Diaspora Indonesia Gelar Konser Kemanusiaan di London untuk Korban Banjir Sumatera
Pada Senin 2 Februari nanti, Diaspora Indonesia di Inggris akan menggelar konser kemanusiaan bertajuk "Songs for Sumatra" untuk membantu anak-anak korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Konser kemanusiaan ini akan berlangsung di Greenwich, London.
Konser amal tersebut menghadirkan sejumlah artis multitalenta seperti Desmonda Cathabel, El Haq Latief, Jaz Triadi, Ledi, Mychelle, Widyadari, Gabriela Fernandez dan Swara Nusantara Choir Group. Indonesian Dance Group juga akan tampil dengan menarikan tari Ratoh Jaroe, tari tradisional dari Aceh.
Penggagas konser kemanusiaan ini, Shafa Sabila Fadli, mengungkapkan inisiatif di London berawal dari keinginan untuk membantu meringankan beban warga di tiga provinsi di Sumatera, terutama anak-anak yang terdampak banjir hebat pada November lalu. "Dari situ saya menghubungi kawan-kawan artis, membuka kemungkinan menggelar pertunjukan, untuk menggalang dana bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana," kata Shafa.
Konser tersebut didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Inggris dan dua sponsor utama, Bank Mandiri dan Bank BRI. Dana yang didapat dari konser kemanusiaan akan difokuskan ke pembangunan gedung sekolah, dengan harapan anak-anak bisa mengakses pendidikan sesegera mungkin.
Konser kemanusiaan "Songs for Sumatra" diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan solidaritas dari umat Indonesia di Inggris terhadap korban banjir di Sumatera.
Pada Senin 2 Februari nanti, Diaspora Indonesia di Inggris akan menggelar konser kemanusiaan bertajuk "Songs for Sumatra" untuk membantu anak-anak korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Konser kemanusiaan ini akan berlangsung di Greenwich, London.
Konser amal tersebut menghadirkan sejumlah artis multitalenta seperti Desmonda Cathabel, El Haq Latief, Jaz Triadi, Ledi, Mychelle, Widyadari, Gabriela Fernandez dan Swara Nusantara Choir Group. Indonesian Dance Group juga akan tampil dengan menarikan tari Ratoh Jaroe, tari tradisional dari Aceh.
Penggagas konser kemanusiaan ini, Shafa Sabila Fadli, mengungkapkan inisiatif di London berawal dari keinginan untuk membantu meringankan beban warga di tiga provinsi di Sumatera, terutama anak-anak yang terdampak banjir hebat pada November lalu. "Dari situ saya menghubungi kawan-kawan artis, membuka kemungkinan menggelar pertunjukan, untuk menggalang dana bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana," kata Shafa.
Konser tersebut didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Inggris dan dua sponsor utama, Bank Mandiri dan Bank BRI. Dana yang didapat dari konser kemanusiaan akan difokuskan ke pembangunan gedung sekolah, dengan harapan anak-anak bisa mengakses pendidikan sesegera mungkin.
Konser kemanusiaan "Songs for Sumatra" diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan solidaritas dari umat Indonesia di Inggris terhadap korban banjir di Sumatera.