Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan komitmen pemerintahnya untuk menurunkan biaya haji bagi jamaah Indonesia. Dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Minggu pagi ini, Prabowo berjanji akan membawa perubahan signifikan dalam pelayanan haji bagi rakyat Indonesia.
"Dari hari ini, saya bertekad menurunkan biaya haji agar jamaah tidak lagi merasa lemah dan kekurangan," kata Presiden di hadapan para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). "Semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak ada macam-macam lagi, pelayanan akan terbaik dan saya yakin dapat menurunkan biaya haji."
Presiden juga menyampaikan Indonesia memperoleh kehormatan dan hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah, yang akan dimanfaatkan untuk membangun Kampung Haji. Pembangunan ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan hunian yang layak dan nyaman bagi jamaah.
"Kita berharap dalam tiga tahun kita sudah punya Kampung Haji yang bagus, baru nanti beberapa bulan lagi saya kira kita akan punya kurang lebih seribu kamar," ucap Prabowo. "Tapi kita akan terus membangun agar dapat memberikan fasilitas yang lebih baik bagi jamaah."
Acara Mujahadah Kubro ini dihadiri oleh sekitar 105 ribu orang, termasuk jajaran Kabinet Merah Putih, ulama, kiai karismatik, dan puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah.
"Dari hari ini, saya bertekad menurunkan biaya haji agar jamaah tidak lagi merasa lemah dan kekurangan," kata Presiden di hadapan para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). "Semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak ada macam-macam lagi, pelayanan akan terbaik dan saya yakin dapat menurunkan biaya haji."
Presiden juga menyampaikan Indonesia memperoleh kehormatan dan hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah, yang akan dimanfaatkan untuk membangun Kampung Haji. Pembangunan ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan hunian yang layak dan nyaman bagi jamaah.
"Kita berharap dalam tiga tahun kita sudah punya Kampung Haji yang bagus, baru nanti beberapa bulan lagi saya kira kita akan punya kurang lebih seribu kamar," ucap Prabowo. "Tapi kita akan terus membangun agar dapat memberikan fasilitas yang lebih baik bagi jamaah."
Acara Mujahadah Kubro ini dihadiri oleh sekitar 105 ribu orang, termasuk jajaran Kabinet Merah Putih, ulama, kiai karismatik, dan puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah.