Pemerintah Jawa Timur mengaktifkan protokol ketat di beberapa destinasi wisata alam untuk menangani dampak cuaca ekstrem. Kepala Disbudpar Jatim, Evy Afianasari, mengingatkan pengunjung untuk waspada saat berkunjung ke Gunung Bromo, Kawah Ijen, Air Terjun Tumpak Sewu dan lokasi arung jeram.
Evy menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kesiagaan di beberapa destinasi wisata alam untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. "Kami ingin menjaga keselamatan pengunjung dan stabilitas industri pariwisata di Jatim," katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengintegrasikan sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) di beberapa destinasi, terutama yang bersinggungan dengan aliran sungai dan potensi bencana hidrometeorologi. "Sistem ini sangat berpengaruh dalam meminimalkan risiko bencana," kata Evy.
Terkait status operasional beberapa wisata alam populer, di antaranya Gunung Semeru masih ditutup untuk aktivitas wisata. Sedangkan Kawah Ijen tetap dibuka untuk wisatawan, namun fenomena blue fire sedang ditiadakan sementara karena perbaikan infrastruktur.
Penguatan regulasi di destinasi wisata favorit turis asing juga menjadi prioritas. "Kami akan mengusulkan surat edaran khusus untuk memperkuat tata kelola keamanan di Ijen," kata Evy.
Meskipun menghadapi tantangan cuaca, data pariwisata Jawa Timur menunjukkan tren positif yang signifikan. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Timur meningkat sekitar 47,6 persen dibandingkan tahun 2024.
Evy menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kesiagaan di beberapa destinasi wisata alam untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. "Kami ingin menjaga keselamatan pengunjung dan stabilitas industri pariwisata di Jatim," katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengintegrasikan sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) di beberapa destinasi, terutama yang bersinggungan dengan aliran sungai dan potensi bencana hidrometeorologi. "Sistem ini sangat berpengaruh dalam meminimalkan risiko bencana," kata Evy.
Terkait status operasional beberapa wisata alam populer, di antaranya Gunung Semeru masih ditutup untuk aktivitas wisata. Sedangkan Kawah Ijen tetap dibuka untuk wisatawan, namun fenomena blue fire sedang ditiadakan sementara karena perbaikan infrastruktur.
Penguatan regulasi di destinasi wisata favorit turis asing juga menjadi prioritas. "Kami akan mengusulkan surat edaran khusus untuk memperkuat tata kelola keamanan di Ijen," kata Evy.
Meskipun menghadapi tantangan cuaca, data pariwisata Jawa Timur menunjukkan tren positif yang signifikan. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Timur meningkat sekitar 47,6 persen dibandingkan tahun 2024.