Prabowo Subianto mendapat dukungan Partai Demokrat dalam menentukan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke depan. Menurut Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mekanisme Pilkad baik melalui langsung maupun DPRD merupakan pilihan yang sah.
Khasnya, mekanisme Pilkad lewat DPRD dianggap sebagai opsi yang patut dipertimbangkan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan daerah. Dengan demikian, kualitas kepemimpinan dan stabilitas politik dapat meningkatkan persatuan nasional.
Sementara itu, Partai Gerindra juga menyuarakan dukungan dengan prinsip yang sama: "Demokrasi harus tetap hidup, suara rakyat harus dihormati, dan persatuan nasional harus dijaga".
Menurut Herman Khaeron, sikap ini berangkat dari ketentuan Undang-Undang Dasar 1945. Hal tersebut menunjukkan bahwa Partai Demokrat menginginkan Pilkad lewat DPRD untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan menjaga stabilitas politik di Indonesia.
Sementara itu, keputusan ini berbeda dengan sikap mereka di masa lalu. Sebelumnya, Partai Demokrat telah mendorong Pilkad langsung pada tahun 2014.
Khasnya, mekanisme Pilkad lewat DPRD dianggap sebagai opsi yang patut dipertimbangkan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan daerah. Dengan demikian, kualitas kepemimpinan dan stabilitas politik dapat meningkatkan persatuan nasional.
Sementara itu, Partai Gerindra juga menyuarakan dukungan dengan prinsip yang sama: "Demokrasi harus tetap hidup, suara rakyat harus dihormati, dan persatuan nasional harus dijaga".
Menurut Herman Khaeron, sikap ini berangkat dari ketentuan Undang-Undang Dasar 1945. Hal tersebut menunjukkan bahwa Partai Demokrat menginginkan Pilkad lewat DPRD untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan menjaga stabilitas politik di Indonesia.
Sementara itu, keputusan ini berbeda dengan sikap mereka di masa lalu. Sebelumnya, Partai Demokrat telah mendorong Pilkad langsung pada tahun 2014.