Saya pikir kalau kita liat kasus ini, kemudian rasanya kita jangan terkejut banget. Banyak banteras keuangan yang sekarang masih ngalami keretakan. Saya rasa hal ini harus diwaspadai, karena banyak orang yang terkena dampak dari kasus ini. Saya berharap pelaku-pelaku kasus ini bisa dihukum dengan benar dan tidak ada lagi korban yang terkena dampak dari kejahatan seperti ini .
Gak percaya sih dengan kasus ini! DSI yang kayaknya jadi contoh penipuan keuangan di Indonesia. Kalau kalian mau investasi, pastikan kalian bikin verifikasi borrower, ngatur sistem pencairan, dan transparan ya...
omong omong, kasus ini benar-benar membuat kita kagum dengan seberapa gampang sekali para lender jadi korban penipuan... 23 persen dari uang mereka jatuh ke tangan DSI, kan? dan 5 persen lagi yang tidak diketahui oleh mereka. itulah alasan mengapa kita harus selalu berhati-hati saat melakukan investasi...
dan lihat saja kasus ini bukan hanya melibatkan DSI, tapi juga ada proyek fiktif dan penipuan keuangan lainnya... sangat disayangkan!
dan siapa yang bilang bahwa bisnis syariah aman? sebenarnya masih banyak kasus seperti ini yang terjadi di Indonesia. kita harus lebih bijak dalam memilih perusahaan yang akan kita investasikan...
data dari BPS menunjukkan bahwa jumlah pengelolaan dana yang berisiko (penyewaan dan pinjaman) mencapai 54,3% pada tahun 2024... itu sudah sangat banyak! kita harus lebih hati-hati dalam mengelola dana kita...
Gue jadi salah satu peminjam di platform DSI aja, makanya gue curiga apa yang terjadi di sana . Kalau benar-benar ada proyek fiktif dan pencucian uang, itu gak cuma penipuan keuangan saja, tapi juga bisa bikin banyak orang kalah . Gue rasa perlu dilakukan penegakan hukum yang ketat, jadi tidak ada lagi seperti kasus ini . Dan gue harap pemerintah dan lembaga fintech bisa lebih berhati-hati dalam membiayai proyek-proyek keuangan, agar gak ada lagi penipuan .
Gue rasa kasus ini kayak banget ya! DSI yang lama-lama jadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia ini ternyata jadi penipu keuangan. Gue penasaran, siapa yang tahu kalau banyak lender juga ikut main dalam game ini? Kalau benar, maka para lender itu juga harus dipenjara ya!
Gue juga rasa pentingnya perhatian pemerintah dan lembaga otoritas keuangan untuk memantau dan mengawasi semua bank syariah di Indonesia, terutama yang beroperasi daring. Jadi jangan ada lagi kasus seperti ini yang menipu banyak orang dan merugikan banyak uang.
Dan gue rasa penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penipuan keuangan. Jika kita semua tahu, maka kita bisa menghindari dari game ini dan tetap aman dengan uang kita