Diler Mobil Putar Otak: Ubah Konsep Showroom Menjadi Ruang Interaksi Relevan dengan Gaya Hidup Pelanggan.
Perusahaan-perusahaan diler mobil yang bergerak dalam pasar otomotif harus menghadapi tantangan untuk menjaga kunjungan pelanggan. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak konsumen memilih untuk menonton dan membaca informasi tentang mobil di platform digital seperti social media dan website internet.
Di tengah kesibukan ini, diler mobil yang berbasis di Jakarta Barat telah menerapkan konsep baru yang tidak hanya menjadi tempat transaksi mobil tetapi juga ruang interaksi yang relevan dengan gaya hidup pelanggan. Kafe yang terintegrasi langsung di dalam area diler merupakan contoh dari konsep ini.
Peresmian kafe tersebut di Puri Kembangan merupakan hasil dari uji coba serupa di BSD City pada 2024 melalui kolaborasi dengan First Crack, yang berhasil meningkatkan traffic kunjungan, memicu test drive spontan, dan berdampak pada penjualan dan layanan purnajual.
Menurut Anton Jimmi Suwandy, CEO Auto2000, langkah ini bukan keputusan mendadak. Perusahaan telah melakukan studi bersama Toyota Astra Motor untuk membaca perubahan perilaku konsumen beberapa tahun terakhir.
“Pembukaan kafe di dalam diler ini bukan sesuatu yang tiba-tiba. Kami sudah melakukan studi beberapa tahun terakhir untuk melihat perubahan perilaku konsumen. Sekarang orang melihat dan berdiskusi soal mobil itu banyak terjadi di dunia digital, bukan lagi di showroom seperti dulu,” ujar Anton, Rabu 4 Februari 2026.
Fungsi showroom sebagai tempat utama melihat mobil mulai tergeser oleh kanal digital, marketplace otomotif, hingga pameran di pusat perbelanjaan. Namun, ada satu fungsi yang justru semakin menguat, yaitu servis.
“Fungsi showroom memang berubah. Tapi yang justru semakin kuat adalah kebutuhan servis. Dari situ kami melihat peluang, bagaimana waktu tunggu servis yang selama ini pasif bisa diubah menjadi pengalaman yang nyaman dan produktif bagi pelanggan,” katanya.
Dari pengalaman di BSD City, konsep ini dinilai memberi dampak nyata. Pengunjung yang datang untuk menikmati fasilitas café kerap berujung melihat mobil baru, melakukan test drive, hingga akhirnya melakukan transaksi atau servis kendaraan.
“Belajar dari pengalaman di BSD City, kehadiran café ternyata bukan hanya menaikkan traffic, tapi juga mendorong orang melihat mobil baru, melakukan test drive spontan, sampai akhirnya berdampak ke penjualan dan aftersales,” lanjut Anton.
Menu yang dihadirkan di Puri Kembangan mengusung tema “Local Indonesian Comfort” seperti pisang cokelat, gethuk, dan pastel sayur. Tersedia pula racikan kopi “Sumatra & Java Houseblend” hasil kolaborasi dengan First Crack, dengan karakter rasa yang disesuaikan selera konsumen urban.
Perusahaan-perusahaan diler mobil yang bergerak dalam pasar otomotif harus menghadapi tantangan untuk menjaga kunjungan pelanggan. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak konsumen memilih untuk menonton dan membaca informasi tentang mobil di platform digital seperti social media dan website internet.
Di tengah kesibukan ini, diler mobil yang berbasis di Jakarta Barat telah menerapkan konsep baru yang tidak hanya menjadi tempat transaksi mobil tetapi juga ruang interaksi yang relevan dengan gaya hidup pelanggan. Kafe yang terintegrasi langsung di dalam area diler merupakan contoh dari konsep ini.
Peresmian kafe tersebut di Puri Kembangan merupakan hasil dari uji coba serupa di BSD City pada 2024 melalui kolaborasi dengan First Crack, yang berhasil meningkatkan traffic kunjungan, memicu test drive spontan, dan berdampak pada penjualan dan layanan purnajual.
Menurut Anton Jimmi Suwandy, CEO Auto2000, langkah ini bukan keputusan mendadak. Perusahaan telah melakukan studi bersama Toyota Astra Motor untuk membaca perubahan perilaku konsumen beberapa tahun terakhir.
“Pembukaan kafe di dalam diler ini bukan sesuatu yang tiba-tiba. Kami sudah melakukan studi beberapa tahun terakhir untuk melihat perubahan perilaku konsumen. Sekarang orang melihat dan berdiskusi soal mobil itu banyak terjadi di dunia digital, bukan lagi di showroom seperti dulu,” ujar Anton, Rabu 4 Februari 2026.
Fungsi showroom sebagai tempat utama melihat mobil mulai tergeser oleh kanal digital, marketplace otomotif, hingga pameran di pusat perbelanjaan. Namun, ada satu fungsi yang justru semakin menguat, yaitu servis.
“Fungsi showroom memang berubah. Tapi yang justru semakin kuat adalah kebutuhan servis. Dari situ kami melihat peluang, bagaimana waktu tunggu servis yang selama ini pasif bisa diubah menjadi pengalaman yang nyaman dan produktif bagi pelanggan,” katanya.
Dari pengalaman di BSD City, konsep ini dinilai memberi dampak nyata. Pengunjung yang datang untuk menikmati fasilitas café kerap berujung melihat mobil baru, melakukan test drive, hingga akhirnya melakukan transaksi atau servis kendaraan.
“Belajar dari pengalaman di BSD City, kehadiran café ternyata bukan hanya menaikkan traffic, tapi juga mendorong orang melihat mobil baru, melakukan test drive spontan, sampai akhirnya berdampak ke penjualan dan aftersales,” lanjut Anton.
Menu yang dihadirkan di Puri Kembangan mengusung tema “Local Indonesian Comfort” seperti pisang cokelat, gethuk, dan pastel sayur. Tersedia pula racikan kopi “Sumatra & Java Houseblend” hasil kolaborasi dengan First Crack, dengan karakter rasa yang disesuaikan selera konsumen urban.