Dua buah yang disebutkan di dalam Al-Qur'an memiliki manfaat besar untuk kesehatan umat manusia, salah satunya adalah menurunkan kadar kolesterol. Kandungan asam oleat pada buah zaitun dan pektin pada buah tin dapat membantu mengatur kadar kolesterol serta melindungi dari oksidasi.
Dalam Surat Al Mu'minun ayat 20, terdapat pengingat tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan. Zaitun memiliki kandungan asam oleat yang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung. Asam oleat dapat mengatur kadar kolesterol dan melindungi kolesterol LDL (jahat) dari oksidasi.
Selain itu, beberapa penelitian mencatat bahwa buah zaitun beserta minyaknya dapat menurunkan tekanan darah. Zaitun juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk melawan peradangan dan mengurangi pertumbuhan mikroorganisme.
Sementara itu, buah tin atau buah ara memiliki manfaat yang sama dalam menurunkan kadar kolesterol. Buah tin memiliki kandungan pektin atau serat larut yang membantu menurunkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah tin juga menjadi sumber kalsium dan potasium yang baik untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah kondisi seperti osteoporosis.
Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah SWT memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya buah tin sebagai pemanis alami sebelum gula menjadi populer seperti sekarang.
Dalam Surat Al Mu'minun ayat 20, terdapat pengingat tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan. Zaitun memiliki kandungan asam oleat yang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung. Asam oleat dapat mengatur kadar kolesterol dan melindungi kolesterol LDL (jahat) dari oksidasi.
Selain itu, beberapa penelitian mencatat bahwa buah zaitun beserta minyaknya dapat menurunkan tekanan darah. Zaitun juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk melawan peradangan dan mengurangi pertumbuhan mikroorganisme.
Sementara itu, buah tin atau buah ara memiliki manfaat yang sama dalam menurunkan kadar kolesterol. Buah tin memiliki kandungan pektin atau serat larut yang membantu menurunkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah tin juga menjadi sumber kalsium dan potasium yang baik untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah kondisi seperti osteoporosis.
Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah SWT memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya buah tin sebagai pemanis alami sebelum gula menjadi populer seperti sekarang.