ€¦β€β™‚οΈ. Kalau mau ambil kecepatan 200 km/jam, toh harus duduk jepit terlebih dahulu πŸ˜…. Tapi, ini waktunya memperbaiki jalur rel dan meningkatkan keamanan perjalanan KA. Semoga suatu hari nanti kita bisa naik KA dengan nyaman tanpa henti πŸš‚πŸ’¨
 
Udah nggak lama banget since banjir surut di Pekalongan, masih banyak keterlambatan dari PT KAI πŸ€¦β€β™‚οΈ. Gue pikir apa sih yang salah di pihak mereka? Mereka gak bisa lagi? πŸ™„ Nah kiri di sini, sembari menunggu beberapa kali kembali operasional KA di Pantura Jawa Tengah, penumpang harus nggak sabar ya 😩. Gue harap PT KAI bisa kembali normal di sini, gue udah nggak bisa nyaman nggak pergi kerja dengan lama πŸ’¨.
 
Eh, kayaknya jalan KA di Pantura Jawa Tengah masih nggak pas sama aja seperti masa lalu... kenangan aku saat lagi traveling dari Surabaya ke Jakarta, selalu nyaman banget dengan kecepatan KA yang tinggi... sekarang kalau sudah banjir lagi, kaosnya hanya 40 km/jam aja... jalan KA di masa lalu lebih cepat dan nyaman banget... sayangnya masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki sebelum perjalanan KA bisa menjadi semakin normal...
 
Makasih ya gini... penghalang Pekalongan masih bikin perjalanan KA gak nyaman banget! Setelah banjir surut, jalur rel udah bisa dilewati, tapi perjalanan KA Sembrani & Argo Bromo Anggrek dari Surabaya ke Jakarta masih dibatalkan. Maksudnya, kecepatan maksimal KA masih di bawah 40 km/jam, apa sih kecepatannya kabar? Biar cepat dan nyaman, harus ada kesiapan dari PT KAI dulu...
 
Gue rasa kaya jengah ari PT KAI, sih. Mereka udah bisa dilewati jalur rel di Pekalongan, tapi masih nggak bisa naik kecepatan KA. 40 km/jam itu wajib lebih cepat banget! Gue pikir kalau sekarang sudah bisa dilanjutkan operasional KA, maka harus ada prioritas utama yaitu keselamatan perjalanan. Jadi, gak usah terburu-buru kan? 😊
 
kembali
Top