DPR RI Tidak Sabar untuk Melihat Penyelenggaraan Haji 1447 Hijriah/2026 M Berjalan dengan Baik
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj) telah mempersiapkan segala aspek layanan untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M. Menhaj menegaskan bahwa seluruh arahan dari Komisi VIII DPR RI menjadi pedoman utama dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan tepat waktu, berkualitas, dan berorientasi penuh pada pelindungan jemaah.
Menhaj juga menegaskan komitmen kementeriannya untuk memprioritaskan aspek keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jemaah sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Ia menyampaikan bahwa seluruh unsur layanan telah dipersiapkan secara matang dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jemaah sebagai prioritas utama.
Menhaj juga akan menyampaikan rencana dan jadwal pemberangkatan jemaah haji per embarkasi. Penjelasan tersebut mencakup jadwal penerbangan dan jenis pesawat setiap kloter, kepastian pelunasan seluruh layanan haji, serta keterbukaan informasi terkait akomodasi jemaah.
Selain itu, Menhaj juga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi data penempatan jemaah, termasuk di Arafah, Mina, dan jalur Muzdalifah, serta jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj) telah mempersiapkan segala aspek layanan untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M. Menhaj menegaskan bahwa seluruh arahan dari Komisi VIII DPR RI menjadi pedoman utama dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan tepat waktu, berkualitas, dan berorientasi penuh pada pelindungan jemaah.
Menhaj juga menegaskan komitmen kementeriannya untuk memprioritaskan aspek keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jemaah sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Ia menyampaikan bahwa seluruh unsur layanan telah dipersiapkan secara matang dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jemaah sebagai prioritas utama.
Menhaj juga akan menyampaikan rencana dan jadwal pemberangkatan jemaah haji per embarkasi. Penjelasan tersebut mencakup jadwal penerbangan dan jenis pesawat setiap kloter, kepastian pelunasan seluruh layanan haji, serta keterbukaan informasi terkait akomodasi jemaah.
Selain itu, Menhaj juga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi data penempatan jemaah, termasuk di Arafah, Mina, dan jalur Muzdalifah, serta jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah.