Puncak flu musiman di DKI Jakarta, tentu harus dirasakan oleh masyarakat. Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni, ini adalah pola yang relatif konsisten dan menjadi dasar penguatan upaya pencegahan pada periode tersebut.
Musim hujan maupun masa pancaroba, justru menambah risiko flu dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena kondisi udara yang lebih lembap membuat droplet bertahan lebih lama. Sementara itu, aktivitas masyarakat di dalam ruangan dengan ventilasi terbatas dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.
Perubahan suhu yang drastis juga mempengaruhi saluran pernapasan menjadi lebih sensitif. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dan memastikan ventilasi rumah yang baik serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Kasus influenza A di Jakarta menunjukkan hanya kasus positif Influenza A subtipe H1 dan 2 kasus positif Influenza A subtipe H3 dari 43 sampel yang diperiksa. Ini menunjukkan bahwa kasus influenza bersifat fluktuatif dan perlu dipantau secara berkala oleh sistem surveilans.
Namun, harus diingat, flu musiman masih merupakan ancaman yang serius. Oleh karena itu, masyarakat perlu tetap waspada dan menerapkan langkah pencegahan antara lain dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Musim hujan maupun masa pancaroba, justru menambah risiko flu dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena kondisi udara yang lebih lembap membuat droplet bertahan lebih lama. Sementara itu, aktivitas masyarakat di dalam ruangan dengan ventilasi terbatas dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.
Perubahan suhu yang drastis juga mempengaruhi saluran pernapasan menjadi lebih sensitif. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dan memastikan ventilasi rumah yang baik serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Kasus influenza A di Jakarta menunjukkan hanya kasus positif Influenza A subtipe H1 dan 2 kasus positif Influenza A subtipe H3 dari 43 sampel yang diperiksa. Ini menunjukkan bahwa kasus influenza bersifat fluktuatif dan perlu dipantau secara berkala oleh sistem surveilans.
Namun, harus diingat, flu musiman masih merupakan ancaman yang serius. Oleh karena itu, masyarakat perlu tetap waspada dan menerapkan langkah pencegahan antara lain dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).