Direktur BEI Sebut IHSG Merah Imbas Panic Selling

Koreksi IHSG, Buntut Keanekan Investor. Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan koreksi pada Rabu lalu merupakan buntut dari fenomena panik penjualan. Panik tersebut disebabkan oleh pembekuan proses rebalancing indeks saham Indonesia oleh MSCI, sehingga tidak ada perubahan atau tambahan pengurangan konstituen saham di dalam negeri. Hal ini membuat pasar kehilangan kepastian soal perubahan bobot/komposisi saham Indonesia.
 
Kasih sinyal sinyal sih, aku bingung apa arti fenomena panik penjualan itu sih... kenapa investor panik sih? Kalau MSCI tidak melakukan rebalancing, tapi sebenarnya masih ada perubahan komposisi saham di dalam negeri, apa yang salah dengan itu? Aku pikir itu semua proses normal, tapi aku mungkin salah ya πŸ€”. Saya ga ngerti kalau pas sebelumnya komposisi saham masih berubah, tapi setelah itu tetap stabil, lalu akhirnya MSCI melakukannya dan pasar panik sih πŸ˜…. Tapi sepertinya koreksi IHSG ini bisa jadi normal juga, karena biar tidak terjadi masalah, MSCI harus memastikan saham Indonesia masih relevan di pasar global πŸ“ˆ.
 
aku pikir ini panas banget banget!!! πŸ˜… IHSG harus stabil aja, kalau terus buntut seperti ini, mending jadi kecil-kecil aja daripada terus2 turun 🀯. aku rasa MSCI harus serius2 mengatur rebalancing indeks saham Indonesia, kalau tidak konsisten, pasar pun akan kalah dalam kompetisi. sekarangnya IHSG harus berdiri sendirinya, siapa tahu ada investor yang mau ambil risiko dan membeli saham-saham lokal 😊.
 
ini market kembali jadi seperti biasa aja, tapi siapa tahu apa yang menjadi penyebabnya? aku pikir kalau investor panik karena mereka tidak yakin sama sekali tentang bagaimana komposisi pasar di Indonesia. mungkin karena MSCI stop rebalancing, tapi apa itu sebenarnya artinya? dan apakah kita benar-benar siap untuk hidup dengan kepastian yang hilang? aku pikir ini bisa menjadi kesempatan untuk investors untuk berpikir kembali tentang strategi investasi mereka. tidak harus selalu mencari keuntungan di setiap koreksi, tapi mungkin lebih baik lagi kita fokus pada apa yang kita inginkan dari pasar... πŸ€”
 
aku pikir koreksi itu sengaja sih, jadi investor bisa ngeluhin nanti kalau ada kenaikan nanti. tapi yang asyik aja adalah bagaimana cara pengurangan konstituen di luar negeri bisa mempengaruhi pasar di dalam negeri. sekarang ini ada yang paham sih? apalagi kalau ada perubahan di dalam negeri, tetap ada yang ngomongin luar negeri sih.
 
Maksudnya sih koreksi IHSG kan? Nah, aku pikir itu nggak masalah. Kenapa harus takut kalau investor panik? Bayangin aja apa yang terjadi kalau pasaran tidak stabil. Aku punya teman yang bisnisnya jadi korban dari kekacauan ini, makin aku tidak nyaman.

Tapi, aku juga pikir MSCI itu nggak boleh kerepotan aja. Kalau tidak ada perubahan konstituen saham, bukanlah masalah kalau pasar koreksi. Aku yakin ada yang akan menangkap kesempatan ini. Investasi sih tentang berisiko dan kepastian kayak gini nggak ada.
 
Halo, gue penasaran dengan koreksi IHSG kemarin ya πŸ€”. Buntut dari fenomena panik penjualan? Saya pikir itu cara kerja pasar, tapi lama-knya juga tidak ada konsekuensi πŸ˜’. Gue bayangkan kalau suatu hari nanti, MSCI aja memberikan update kecil-kecilan untuk rebalancing, tapi koreksi IHSG terlalu besar ya? Itu bikin investor bingung, siapa tahu kemana arusnya? πŸ€·β€β™‚οΈ Saya rasa perlu adanya transparansi lebih lanjut dari MSCI tentang proses mereka. Jangan kepingin terlalu besar aja, kayaknya kalau mau korreksi harus ada alasan yang jelas πŸ€‘.
 
Koreksi itu nggak kalah ngasih takut, tapi aku pikir gini. Jika IHSG tidak bisa dipertahankan karena investor panik, maka itu berarti investor udah percaya pada kemampuan pasar Indonesia πŸ€”. Kalau gini, kenapa masih banyak investor yang mau terus investasi? Aku rasa koreksi itu sebenarnya bagian dari prosesnya sendiri, biar saham-saham di Indonesia bisa menunjukkan nilai jual yang lebih akurat. Tapi, aku doang harap tidak ada investor yang kehilangan uang karena kesalahan seperti ini 😬.
 
hehe, koreksi IHSG pas lulus sih, tapi buntut dari apa aja? πŸ€” bisa jadi investornya panik aja, gak ngerti apa arti rebalancing indeks saham Indonesia di MSCLah lah, biar tidak terkena dampak, langsung keluar marketnya πŸ˜‚. tapi sebenarnya gak salah pula ya, pas dulu kalau ada perubahan saham Indonesia, banyak yang kaget dan panik aja, jadi gini, apalagi dengan koreksi pas lulus πŸ™.
 
Koreksi IHSG itu seperti air ranjit, pasti tidak bisa diprediksi ya... Makasih MSCI karena rebalancing yang salah, jadi investor harus kepanikan dan jauhkan sahamnya dari pasar. Saya pikir ini masih bisa diatasi dengan baik, tapi kalau jangka panjang, ini bisa membuat investor kurang percaya diri lagi, nggak?
 
Sekarang ini IHSG terus koreksi lagi, tapi sebenarnya sudah tahu-tahu dari awal bahwa koreksi itu bukan karena investor yang panik. Kalau investor panik, mereka pasti beli-beli lagi nanti, kan? Nah, sepertinya MSCI gak bisa membuat pasar Indonesia yang stabil. Fenomena rebalancing di Indonesia sama sekali belum selesai, jadi kenapa koreksi lagi? Gak sabar banget aja, pas IHSG baru mulai naik-naik...
 
πŸ€” kalau koreksi itu buntut dari panik penjualan, apa lagi yang bisa dilakukan ya? kalau MSCI tidak ngubah komponen pasar, tapi kita juga harus waspada dengan tren global yang bisa berubah nanti. biar marketnya stabil aja, tapi kalau ini terus terjadi, aku khawatir investor jadi kurang percaya diri... πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Maaaf, ga tahu apa kabar ya kalau investor lupa koreksi harga di Bursa Indonesia πŸ˜‚. Aku pikir sih, kalau investor tidak sabar-sabaran koreksi itu, toh bagaiannnya ada yang salah? πŸ€”. Mereka bilang karena MSCI jadi tidak terlalu mau mengubah perbandingan saham di Indonesia, tapi sebenarnya siapa yang nggak sabar kalau harga naik atau turun aja? πŸ€‘. Aku rasa kalau investor harus lebih sabar, dan buat rencana panjang, jangan terlalu cepat mau koreksi. Aku rasa kalau biarkan harga itu sendiri menyesuaikan diri dulu. πŸ€·β€β™‚οΈ
 
koreksi ihsg memang buntut dari panik penjualan, tapi apa salahnya kita juga harus waspada dengan proses ini? kalau koreksi ini sebenarnya dari kekhawatiran investor, mungkin ada kesempatan bagi investor yang masuk pada titik ini untuk mendapatkan saham dengan harga yang lebih rendah πŸ€‘. tapi, kita juga harus ingat bahwa pasar hanyalah permainan yang tidak dapat diprediksi 100%. apa buntut dari koreksi ini akan terus terjadi? dan apa itu yang harus dilakukan oleh investor agar tidak kehilangan kesempatan?
 
iya kan koreksi IHSG akhirnya terjadi, tapi sih mau nggak ngerasa jelas sih... karena MSCI ga bisa bikin rebalancing indeks Indonesia kayak semestinya. makanya investor penasaran, kalau tidak ada perubahan pengurangan konstituen di dalam negeri, apa artinya? itu buat pasar kehilangan kesempatan rebalancing, kan. padahal kita tahu kalau pihak lainnya udah mulai rebalancing di luar negeri, tapi di Indonesia masih nggak bisa diikuti. kayaknya investor penasaran soal apa yang akan terjadi selanjutnya, apakah pihak MSCI bakalan kembali rebalancing di Indonesia?
 
πŸ˜’ kalau koreksi seperti itu, apa artinya? investor panik lah... sih kalau MSCI tidak nggak balas lagi dengan cara apa sih? kayaknya gini aja, pasar akan terus-terusan buncam. tolong sih investor jangan terlalu panik, koreksi ini bukan akhir dari dunia. πŸ€¦β€β™‚οΈ apa yang penting, kita harus fokus pada investasi yang positif dan tidak berpikir terlalu banyak soal kehilangan nilai saham. πŸ˜…
 
Koreksi itu sengaja buat makin panik ya, sih. Jika MSCI tidak neruskan rebalancing, kalau ada yang mau jual, segera aja nih. Nah, kini semua orang panik lagi... πŸ˜‚ Bayangkan seperti siapa nanti yang harus membuang saham Indonesia yang banyak kan? πŸ€¦β€β™‚οΈ
 
hehe 😏 jadi koreksi IHSG karena buntut panik penjualan? itu seperti kata bahwa investor Indonesia bisa diprediksi siapa aja? 🀣 apa yang salah lagi dengan kita? selama suka kaya kayaknya udah cukup buat memilih apalagi yang di koreksikan πŸ˜‚. tapi sepertinya MSCI juga sudah jelas betapa tidak stabil market di Indonesia... tapi sih aku rasa IHSG sudah sepet, kan? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Kalau koreksi itu tadi jadi buntut dari panik penjualan, artinya investor Indonesia justru masih tak percaya pada kemampuan MSCI untuk rebalancing indeks saham kita. Kalau sih benar, maka itu bukan lagi masalah dengan investor local, tapi sebenarnya ada hal yang perlu di perhatikan. Jika investor asing kehilangan kepercayaan, maka itu akan sangat buruk bagi ekonomi kita. Karena mereka adalah salah satu pemain utama di pasar saham Indonesia πŸ€”
 
kembali
Top