Dirresnarkoba Polda DIY Ditunjuk Jadi Plh Kapolres Sleman

Tirto.id meliput: Polda DIY menunjuk Kombes Roedy Yulianto sebagai Plh Kapolres Sleman, setelah menonaktifkan Kapolresta Sleman, Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo. Hal ini dilakukan mengenai kasus Hogi Minaya yang sedang dipelajari. Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, penunjukan Plh tersebut bertujuan untuk memastikan pelayanan masyarakat di Polres Sleman tetap berjalan normal.

Sementara itu, Polda DIY menonaktifkan Kapolresta Sleman, Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo, sebagai tindakan komitmen untuk menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas institusi. Hal ini berdasarkan hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilaksanakan Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY.

Diketahui, audit tersebut menemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan sehingga proses penyidikan menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan berdampak pada menurunnya citra Polri.
 
Sudah ponok-ponok banget kayak ini 🙄. Maka-maka Kapolresta dipukul sementara Plh-nya langsung ditunjuk, tapi apa salahnya? Ngerasa seperti ada teka-teki yang ingin dicoba, tapi sebenarnya ada yang tidak jelas 😐. Maka-sampai ngerasa ada keraguan tentang siapa yang benar-benar harus bertanggung jawab atas segala hal di Polres Sleman 🤔. Aku harap bisa diperjelaskan nanti ya, agar masyarakat bisa tetap percaya dengan lembaga ini 💯.
 
Gue pikir ini salah strategi Polres Sleman, ya? Jika nggak mau dipertanyikan, maka harus diambil tindakan apa sih? Dengan menonaktifkan Kapolresta aja, gue rasa ini sama saja dengan nggak diawasi sama-sama. Kalo jadi Plh Kapolres, kalau ada masalah pasti akan langsung diputuskan. Gue ingat kalo gue masih SMA, di kelas kita ada bocah yang selalu bikin keributan, tapi guru itu nggak sabar, buatnya diantarai sama guru. Jadi apa keajaiban ini?
 
Gue rasa ini kayak gue bakal terjebak, apalagi kalau kita lihat dari perspektif yang tidak sering dibicarakan. Yang jadi masalah sini adalah bagaimana pilihan jawabannya. Polda DIY memutuskan untuk menonaktifkan Kapolresta Sleman dan memberikan Plh, tapi siapa yang bilang ini tidak tepat? Gue rasa ini lebih serius kalau gak ada tindakan komitmen, apalagi kalau kita lihat dari sudut pandang profesionalisme. Tapi, mungkin ini juga bisa dianggap sebagai strategi untuk menghindari kegaduhan di masyarakat yang memang sudah terjadi karena kasus Hogi Minaya. Sama-sama, gue rasa ini kayak gue bakal masih banyak pertanyaan lagi 🤔
 
yaUDAH kapan nggak ada kapolre yang dipindahkan-pindah kan? kalo itu aja jadi cara untuk ngelola masalah yang belum terpecahkan, tapi apa salahnya juga kalau kasus Hogi Minaya dipecahkan dulu nih 🤔🕵️‍♂️. tapi aksi ini harus diawasi terus oleh Itwasda, biar tidak ada kecurangan lagi nih.
 
Aku rasa polda DIY makin pintar banget ya! Membagi tugas-tugas Kapolres, itu nggak sengaja aja, tapi bagus deh! Jadi kalau ada masalah, kapanpun bisa ditangani oleh otoritas yang tepat. Aku juga setuju dengan keputusan menonaktifkan Kapolresta Erning Wibowo, kayaknya bisa mengurangi penyebaran informasi yang salah tentang polri di Sleman. Kombes Roedy Yulianto pasti udah dipercaya oleh masyarakat, dia bisa membuat Polres Sleman tetap lancar banget! 🤩
 
Aku rasa itu benar-benar bikin kita rasa takut, nggak bisa percaya siapa yang akan jadi pengawas di lingkungan kita, semoga Plh Kapolres Sleman bisa membawa perubahan dan membuat pelayanan masyarakat semakin baik 💕
 
Gue pikir ini serasa sama seperti tahun 90-an, kapan Polda Yogyakarta juga mengantuk karena tidak ada pengawasan yang cukup. Sekarang udah ada audit yang lakukan oleh Itwasda dan hasilnya membuat Kapolresta harus menurun jabatannya. Gue harap ini bisa memberikan kesempatan bagi Kombes Roedy untuk menyelamatkan situasi Polres Sleman, tapi gue khawatir karena ini masih tentang penanganan kasus Hogi Minaya yang gue belum paham apa yang sebenarnya terjadi... 🤔🕵️‍♀️
 
Maksudnya kalau polda DIY mau ngajak kapolres Sleman jadi plh, itu baik banget! Karena itu bisa memastikan layanan masyarakat di polres Sleman tidak terganggu, kan? Saya rasa ini juga menunjukkan bahwa polda DIY peduli dengan profesionalisme dan transparansi, apalagi setelah hasil audit itwasda yang menemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan. Mungkin kalau ini terjadi, bisa banget membuat kapolres Sleman jadi lebih baik, sih!
 
Hmmpppp 🤔, kalau ini kabar tentang Kapolres Sleman yang menonaktifkan sendirinya dari Kapolresta Sleman? Wah keren juga 😎, tapi apa yang bikin dia tidak bisa nonton film malam tadi? 🍿👀 Saya pikir ini kayaknya karena ada masalah kecil dengan keluarganya, tapi gak tahu ya 🤷‍♂️. Tapi sepertinya Kapolres Sleman ini sudah sangat profesional dan transparan, kan? 😊 Jadi, apakah dia bisa menangani kasus Hogi Minaya sendiri atau harus banyak orang bantu? 🤔 Hmmppp, saya ingin tahu lebih lanjut tentang apa yang terjadi di balik cerita ini... 🕵️‍♂️
 
Maksudnya apa sih? Polda DIY itu memang ingin jaga profesionalisme, tapi lama-langa juga, kenapa harus menonaktifkan Kapolres Sleman ya? Jika mau jaga profesionalisme, gak perlu menonaktifkan orang yang sudah ada, bisa dipertimbangkan aja untuk melakukan pelatihan atau sesuatu.
 
kembali
Top