Sujud Tilawah: Doa Harapan yang Paling Masyhur dalam Agama Islam
Saat ini banyak masyarakat Indonesia yang memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an dan berdoa melalui doa sujud tilawah. Sujud tilawah adalah salah satu kegiatan ibadah yang sangat penting dalam Islam karena hukumnya sangat dianjurkan oleh sebagian besar ulama.
Menurut Mayoritas Ulama, sujud tilawah dianggap Sunnah Muakkad, artinya sangat dianjurkan dan perlu dilakukan oleh setiap Muslim. Selain itu, Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa hukum sujud tilawah adalah wajib bagi setiap muslim.
Sujud tilawah memiliki keutamaan yang besar. Menurut sebuah hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika anak Adam membaca ayat sajdah dan kemudian berdoa, maka setan akan menyingkir sambil menangis dan berkata "Celakalah aku! Anak Adam diperintah sujud lalu ia sujud, maka baginya surga. Sedangkan aku diperintah sujud namun aku membangkang, maka bagiku neraka".
Mengenai doa sujud tilawah yang paling masyhur, di dalam artikel tersebut disebutkan contoh bacaan doa sujud tilawah yang paling masyhur adalah:
"Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam'ahu, wa bashorohu bi khaulihi wa kuuwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqiin"
Artinya: "Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran serta penglihatan dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha Berkah Allah, sebaik-baik Pencipta".
Jika Anda kesulitan menghafal doa di atas, para ulama memperbolehkan membaca doa sujud salat biasa seperti: "Subhaana robbiyal a'laa" (Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi).
Berikut adalah 15 titik ayat sajdah dalam Al-Qur'an yang dapat Anda kenali di mushaf Al-Qur'an.
Dalam sujud tilawah, ada beberapa cara untuk melakukan doa tersebut. Ada dua cara yang paling umum yaitu:
1. Di Luar Salat (Saat Tadarus)
- Niat: Cukup dalam hati untuk melakukan sujud tilawah.
- Takbir: Mengucapkan "Allahu Akbar" tanpa mengangkat tangan menurut sebagian besar ulama.
- Sujud: Melakukan sujud satu kali dan membaca doa sujud tilawah.
- Duduk & Salam: Bangun dari sujud, duduk sejenak, lalu mengucapkan salam.
2. Di Dalam Salat
- Imam/Munfarid: Setelah membaca ayat sajdah, langsung bertakbir dan sujud tanpa rukuk. Setelah membaca doa, kembali berdiri untuk melanjutkan bacaan ayat atau langsung rukuk.
- Makmum: Wajib mengikuti imam. Jika imam sujud, makmum sujud. Jika imam tidak sujud, makmum tidak boleh sujud sendirian karena akan membatalkan salat.
Demikian panduan lengkap mengenai doa sujud tilawah yang dapat Anda gunakan untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an dan mendapatkan keutamaan dalam ibadah Islam.
Saat ini banyak masyarakat Indonesia yang memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an dan berdoa melalui doa sujud tilawah. Sujud tilawah adalah salah satu kegiatan ibadah yang sangat penting dalam Islam karena hukumnya sangat dianjurkan oleh sebagian besar ulama.
Menurut Mayoritas Ulama, sujud tilawah dianggap Sunnah Muakkad, artinya sangat dianjurkan dan perlu dilakukan oleh setiap Muslim. Selain itu, Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa hukum sujud tilawah adalah wajib bagi setiap muslim.
Sujud tilawah memiliki keutamaan yang besar. Menurut sebuah hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika anak Adam membaca ayat sajdah dan kemudian berdoa, maka setan akan menyingkir sambil menangis dan berkata "Celakalah aku! Anak Adam diperintah sujud lalu ia sujud, maka baginya surga. Sedangkan aku diperintah sujud namun aku membangkang, maka bagiku neraka".
Mengenai doa sujud tilawah yang paling masyhur, di dalam artikel tersebut disebutkan contoh bacaan doa sujud tilawah yang paling masyhur adalah:
"Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam'ahu, wa bashorohu bi khaulihi wa kuuwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqiin"
Artinya: "Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran serta penglihatan dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha Berkah Allah, sebaik-baik Pencipta".
Jika Anda kesulitan menghafal doa di atas, para ulama memperbolehkan membaca doa sujud salat biasa seperti: "Subhaana robbiyal a'laa" (Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi).
Berikut adalah 15 titik ayat sajdah dalam Al-Qur'an yang dapat Anda kenali di mushaf Al-Qur'an.
Dalam sujud tilawah, ada beberapa cara untuk melakukan doa tersebut. Ada dua cara yang paling umum yaitu:
1. Di Luar Salat (Saat Tadarus)
- Niat: Cukup dalam hati untuk melakukan sujud tilawah.
- Takbir: Mengucapkan "Allahu Akbar" tanpa mengangkat tangan menurut sebagian besar ulama.
- Sujud: Melakukan sujud satu kali dan membaca doa sujud tilawah.
- Duduk & Salam: Bangun dari sujud, duduk sejenak, lalu mengucapkan salam.
2. Di Dalam Salat
- Imam/Munfarid: Setelah membaca ayat sajdah, langsung bertakbir dan sujud tanpa rukuk. Setelah membaca doa, kembali berdiri untuk melanjutkan bacaan ayat atau langsung rukuk.
- Makmum: Wajib mengikuti imam. Jika imam sujud, makmum sujud. Jika imam tidak sujud, makmum tidak boleh sujud sendirian karena akan membatalkan salat.
Demikian panduan lengkap mengenai doa sujud tilawah yang dapat Anda gunakan untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an dan mendapatkan keutamaan dalam ibadah Islam.