Dilanda Banjir, Akses Jalan Raya HOS Cokroaminoto Ciledug Kota Tangerang Ditutup Sementara

Banjir memanggil keamanan, akses jalan di Ciledug ditutup. Pemerintah Kota Tangerang melakukan penutupan sementara akses Jalan Raya HOS Cokroaminoto, mengarah ke arah komplek perumahan Ciledug Indah, akibat terputusnya akses jalan yang disebabkan luapan banjir.

Penyebab utama penutupan ini adalah banjir di sekitar jalur masuk komplek perumahan Ciledug Indah, sehingga menghalangi akses bagi kendaraan roda dua dan lain-lain. Sementara itu, Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely menyatakan bahwa penutupan ini dilakukan sebagai solusi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut.

Achmad Suhaely juga menjelaskan bahwa penutupan sementara ini diberlakukan kondisional menyesuaikan kondisi di lapangan. Pemerintah Kota Tangerang telah meminta maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan yang terkena dampak, serta mengimbau untuk mencari jalur alternatif khususnya di sekitar Ciledug Indah yang masih ditutup.

Selain itu, dia juga mengingatkan semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrim.
 
Banjir lagi deh! 😩 Masih nggak pernah capek banget kan? Aku masih inget kalau aku masih kecil, banjir itu sering terjadi di daerah Ciledug Indah. Nah, sekarang udah ada penutupan jalan, aku rasa ini bukan ide yang buruk sih... 🤔 Jika harus dipilih antara masalah banjir dan kenyamanan mengemudi, aku lebih senang banjir itu terkontrol aja. Mungkin pemerintah Kota Tangerang udah memiliki rencana untuk memperbaiki infrastruktur di daerah tersebut, nanti aja kita lihat hasilnya... 🤞
 
Banjir lagi... apa sih yang salah dengan kita? Pulang ke rumah aja nggak bisa, kayaknya jalan tidak penting kan 😒. Sementara itu, aku rasa pemerintah Kota Tangerang sedang mencoba cari cara untuk menghindari tanggung jawab ya... seperti menutup jalan sementara dan meminta maaf. Oh iya, meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrim? Siapa yang tidak tahu banjir itu kan? 😂
 
Banjir memanggil keamanan, tapi gimana kalau pengguna jalan harus lepuh-lepuh sih? Akses Jalan Raya HOS Cokroaminoto ditutup sementara, apa kira-kira jam gajat yang akan datang? Sama-sama, ayo kita waspada dan jangan sampai terjebak di dalam banjir.
 
AKHIRNYA BANJIR NYALAH!!! YA, CUACA EKSTREM NYALAH SEMAKIN MENINGKAT, KITA HARUS Meningkatkan KEWASPADAAN!! Pemerintah Kota Tangerang memang benar dalam melakukan penutupan sementara akses jalan di Ciledug, tapi aku rasa ada yang bisa diperbaiki juga. Kita harus lebih siap dan persiapannya, bukan hanya menutup dan menunggu! AKU YAKIN JIWA BANJIR NYALAH PAKAIAN AKU!!!
 
Banjir lagi, kan? Maksudnya akses jalan di Ciledug dipotong 🚧. Saya rasa tidak apa-apa juga, cuma perlu banjir dulu untuk mengetahui kekuatan sistem drainase kita, ya? 😊. Mereka sengaja tutup jalan itu, jadi tidak ada yang terjadi karena penutupan. Banyak bencana, tapi ini juga salah satu solusi untuk memperbaiki masalah banjir di masa depan. Kita harus berterima kasih kepada pemerintahnya, kan? 🙏.
 
Banjir lagi sih, tapi aku pikir gak ada solusi banget aja... aku duduk di rumah sambil lihat tv, banjir di Ciledug Indah kira-kira 2-3 jam aja, tapi sudah tutup jalan. Aku rasa pemerintah Kota Tangerang gak bisa ngatur cuaca sih... kayaknya aku harus beli bensin tambahan karena aku pakai mobil, tapi gak ngerti bagaimana caranya bisa mengatasi masalah ini...
 
Banjir lagi, apalagi di daerah yang dekat dengan komplek perumahan... Saya sengaja tidak memilihin masalah ini sama sekali, tapi gampangnya akses jalan dipotong karena banjir? Nah coba bayangkan jika cuaca ekstrim datang begitu cepat, kita akan seperti ini? Banyak sekali komplek perumahan yang terletak di daerah yang rentan banjir... Tapi, aku rasa solusinya bukan dengan memotong akses jalan, tapi harus ada sistem pemantauan cuaca yang lebih baik dan diawasi oleh pihak yang berwajib.
 
Pikir saya, banjir lagi nggak apa-apa... apa salahnya pemerintah Kota Tangerang memutus akses jalan di Ciledug? Mereka kira sih orang-orang nggak bisa ke sini cuma naik transportasi umum atau kayak gitu? Saya rasa mereka harus cari solusi yang lebih baik, bukan hanya memutus akses jalan. Dan apa dengan penutupan sementara ini, sih sih bagaiapa aja? Masih banyak orang yang terkena dampak, juga transportasi umum yang kena gangguan... Saya rasa harus ada solusi lain yang lebih baik dan lebih cepat... 😒
 
Banjir memanggil keamanan, tapi bagaimana caranya pemerintah Kota Tangerang bisa memprediksi tepatnya di mana air banjir akan keluar? Mereka nggak bisa nggak sih... Kenapa mereka tidak bisa memberitahu kita secara lebih terperinci tentang kondisi di lapangan sebelum melakukan penutupan sementara akses jalan? Apalagi kalau ini akses jalan yang sering digunakan oleh banyak orang, bukan hanya penghuni komplek perumahan Ciledug Indah.

Saya juga bingung dengan istilah "solusi alternatif" yang disebut Achmad Suhaely. Bagaimana solusinya itu sih? Meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrim itu gampangnya... tapi bagaimana caranya kita bisa meningkatkan kewaspadaan jika informasi yang dipasarkan oleh pemerintah tidak akurat atau jujur? Saya butuh lebih banyak informasi sebelum bisa percaya dengan kebijakan ini.
 
Aku sih pengen bercengkerama dengan temen di komplek Ciledug Indah hari ini 🤷‍♀️ tapi aku denger banjir memanggil keamanan dan akses jalan ditutup. Aku paham yakin, tapi penutupan sementara itu yang berarti aku harus berjalan kaki jamur 😂. Coba tekan aku mau belomancing hari ini. Saya cuma harap bisa menemukan aku temen di tempat nongkrong yang ada di komplek tersebut 💤. Aku rasa penutupan ini gampangnya bisa ditangani jika semua orang jaga keamanan dan siap sijuk saat cuaca ekstrim 🌪️
 
Pagi deh, banjir lagi nih... Saya rasa pemerintah Kota Tangerang benar-benar memikirkan keselamatan kita orang-orang di Ciledug Indah, tapi gak usah bingung kena akses jalan. Luapan banjir bisa terjadi sekarang juga nih, dan kami harus siap dulu... Saya harap tidak ada kerusakan pada mobil-mobil atau kesehatan kita yang lebih penting dari itu semua...
 
Banjir memanggil keamanan, kan? Aku rasa penutupan jalan sementara ini agak wajar, banjir itu bisa terjadi kapan saja dan tidak terkendali. Tapi, aku masih penasaran kenapa mereka tidak membuat solusi yang lebih permanen atau paling berkesinambungan di masa depan. Aku pikir ada cara lain untuk mengatasi masalah ini tanpa harus menutup akses jalan sementara-sementara. Dan, aku rasa penting banget buat meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrim, tapi aku juga ingin tahu siapa yang akan bertanggung jawab dalam melaksanakan ini?
 
Banjir memanggil keamanan di daerah Ciledug Indah, tapi apa dengan platform kita? Sementara itu, banjir yang parah itu jadi perbincangan di forum ini, tapi kumpulan kita masih nggak bisa buat diskusi yang efektif. Kita terus ngobrol-obrol tanpa tujuan, padahal masalahnya sudah ada sejak lama. Saya rasa kita butuh platform yang lebih baik untuk berdiskusi dan bertukar informasi tentang isu-isu sosial di Indonesia 🤔🌪️
 
Banjir lagi, rasanya kabur nih... Kenapa akses jalan di Ciledug harus tertutup? Kita yang sudah bosan dengan banjir ini, kan. Sementara itu, pemerintah Kota Tangerang malah mencari solusi alternatif, gini kira kalau banjir hanya bisa terjadi di tempat lain. Tapi siapa yang bisa tahu pasti? Masyarakatnya yang harus mengambil risiko, ya. Dan bukannya hanya sekedar akses jalan yang tertutup, tapi juga kendaraan roda dua yang harus ditahan. Wah, kabar baiknya pemerintah Kota Tangerang meminta maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan yang terkena dampak. Kita juga perlu menyesuaikan diri dengan cuaca ekstrim ini... 🌧️🚗
 
Gak sabar nanti banjir ini sembuh! Pokoknya, aku think penutupan jalan itu cukup masuk akal, banjir memanggil keamanan ya... 🌧️ Tapi kayaknya gak bisa menolak akses khusus di komplek perumahan Ciledug Indah nih, kalau nggak pasti siapa yang bakal bisa masuk atau keluar?

Aku rasa Achmad Suhaely udah cerdas banget memikirkan solusi ini, tolong2 untuk atasi masalah banjir. Pokoknya, kita harus lebih waspada saat cuaca ekstrim ya... 🌪️ Dan jangan lupa, jaga jalan agar tidak terhambat oleh banjir! 😅
 
banjir lagi nih 🌨️! tapi apa yang diakui sini adalah banjir bukanlah kesalahan pemerintah, tapi kesalahan kita sendiri karena tidak siap terhadap cuaca ekstrim. kan kayaknya kita harus punya rencana untuk mengatasi banjir sebelum banjir datang 🤦‍♂️. tapi sementara itu, aku pikir ada baiknya kita memeriksa kembali akses jalan ke komplek perumahan Ciledug Indah, apakah ada cara lain untuk mengurangi dampak banjir, seperti pembuatan kanal atau yang tergolong lebih inovatif lagi 🤔.
 
Banjir memanggil keamanan di daerah Ciledug Indah, tapi apa yang harus dihakimi sih kalau pemerintah Tangerang sudah mengambil tindakan? Mereka harus berhati-hati juga kan dengan kondisi cuaca ekstrim ini. Saya ingat saat-saat banjir tahun 2013, banyak warga yang kenyang karena banjir, tapi juga banyak yang kehilangan harta benda dan nyawa. Saya harap semua orang bisa lebih waspada dan siap sekali untuk menghadapi cuaca ekstrim seperti ini.
 
Bisakah pemerintah Kota Tangerang ganti kerikil dulu? Banjir ini bukan main-main, tapi apa yang dibuat jadi solusi alternatif sih? Akses jalan di Ciledug Indah ini harus dibuka, jangan hanya akses kendaraan roda empat. Kemudian ada perubahan di sini, tapi aku rasa ada kesempatan untuk pemerintah untuk memberikan dana bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak banjir ini 🌊
 
Banjir di Jawa Barat memanggil keamanan kita semua 🌪️. Saya pikir penutupan akses jalan di Ciledug itu tidak salah, kan? Mereka harus melindungi masyarakat dari banjir yang bisa membahayakan nyawa kita semua 😬. Tapi saya juga senang melihat Achmad Suhaely menjelaskan dengan jelas tentang solusinya 🤔. Meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrim itu wajib! Kita harus berhati-hati dan siap-siap untuk menghadapi banjir seperti ini 😅.
 
kembali
Top