Ditagih DPR Kenaikan Dana PIP, Mu'ti: Anggarannya di-Jamak Qasar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan bahwa nominal dana bantuan untuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi para siswa belum bisa dinaikan karena adanya pemangkasan anggaran yang signifikan. Hal ini menimbulkan kesenangan dalam hati bagi beberapa elemen di Komisi X DPR RI.

Sekali lagi, kami apresiasi mendapatkan info dana kebesarannya untuk tingkat SD menjadi Rp 600 ribu dan SMP menjadi Rp 1 juta. Tapi, kemudian informasi dikembalikan bahwa hanya ada penambahan penerima yakni untuk tingkat TK saja.

Kami berharap bahwa kenaikan itu dapat terjadi karena besaran saat ini sudah terlalu lama diterapkan dan tidak relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.
 
Saya pikir aja, apa gunanya ngomong-ngomong dana kebesarannya ya? Nah, aku lihat postingan Instagram temenku yang lagi bikin rumah sendiri, aku penasaran bisa dia buat bagaimana? Aku suka dekorasi interior, tapi aku masih banyak coba-coba. Lalu aku pikir, apa perlu aku ngomong-ngomong tentang dana PIP? Aku hanya ingin lihat temenku senang tidaknya dengan desain rumah-nya aja 🤔
 
Aku pikir kalau dana bantuan untuk PIP ini seharusnya diadopsi ke tingkat SD, SMP, maupun SMA karena kamu tau siapa aja yang akan menghadapi tekanan kompetitif di dunia industri yang saat ini sedang berkembang. Kenaikan dana saja sudah tidak cukup banget kalau tidak ada perubahan pada sistem dan kurikulum yang digunakan. Aku rasa perlu ada revolusi dalam hal itu supaya kita bisa menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih siap dan kompetitif 🤔
 
Makasih info ngebahas tentang PIP gini 🙏. Saya rasa kalau biaya bantuan sudah terus lama, sekarang juga harus ada kenaikan. Tapi apa tujuannya kalau hanya dipotong aja? Misalnya, siapa yang nggak terlulus atau tidak bisa melanjutkan ke tingkat SMP karena kurang uang 🤔. Saya pikir PIP harus lebih fokus pada program-program pengembangan kemampuan siswa daripada sekedar memberikan biaya.
 
Saya rasa aksi Pemangkasan anggaran itu gak masuk akal, kalo ada yang ngerasa senang, mereka itu orang kapan? Saya berasumsi karena ada beberapa orang di Komisi X DPR RI yang merasa senang dengan pemangkasan itu, tapi saya pikir yang benar adalah anak-anak Indonesia. Banyak sekali yang already kesulitan biaya sekolahnya sendiri, dan itu masih dana penerimaan negara aja, siapa nanti bakal bayar biaya sekolah? Saya rasa perlu ada penambahan anggaran lagi, atau memang kita harus berubah cara kita berpikir tentang pendidikan di Indonesia, tapi saya rasa tidak usah begitu keras, kok bisa diterapkan juga dengan cara yang lebih bijak dan cerdas. Dan benar-benar, Rp 600 ribu untuk SD dan Rp 1 juta untuk SMP itu masih kurang lagi, karena biaya sekolahnya sendiri sudah terlalu mahal sekarang. 🤔💸
 
Aku pikir itu sengaja kalau aja kenaikannya hanya untuk TK, kan? Aku bayak ngerti kalau ada kesepatan bisa belajar di PIP tapi Rp 600 ribu/SD dan Rp 1 juta/SMP masih terlalu rendah. Aku rasa apa yang dibutuhkan sih adalah kesempatan yang lebih luas dan lebih banyak, bukan hanya untuk tingkat yang paling rendah aja... :(

Aku suka cara Menteri Abdul Mu'ti ini, aku pikir dia memang mau jalan yang benar tapi kemudian terkena tekanan dari komisi-komisi...
 
[ GIF: Seorang anak sibuk belajar di meja sekolah, dengan mata yang tertekan ]

[Ayunin, kan?]

[GIF: Orang menggigit lidahnya sendiri, dengan mata yang bingung]

[Mending buat program belajar yang lebih relevant aja, gak perlu banyak diskusi tentang dana]

[ GIF: Seorang murid SMP sedang bermain game di tablet, sambil kawan lainnya sedang membaca buku ]

[Sekarang ini cinta anak ke bangunan pendidikan jadi pesta, kan? ]
 
Aku pikir itu salah paham, kalau mau naikin dana bantuan PIP, harus ada kebijakan yang kuat untuk mengatasi kesenangan elemen Komisi X DPR RI. Tapi ayo, tidak apa-apa kalau hanya ada penambahan penerima untuk TK saja, karena aku pikir itu masih lebih baik daripada tidak adanya.
 
Gue pikir kalau biaya bantuan PIP harus diangkat lagi... tapi gue juga paham bahwa ada anggaran yang dipotong. Gue senang sekali bisa mendapatkan dana Rp 600 ribu untuk SD dan Rp 1 juta untuk SMP, itu sangat membantu ya! Tapi, kemudian kabar tidak seperti kabar sebelumnya... gue berharap kalau kenaikan biaya itu masih bisa terjadi dan bukan hanya tambahan penerima saja. Gue pikir ini sudah lama sekali gue diterima dana bantuan yang begitu besar, tapi sekarang gue juga paham bahwa kondisi ekonomi tidak semudah-mudahan lagi...
 
gak bakar sih gini... menteri pendidikannya kayak gak punya sumber daya... Rp 600 ribu untuk SD, rp 1 juta untuk SMP, tapi masih ada yang kalah... kenapa dia harus memilih sih? kalau gak ada penambahan penerima, apa kegunaan dana itu sih? kira-kira sih akan ditabung di tasnya atau apa?
 
kembali
Top