Diklat Petugas Haji 2026 Pekan Ke-3 Fokus Bahas Dinamika Daker

Diklat Petugas Haji 2026 Pekan Ke-3 Fokus Bahas Dinamika Daker, Bagaimana Menangani Kompleksitas di Lapangan?

Para calon petugas haji dari seluruh penjuru Indonesia berada dalam pekan ketiga pendidikan dan pelatihan mereka yang diadakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Pada kesempatan ini, peserta diklat akan fokus pada pemahaman dinamika daerah kerja atau daker, yaitu bagaimana mengatur dan menangani kompleksitas persoalan di lapangan, khususnya saat puncak haji.

Diklat ini dibagi menjadi tiga daker, yaitu Daker Bandara, Daker Madinah, dan Daker Makkah. Setiap daker tersebut memiliki sektor dan tugas yang berbeda-beda. Misalnya, Daker Makkah dibagi menjadi 10 sektor plus sektor khusus Masjidil Haram.

Para peserta diklat ini akan mendapatkan materi tentang "psikologi petugas haji" serta "layanan haji lansia". Selain itu, mereka juga akan dipersiapkan dengan material yang disebut Tactical Floor Game (TFG), yaitu simulasi game yang dapat membantu para petugas haji mengurai kompleksitas persoalan di lapangan.

Pengelola diklat ini, Ichsan Marsha dari Kemenhaj, mengatakan bahwa kehadiran di dalam diklat ini akan memperkuat dan memperbarui pengetahuan peserta dengan memberikan penyesuaian terkait penyelenggaraan haji secara umum.

Para calon petugas haji diharapkan dapat memahami dinamika daerah kerja dan bagaimana menangani kompleksitas di lapangan.
 
wahhhhhh 💥 diklat ini kayaknya sangat penting banget deh! aku rasa peserta diklat harus paham tentang apa yang akan dialami di lapangan, gak cuma sekedar memasuki Masjidil Haram aja, tapi juga bagaimana caranya menghadapi situasi darurat atau kesulitan di daerah kerja. dan wajib ada juga materi tentang psychology petugas haji, aku rasa itu sangat penting banget deh! 💪
 
Kurangnya informasi tentang keamanan yang sebenarnya, siapa nanti yang bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan atau halusinasi saat puncak haji? Diklat ini hanya membahas tentang bagaimana mengatur dan menangani kompleksitas di lapangan, tapi apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan "daker"? Mereka berbicara seperti ilmu pengetahuan yang sederhana, tapi di lapangan haji itu jadi kompleks banget!
 
aku bingung apa arti dari daker apa lagi dengan tiga daker bandara, madinah, dan makkah? kalau jadi seperti itu gimana caranya untuk menangani kompleksitas di lapangan? kayaknya perlu disiapkan strategi yang lebih canggih dari sebelumnya. aku harap peserta diklat ini bisa mendapatkan informasi yang cukup untuk bisa menangani situasi yang sulit saat puncak haji, tapi apakah cukup sudah sih?
 
iya, ini penting banget ya, kita butuh para petugas haji yang bisa mengatur dan menangani kompleksitas di lapangan, karena jadwal haji itu sangat ketat dan banyak persyaratan yang harus dipenuhi 🤗. kalau gak ada yang bijak, maka keselamatan umum dan keamanan haji juga akan terancam 😬. kita butuh para petugas haji yang bisa berpikir cepat dan bijak saat di lapangan, sehingga kita tidak menyesal 🤦‍♂️.
 
Gue pikir ini diklat haji sih udah terlalu panjang, gue suka banget kalau ada diskusi yang lebih cerdas & tidak jadi berbicara-bicara yang sama sekali tanpa tujuan apa pun... Diklat ini udah fokusnya ke kompleksitas di lapangan, tapi gue masih curiga sih, misalnya apa yang sebenarnya maksud dengan "Daker Bandara", apakah ini tentang pengaturan bandara atau apa? Gue pikir ada sesuatu yang tidak beres di balik ini...
 
Kurangnya diskusi tentang pengaturan daerah kerja di Indonesia, padahal sudah ada yang terlalu panas 😅. Maka dari itu, penting banget peserta diklat ini memahami bagaimana menangani kompleksitas di lapangan, agar tidak sembarangan dan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada umat haji. Saya harap diklat ini bisa memberikan solusi bagi masalah yang sering terjadi di lapangan...
 
kembali
Top