DKI Belum Akan Tambah Sumur Resapan Baru untuk Atasi Banjir

Pemerintah DKI Jakarta belum merencanakan penambahan sumur resapan baru untuk menangani masalah banjir. Saat ini, pihak berwenang lebih memilih untuk mengoptimalkan fungsi sumur resapan yang sudah ada. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa sumur resapan yang ada di daerah tersebut masih bisa digunakan dengan baik.

Pramono juga mengatakan bahwa dirinya tidak ingin memperdebatkan tentang masalah ini karena selama ini, pihaknya telah menggunakan sumur resapan dengan baik. Tetapi, ia juga tidak ingin berandai-andai tanpa data yang cukup tentang kemungkinan kerusakan lingkungan akibat pembangunan sumur resapan baru.

Ia menyebutkan bahwa beberapa negara seperti Italia dan Rusia juga mengalami banjir akibat cuaca ekstrem. Namun, ia berkonsentrasi pada penanganan banjir di Jakarta dan tidak ingin berbicara tentang hal ini tanpa data yang cukup.
 
Wow 🀯! Itu kayaknya sulit diprediksi ya kalau guber DKI Jakarta mau buat tambah sumur resapan. Kalo nggak ada data yang cukup, kaya gitu berbicara tentang banjir dan tidak bisa mengatasi masalahnya. Italia dan Rusia udah punya masalah itu, tapi Jakarta kayaknya harus lebih teliti dulu πŸ€”πŸ’¦
 
Wah, rasanya lagi-lagi pemerintah DKI Jakarta tidak ingin memperbaiki masalah banjir di kota ini πŸ€”. Aku pikir ini salah keputusan, karena sudah lama Jakarta mengalami banjir dan akhirnya jadi masalah besar bagi masyarakat. Tapi, aku juga paham dengan pendapat Gubernur Pramono Anung, bahwa sumur resapan yang ada masih bisa digunakan dengan baik, tapi aku rasa ini tidak cukup untuk menangani masalah banjir di Jakarta.

Aku pikir apa yang perlu dilakukan adalah melakukan penelitian yang lebih lanjut tentang kemungkinan kerusakan lingkungan akibat pembangunan sumur resapan baru. Tapi, sepertinya pemerintah sudah tidak ingin memperdebatkan tentang hal ini πŸ™…β€β™‚οΈ. Aku harap pemerintah bisa melakukan penelitian yang baik dan menemukan solusi yang tepat untuk menangani masalah banjir di Jakarta. Semoga bisa mengurangi dampak banjir di kota ini πŸ’¦.
 
Wah, banjir lagi di Jakarta πŸŒͺ️🚧. Aku pikir pemerintah harus mulai rencanakan aja. Makin banyak banjir, makin besar biaya pengangguran dan kerusakan infrastruktur. Sumur resapan yang sudah ada itu belum tentu bisa menangani banjir tahun depan. Aku harap Gubernur Pramono jangan takut berbicara tentang data lingkungan ya, tapi aku juga nyesel dia tidak ingin memperdebatkan. Mau tahu kenapa? Karena pihaknya sudah menggunakan sumur resapan dengan baik itu bukan berarti tidak perlu lagi dicoba. Aku rasa penambahan sumur resapan baru bisa jadi solusi yang tepat, tapi aku juga nyesel kita masih banyak yang nggak punya akses ke fasilitas yang baik πŸ€”πŸŒŠ.
 
Pak Gubernur Pramono serius-nye aja nih, nggak mau berbicara tentang masalah banjir di Jakarta sama sekali. Banjir kembali lagi, tapi dia lebih suka ngoptimalkan sumur resapan lama daripada memperbarui sistem drainase yang sudah lama tidak di upgrade. Italia dan Rusia punya banjir, tapi dia masih ingin berbicara tentang hal ini? Saya pikir Dia suka sekali nyaman di tempat kerja, nggak peduli dengan masalah-masalah yang dialami oleh rakyat Jakarta 🀣
 
Banget aja sih kebenaran kalau pemerintah Jakarta masih nggak bikin sumur resapan baru kalaanya banjir ngegoyot banjir... Mungkin karena nggak ada data yang cukup tentang efeknya, tapi nggak bisa dipungut omong-omongan aja... Italia dan Rusia punya banjir juga, tapi Jakarta tetap banjir kalaanya hujan turun. Saya rasa pemerintah Jakarta harus lebih proaktif dalam menangani masalah ini, bukan tunggu data yang cukup aja... πŸ€¦β€β™‚οΈ
 
πŸ€” Masalah banjir di Jakarta masih belum teratasi, apa lagi kalau pemerintah jadi berlari di belakang. Kalau aja sekarang udah ada sumur resapan yang nggabut, siapa nanti yang mau membangun lagi? πŸ€·β€β™‚οΈ Tapi aku ngerasa kalau Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung udah lupa satu hal, banjir bukan hanya soal cuaca ekstrem, tapi juga soal pengelolaan sumber daya air yang benar.

Aku pikir Gubernur ini lebih fokus pada kepentingannya sendiri daripada mengatasi masalah yang nyata. Kalau tidak ada data yang cukup tentang kerusakan lingkungan, siapa nanti yang akan bertanggung jawab? πŸ€¦β€β™‚οΈ Aku harap pemerintah DKI Jakarta bisa lebih bijak dan tidak hanya memanfaatkan sumur resapan yang sudah ada, tapi juga mencari solusi baru untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta. πŸ’‘
 
Makasih aja ya, gue pikir kalau gabenor DKI Jakarta udah lama ngalami banjir, jadi harus ada rencana buat mengatasinya, tapi sepertinya gabenornya malas ngawanin masalah ini. Gue berpendapat bahwa kalau tidak ada data yang cukup, maka kita malah tidak tahu apa-apa. Apa sih kabar dari Italia dan Rusia kalau juga banjir akibat cuaca ekstrem? Sepertinya kalau gabenor DKI Jakarta lebih fokus pada penanganan banjir di Jakarta, itu berarti ada kerusakan lingkungan, tapi dia malas ngawanin... πŸ€”πŸ’¦
 
Gue pikir pramono lupa bahwa gue sendiri yang pengalaman banjir di rumahku tahun lalu 🀯! Gue harus memakai omong-omongan saja aja, kalau mau tahu nanya dari sumber lain aja deh, tapi siapa tahu, pramono udah punya rencana yang bagus untuk menangani banjir, saya harap banjir tidak datang lagi di Jakarta πŸ˜”.
 
Maksudnya lagi, pemerintah DKI Jakarta nggak punya rencana untuk memperbaiki sistem drainase Jakarta, padahal banjir sudah terjadi sebelumnya deh πŸ€¦β€β™‚οΈ! Gubernur Pramono Anung malah bilang bahwa sumur resapan yang ada masih bisa digunakan dengan baik, tapi siapa yang percaya?πŸ™„ Italia dan Rusia udah terkena banjir karena cuaca ekstrem, tapi Jakarta udah terkena banjir 10 kali saja, apa kabarin dari itu? πŸ€” Mungkin kita harus mulai membuat rencana yang lebih matang sebelum memulai proyek yang besar seperti ini... dan pastikan ada data yang cukup dulu, nggak boleh berbicara tanpa data πŸ˜….
 
Banget ya, kerusakan lingkungan dari sumur resapan baru itu masih belum dipertimbangkan dengan baik! πŸ€” Mungkin harusnya ada lebih banyak survei dan penelitian tentang dampaknya terhadap lingkungan sebelum banjir kembali datang. Italia dan Rusia udah mengalami banjir karena cuaca ekstrem, tapi kita di Jakarta masih belum siap untuk menghadapi banjir? πŸŒͺ️ Gubernur Pramono Anung harus lebih proaktif dalam menganalisis data dan mempertimbangkan keamanan lingkungan sebelum membuat keputusan. Apalagi dengan kondisi cuaca yang makin ekstrem karena perubahan iklim, kita harus siap untuk menghadapi berbagai situasi! πŸ’ͺ
 
Maksudnya siapa tahu kalau aku juga pengguna sumur resapan di rumahku nih... kayaknya kalau masih bisa digunakan dengan baik, tentu saja itu adalah solusi yang bagus πŸ’‘. Tapi, kan sih, Jakarta udah terkena banjir 3 kali lama, kalau ini tidak ada solusi maka aku bayangin banjir Jakarta nanti jadi masalah yang besar, dan berantai kena korban hidup banyak orang... mungkin pemerintah harus konsultasikan dengan ahli-ahlinya ya... πŸ€”
 
Kalau gak ada data yang cukup, kan kabaranya nggak asli? Mereka mengatakan bahwa sumur resapan yang sudah ada bisa digunakan dengan baik, tapi gimana kalau cuaca ekstrem itu datang lagi? Jakarta udah sering banjir, kayaknya perlu diwaspadai. Saya pikir gubln Pramono harus ngajak ilmuwan dan ahli lingkungan untuk sambil-sambil analisa tentang efek sumur resapan baru di Jakarta. Tapi, sekarang ini udah terlambat...
 
Pak Pramono, gimana kalau kita buat data ya? Kita lihat langsung kondisi sumur resapan di daerah itu sendiri, gimana aja kemungkinan kerusakan lingkungan. Italia dan Rusia punya cuaca ekstrem juga, tapi Jawa ini lebih sensitive banget dengan banjir. Maka dari itu, kita harus jujur banget dan buat data yang cukup sebelum nanti makin serius ya 😊🌳
 
Maksudnya apa kalau gini, Jakarta udah lama banjir, tapi pemerintah masih belum bongkar sumur resapan? 🀯 Nah, aku pikir kalau seharusnya mereka ngambil contoh dari negara-negara lain seperti Italia dan Rusia yang juga banjir, tapi mungkin aku salah karena sebenarnya aku punya pendapat yang berbeda lagi... πŸ€” Apakah jika mereka tambah sumur resapan, itu membuat Jakarta lebih susah banjir? Atau apakah kalau tidak, Jakarta akan terus banjir seperti sekarang? Aku ngakutubisasi sih...
 
Makasih dengerin kabar ini, tapi gue rasanya kurang puas juga... Gue pikir pemerintah kota Jakarta harus segera ambil tindakan serius mengatasi masalah banjir di daerahnya. Kalau hanya optimalkan sumur resapan yang sudah ada, itu tidak cukup buat mengatasi banjir yang terjadi karena cuaca ekstrem. Gue takut kalau gempa atau badai terus berkepanjangan dan membahayakan banyak orang. Italia dan Rusia bisa memiliki pengalaman yang serupa, tapi pemerintah Jakarta harus memikirkan kebutuhan rakyatnya. Mungkin harus ada rencana yang lebih matang sebelum diambil tindakan apa pun...
 
Maksudnya apa sih? Banjir di Jakarta gak bisa ditangani dengan cara yang sederhana aja, kayak ngasih sumur resapan baru. Saya pikir itu masalah yang serius banget, tapi Pemkab justru lebih fokus pada memperbaiki sumur resapan lama. Apa yang salah dengan sumur resapan lama itu? πŸ˜• Gubernur Pramono nggak mau membicarakan tentang hal ini karena dirinya sudah terbiasa dengan cara itu, tapi gak berarti itu solusi yang tepat. Kita perlu memiliki data yang lebih banyak sebelum memutuskan untuk membuat sumur resapan baru. Dan apa yang terjadi di Italia dan Rusia? Mereka juga mengalami banjir karena cuaca ekstrem, tapi mereka nggak berbicara tentang itu tanpa data? Saya pikir ini masalah yang lebih luas, tapi Pemkab justru ingin terus melakukan cara yang sama. πŸ€”
 
kembali
Top