Keluarga Deden Maulana, seorang staf operasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terluka akhirnya mendapat kabar tentang nasib suaminya yang menjadi penumpang pesawat ATR 42-500. Sang istri, Vera, dan ibu kandung Deden, Siti Yuhanah, terus menabur doa agar suami mereka ditemukan dalam keadaan selamat.
Rumah keluarga Deden, yang duduk di Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dipenuhi dengan empati. Beberapa tetangga silih berganti datang untuk memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga Deden.
Ayah Deden, Mukhsin, mengaku gelisah setelah mengetahui anaknya tidak ada kabar. Dia berharap segera mendapat informasi lanjutan tentang evakuasi para korban pesawat itu agar sang anak tercinta bisa ditemukan dalam keadaan selamat.
"Orangnya baik, sopan, nurut sama orang tua," kata Mukhsin saat berbicara dengan wartawan. "Jadi kalau ada sesuatu, suka bilang. Kalau mau dinas, suka bilang. Tapi kemarin nggak bilang. Tau-taunya udah ada berita (Pesawat ATR 42-500 hilang kontak)."
Pagi ini, keluarga Deden berusaha mencoba bertahan di tengah ketidakpastian. Mereka saling berpegangan, mencoba mendapatkan kekuatan dari doa dan empati masyarakat yang datang untuk mendukung mereka.
Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan bahwa pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta-Makassar mengangkut total 10 orang, termasuk tiga penumpang yang merupakan pegawai KKP.
Rumah keluarga Deden, yang duduk di Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dipenuhi dengan empati. Beberapa tetangga silih berganti datang untuk memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga Deden.
Ayah Deden, Mukhsin, mengaku gelisah setelah mengetahui anaknya tidak ada kabar. Dia berharap segera mendapat informasi lanjutan tentang evakuasi para korban pesawat itu agar sang anak tercinta bisa ditemukan dalam keadaan selamat.
"Orangnya baik, sopan, nurut sama orang tua," kata Mukhsin saat berbicara dengan wartawan. "Jadi kalau ada sesuatu, suka bilang. Kalau mau dinas, suka bilang. Tapi kemarin nggak bilang. Tau-taunya udah ada berita (Pesawat ATR 42-500 hilang kontak)."
Pagi ini, keluarga Deden berusaha mencoba bertahan di tengah ketidakpastian. Mereka saling berpegangan, mencoba mendapatkan kekuatan dari doa dan empati masyarakat yang datang untuk mendukung mereka.
Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan bahwa pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta-Makassar mengangkut total 10 orang, termasuk tiga penumpang yang merupakan pegawai KKP.