Presiden Iran Diberi Peringatan, Negeri Para Mullah itu Siap Menghadapi Serangan AS!
Kabar dibebaskan seorang demonstran Iran yang akan diperjelmukkan mati telah memicu semangat protes di seluruh dunia. Pihak berwenang Iran semula merencanakan eksekusi terhadap Erfan Soltani, namun kemudian dibantah dan akhirnya ia dilepaskan dengan jaminan.
Kasus penangkapan Soltani adalah salah satu yang paling membuat khawatir dunia internasional. Pihak berwenang Iran menanggapi protes rakyat dengan kekerasan eksesif, membunuh ribuan orang dan ribuan ditangkap.
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait rencana eksekusi mati para demonstran di Iran. Pertama, pihak berwenang Iran kemudian menyatakan bahwa mereka akan membebaskan Soltani. Kedua, Presiden AS Donald Trump sempat mengecam rencana eksekusi dan menyatakan bahwa Amerika akan menyerang Teheran jika hal itu terjadi.
Namun, setelah itu Trump tidak lagi menyebut tentang pengunjuk rasa dalam pernyataannya dan lebih banyak fokus pada kesepakatan nuklir dengan Iran. Pihak berwenang Iran juga tengah mempertimbangkan serangan besar-besaran terhadap AS karena persoalan nuklir.
Hal tersebut membuat hubungan Iran dan AS semakin memanas. Ayatollah Ali Khamenei, kepala negara Iran, sempat menyatakan bahwa jika Amerika memulai perang, kali ini akan menjadi perang regional.
Kabar dibebaskan seorang demonstran Iran yang akan diperjelmukkan mati telah memicu semangat protes di seluruh dunia. Pihak berwenang Iran semula merencanakan eksekusi terhadap Erfan Soltani, namun kemudian dibantah dan akhirnya ia dilepaskan dengan jaminan.
Kasus penangkapan Soltani adalah salah satu yang paling membuat khawatir dunia internasional. Pihak berwenang Iran menanggapi protes rakyat dengan kekerasan eksesif, membunuh ribuan orang dan ribuan ditangkap.
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait rencana eksekusi mati para demonstran di Iran. Pertama, pihak berwenang Iran kemudian menyatakan bahwa mereka akan membebaskan Soltani. Kedua, Presiden AS Donald Trump sempat mengecam rencana eksekusi dan menyatakan bahwa Amerika akan menyerang Teheran jika hal itu terjadi.
Namun, setelah itu Trump tidak lagi menyebut tentang pengunjuk rasa dalam pernyataannya dan lebih banyak fokus pada kesepakatan nuklir dengan Iran. Pihak berwenang Iran juga tengah mempertimbangkan serangan besar-besaran terhadap AS karena persoalan nuklir.
Hal tersebut membuat hubungan Iran dan AS semakin memanas. Ayatollah Ali Khamenei, kepala negara Iran, sempat menyatakan bahwa jika Amerika memulai perang, kali ini akan menjadi perang regional.