Di tengah era ekonomi yang semakin dinamis, layanan gadai di Pegadaian terus menjadi solusi bagi warga. Dengan proses yang praktis dan cepat, pegadaian menghadirkan "katup penyelamat" likuiditas bagi rumah tangga dan usaha kecil-menengah (UMKM).
Seorang pengusaha gerai teh bernama Lia (33) sendiri mengalami kesulitan ketika membutuhkan dana untuk sekolah anaknya. Ia punya investasi emas yang telah aktif sejak 2015, tetapi biaya sekolah yang semakin tinggi membuat Lia merasa panik. Namun, gadai di Pegadaian menjadi solusinya.
"Kalau butuh dana darurat saya bisa pakai emas yang saya punya untuk digadai, dan saya lunasi lagi saat sudah punya uang," kata Lia. Ia juga tidak menyangka bahwa investasi emasnya akan bernilai begitu tinggi seperti saat ini.
Lia menggadaikan emasnya di Pegadaian sebagai "modal putar" yang membantu usahanya berkembang. Ia dapat mendapatkan dana cair dalam hitungan menit dan kembali melunasi kembali emas tersebut setelah menghasilkan keuntungan.
Gadai di Pegadaian juga menjadi solusi bagi UMKM. Mereka dapat menggunakan skema gadai sebagai "modal putar" yang membantu meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan modal kerja. Pegadaian juga memiliki program Gadai Peduli, yang menawarkan pinjaman dengan bunga 0% atau bebas bunga, untuk mendukung perekonomian kerakyatan.
Pegadaian juga terus berkomitmen menjadi sahabat setia masyarakat dan menjadi jembatan menuju Indonesia yang lebih sejahtera. Melalui layanan gadai, mereka dapat memperluas inklusi keuangan bagi generasi muda dan masyarakat dengan memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan akses pendanaan yang adil dan transparan.
Dengan demikian, pegadaian terus menjadi solusi bagi warga di tengah era ekonomi yang semakin dinamis.
Seorang pengusaha gerai teh bernama Lia (33) sendiri mengalami kesulitan ketika membutuhkan dana untuk sekolah anaknya. Ia punya investasi emas yang telah aktif sejak 2015, tetapi biaya sekolah yang semakin tinggi membuat Lia merasa panik. Namun, gadai di Pegadaian menjadi solusinya.
"Kalau butuh dana darurat saya bisa pakai emas yang saya punya untuk digadai, dan saya lunasi lagi saat sudah punya uang," kata Lia. Ia juga tidak menyangka bahwa investasi emasnya akan bernilai begitu tinggi seperti saat ini.
Lia menggadaikan emasnya di Pegadaian sebagai "modal putar" yang membantu usahanya berkembang. Ia dapat mendapatkan dana cair dalam hitungan menit dan kembali melunasi kembali emas tersebut setelah menghasilkan keuntungan.
Gadai di Pegadaian juga menjadi solusi bagi UMKM. Mereka dapat menggunakan skema gadai sebagai "modal putar" yang membantu meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan modal kerja. Pegadaian juga memiliki program Gadai Peduli, yang menawarkan pinjaman dengan bunga 0% atau bebas bunga, untuk mendukung perekonomian kerakyatan.
Pegadaian juga terus berkomitmen menjadi sahabat setia masyarakat dan menjadi jembatan menuju Indonesia yang lebih sejahtera. Melalui layanan gadai, mereka dapat memperluas inklusi keuangan bagi generasi muda dan masyarakat dengan memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan akses pendanaan yang adil dan transparan.
Dengan demikian, pegadaian terus menjadi solusi bagi warga di tengah era ekonomi yang semakin dinamis.