Gelombang tarik-menarik oleh AS terhadap Greenland telah menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak mau kalah dalam menuntut wilayah ini. Meskipun Denmark, negara penjajah historis Greenland, meminta agar AS tidak merebut pulau tersebut, namun keinginan Trump untuk mengambil alih Greenland tetap menjadi sumber perdebatan yang berlarut-larut.
Dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Indonesia, Lars Lokke Rasmussen telah menegaskan bahwa Denmark tidak akan terpaksa mencabul hak-hak dan kemerdekaannya di hadapan keinginan Trump. Dia menyatakan bahwa agar AS dapat memperoleh Greenland, mereka harus membayar harga yang mahal dalam bentuk perdagangan yang lebih baik.
Namun, Rasmussen juga menegaskan bahwa AS tidak boleh menggunakan tarik-menarik sebagai alat untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Dia menyatakan bahwa Denmark memiliki garis merah yang tidak boleh dilanggar dan bahwa rakyat Greenland memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri.
Perdebatan ini telah menjadi sumber kekhawatiran bagi negara-negara Eropa, termasuk Inggris. Menurut Starmer, ancaman tarif AS atas Greenland akan memiliki dampak buruk pada ekonomi Inggris.
Dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Indonesia, Lars Lokke Rasmussen telah menegaskan bahwa Denmark tidak akan terpaksa mencabul hak-hak dan kemerdekaannya di hadapan keinginan Trump. Dia menyatakan bahwa agar AS dapat memperoleh Greenland, mereka harus membayar harga yang mahal dalam bentuk perdagangan yang lebih baik.
Namun, Rasmussen juga menegaskan bahwa AS tidak boleh menggunakan tarik-menarik sebagai alat untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Dia menyatakan bahwa Denmark memiliki garis merah yang tidak boleh dilanggar dan bahwa rakyat Greenland memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri.
Perdebatan ini telah menjadi sumber kekhawatiran bagi negara-negara Eropa, termasuk Inggris. Menurut Starmer, ancaman tarif AS atas Greenland akan memiliki dampak buruk pada ekonomi Inggris.