Dua Kurir Kasus Demo Agustus Divonis Pengawasan, Langsung Bebas

Dua Kurir Demo Agustus Divonis Dibebaskan, Tak Ada Masa Tahanan

Kemarin (29/1/2026), majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memberikan keputusan hukum terhadap dua kurir paket yang menjadi terdakwa dalam kasus demonstrasi pada Agustus 2025. Arpan Ramdani dan Muhammad Adriyan dihukum dengan pidana 10 bulan penjara.

Namun, karena mereka melakukan syarat-syarat tertentu, maka kedua kurir tersebut tidak perlu menjalani masa sisa tahanan. Menurut keputusan majelis hakim, karena syarat-syarat tersebut bersifat opsional, maka kedua terdakwa dapat langsung dibebaskan.

Terdakwa Arpan dan Adriyan harus tetap mendapatkan pengawasan selama kurun waktu satu tahun jika mereka melakukan pelanggaran pidana. Jika dalam masa tersebut ditemukan adanya pelanggaran, maka kedua kurir tersebut dapat kembali dijebloskan ke dalam bui.

Majelis hakim memberikan putusan ini demi mengurangi kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan Indonesia dan mendorong rehabilitasi bagi kedua terdakwa.
 
Saya tidak pernah berharap mereka bebas begitu saja 🤔. Saya tahu syarat-syaratnya hanya opsional, tapi masih tidak adil banget. Dua bulan penjara pun sudah cukup lama, sih. Mereka harus bisa membuktikan diri sendiri bahwa mereka tidak akan melanggar lagi, apa lagi kalau ada pelanggaran lagi? 🚨. Saya rasa ini hanya satu contoh dari sistem yang tidak adil di Indonesia.
 
Kira-kira ini apa maksudnya? Jika mereka lulus syarat-syarat, maka langsung bebas aja? Tapi siapa yang menentukan syarat-syarat itu? Kalau bukan jadi lembaga pemasyarakatan saja yang bisa merugikan mereka? Apa kalau ada penipu atau korupsi di dalamnya? Maka dari itu, saya pikir lebih baik jika masa sisa tahanan diajak untuk dibiarkan lebih lama, sehingga kita bisa yakin bahwa mereka sudah benar-benar bebas dan tidak akan kembali menjalani masa tahanan. Saya paham bahwa majelis hakim ingin mengurangi kapasitas lembaga pemasyarakatan, tapi giliran kami siapa yang harus memilih? 🤔
 
Gue pikir ini benar-benar keren banget! Kedua kurir demo itu gue rasa sudah cukup beres. Kalau mereka duduk penjara, aja macet aja nih. Pemerintah juga udah lama ngelola kasus ini, jadi gue pikir waktunya untuk melepaskan mereka. Kalau masih ada pelanggaran di masa depan, mending ejablasin saja, kan?
 
Aku merasa sedih banget kalau Arpan & Adriyan harus menjalani masa tahanan lagi. Mereka sudah melakukan banyak hal yang positif untuk memperjuangkan hak-hak mereka, dan sekarang punya kesempatan lagi untuk pulang ke keluarga mereka. Aku harap mereka bisa fokus pada rehabilitasi dan tidak ada masalah lagi dalam 1 tahun depan 🤞
 
Pernah dengar siapa yang bilang, "Kekerasan tidak pernah ada suatu waktu". Kita harus belajar dari kasus ini bahwa kekerasan adalah akibat dari ketidakpahaman dan kesalahpahaman. Jika kita bisa menemukan cara untuk membicarakan masalah dengan tenang dan santai, mungkin saja kita tidak akan pernah jatuh ke dalam kekerasan. Kita harus lebih banyak berbicara dan mendengarkan, bukan menyeruduk.
 
ini kasusnya kayaknya agak menarik banget, aku pikir 10 bulan penjara untuk kurir demo bisa cukup keras, tapi kalau syarat-syarat yang mereka lakukan itu sudah sesuai dengan hukum, maka aku tidak terlalu kecewa. tapi apa yang aku ingin tanyakan adalah, bagaimana cara pemerintah itu bisa memastikan bahwa kedua kurir ini tidak akan melakukan pelanggaran lagi dalam masa pengawasan satu tahun? harus ada cara lain untuk mencegah hal ini, seperti lebih banyak pengawasan atau diskusi dengan mereka sebelum mereka dilepaskan? 🤔
 
Saya penasaran sih, bagaimana caranya syarat-syarat yang dibebaskan itu bisa langsung berlaku? Sebagai orang biasa, kalau saya melakukan sesuatu dengan "opsional", saya tidak yakin sih apa yang akan terjadi. Siapa yang punya kebebasan seperti itu? 🤔
 
kembali
Top