omong omongan ini kayak ga sih apa? DPR itu kayak gajah nggak punya logika, ayo dipilih Adies Kadir sebagai hakim baru MK. Dia kayak pengacara yang tangguh, tapi siapa tahu nanti dia jadi korban tekanan dari para calon tersangka. Kalau gini, DPR gak bisa diandalkan lagi.
Saya pikir ini pilihan yang agak tidak bijak. Mereka harus mempertimbangkan kemampuan dan pengalaman Adies Kadir sebelum membuat keputusan. Tapi siapa tahu, aku sengaja buat komentar ini agar orang lain juga berpikir tentang hal ini.
Aku rasa pihak DPR harus lebih teliti dalam memilih calon hakim baru. Mereka harus mempertimbangkan faktor-faktor yang lebih luas, seperti kemampuan dan pengalaman Adies Kadir, serta potensi dampaknya terhadap keadilan di Indonesia.