Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tak sabar mengangkat tembak. Dalam rapat dengan Komisi III DPR, dia terkenang dengan klaim bahwa ia sempat menerima pesan berisi tawaran untuk menjadi menteri kepolisian. Tak menyesal sama sekali, Listyo mengatakan, "Mau ndak Pak Kapolri jadi menteri kepolisian" yang dikirim lewat WA.
Tapi, tidak ada kata sapa lagi orang yang menawarkan posisi itu. Listyo tetap berpegangan dengan konsep Polri menjadi agensi di bawah Presiden. "Posisi Polri untuk tetap di bawah Presiden merupakan harga mati," katanya. Menurutnya, jajaran Polri harus melawan sampai titik darah penghabisan.
Dalam rapat ini, Listyo juga mengungkapkan keinginannya untuk menjadi petani bukannya menuruti usul untuk Polri di bawah kementerian atau menjadi kementerian khusus. Ia pun siap dicopot sebagai Kapolri dibanding memilih opsi itu. "Dalam hal ini saya tegaskan, saya menolak polisi di bawah kementerian," ujarnya.
Bukan hanya itu, Listyo juga menyatakan bahwa menjadi menteri kepolisian lebih baik baginya untuk menjadi petani saja.
Tapi, tidak ada kata sapa lagi orang yang menawarkan posisi itu. Listyo tetap berpegangan dengan konsep Polri menjadi agensi di bawah Presiden. "Posisi Polri untuk tetap di bawah Presiden merupakan harga mati," katanya. Menurutnya, jajaran Polri harus melawan sampai titik darah penghabisan.
Dalam rapat ini, Listyo juga mengungkapkan keinginannya untuk menjadi petani bukannya menuruti usul untuk Polri di bawah kementerian atau menjadi kementerian khusus. Ia pun siap dicopot sebagai Kapolri dibanding memilih opsi itu. "Dalam hal ini saya tegaskan, saya menolak polisi di bawah kementerian," ujarnya.
Bukan hanya itu, Listyo juga menyatakan bahwa menjadi menteri kepolisian lebih baik baginya untuk menjadi petani saja.