Warga Kota Serang mengajukan protes keras menolak pengiriman sampah dari Tangsel ke TPSA Cilowong. Menurut warga, kerja sama tersebut dinilai dilakukan tanpa persetujuan dan tidak ada sosialisasi terlebih dahulu.
Penyebab utama protes ini adalah dampak negatif yang ditimbulkannya bagi lingkungan di Taktakan, yaitu paru-paru Kota Serang. Warga mengklaim bahwa bau menyengat dari pengiriman sampah itu sangat mengganggu dan tidak nyaman.
Penanganan penolakan ini juga didukung oleh Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, yang menjelaskan bahwa pihaknya telah memperketat pengawasan dengan mendirikan pos pemeriksaan di Kilometer 68 dan daerah Cakung untuk mencegah kehilangan air lindi.
Namun, warga juga menanyakan kelayakan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari kerja sama tersebut. Mereka meminta transparan mengenai pengelolaan air lindi yang mencemari lingkungan.
Penyebab utama protes ini adalah dampak negatif yang ditimbulkannya bagi lingkungan di Taktakan, yaitu paru-paru Kota Serang. Warga mengklaim bahwa bau menyengat dari pengiriman sampah itu sangat mengganggu dan tidak nyaman.
Penanganan penolakan ini juga didukung oleh Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, yang menjelaskan bahwa pihaknya telah memperketat pengawasan dengan mendirikan pos pemeriksaan di Kilometer 68 dan daerah Cakung untuk mencegah kehilangan air lindi.
Namun, warga juga menanyakan kelayakan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari kerja sama tersebut. Mereka meminta transparan mengenai pengelolaan air lindi yang mencemari lingkungan.