Stasiun LRT Pancoran Bisa Diambil Alih Dari Bank BJB, Apa Saja Nama Pengganti?
Masa kontrak penamaan stasiun (naming rights) telah berakhir, maka nama Stasiun Pancoran kembali diberlukan. Kontrak tersebut diakhiri secara bertahap, dan sekarang sudah dimulai.
Dalam pernyataannya, Radhitya Mardika Putra dari LRT Jabodebek mengatakan, nama stasiun kembali diberlakukan, karena kontrak penamaan telah berakhir. Tapi masih belum bisa diketahui siapa nama pengganti Bank BJB.
Nantinya, perusahaan tersebut harus dilansir ke publik, namun belum ada informasi yang terbuka tentang hal ini. Maka dari itu, Radhitya tidak mau bercanda mengenai nama pengganti dari Bank BJB, dan juga tidak memberikan informasi harga penamaan stasiun.
Berdasarkan hal ini, perlu diperhatikan apakah ada rencana untuk mengambil alih nama Stasiun Pancoran dari Bank BJB ke penggantinya.
Masa kontrak penamaan stasiun (naming rights) telah berakhir, maka nama Stasiun Pancoran kembali diberlukan. Kontrak tersebut diakhiri secara bertahap, dan sekarang sudah dimulai.
Dalam pernyataannya, Radhitya Mardika Putra dari LRT Jabodebek mengatakan, nama stasiun kembali diberlakukan, karena kontrak penamaan telah berakhir. Tapi masih belum bisa diketahui siapa nama pengganti Bank BJB.
Nantinya, perusahaan tersebut harus dilansir ke publik, namun belum ada informasi yang terbuka tentang hal ini. Maka dari itu, Radhitya tidak mau bercanda mengenai nama pengganti dari Bank BJB, dan juga tidak memberikan informasi harga penamaan stasiun.
Berdasarkan hal ini, perlu diperhatikan apakah ada rencana untuk mengambil alih nama Stasiun Pancoran dari Bank BJB ke penggantinya.